Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Ternyata Meraup Cuan Investasi Reksa Dana Bisa Dimulai dengan Nyuci Baju Sendiri

by Miftahul Khoer on 11 Maret, 2019

Bisnis laundry saat ini semakin ngehits. Kamu bisa temui hampir di setiap titik jalan tepatnya di kawasan pendidikan dan perkantoran. Biasanya di kawasan tersebut banyak membuka jasa laundry.

investasi reksadana - CekAja

Tentu saja, pangsa pasar mereka adalah mahasiswa atau karyawan yang ogah mencuci sendiri karena kesibukan atau gak punya waktu untuk mencuci.

Namun, tahukah kamu bahwa mencuci pakaian sendiri punya banyak manfaat dan keuntungannya? Lalu, apa saja kelebihan mencuci pakaian sendiri dibanding dengan menggunakan jasa laundry? Yuk simak aja.

Hemat pengeluaran

Coba deh hitung dulu berapa biaya kalau kamu mencuci pakaian dengan jasa laundry. Taruhlah rata-rata biaya laundry per kg mencapai Rp7.000. Jika dalam seminggu kamu yang masih single menggunakan jasa laundry untuk 5 kg pakaian, itu artinya dalam seminggu kamu harus mengeluarkan biaya Rp35.000 atau sebulannya mencapai Rp140.000.

Bandingkan dengan biaya mencuci sendiri, dalam sebulan kamu hanya membutuhkan biaya sekitar Rp70.000 untuk membeli detergen, pelembut dan pengharum pakaian. Jauh lebih hemat bukan?

Nah, selain menghemat, kamu juga bisa alihkan biaya laundry tadi untuk hal-hal produktif. Misalnya kamu bisa gunakan dana tersebut untuk investasi di reksa dana. Jangan salah lho, sekarang ini kamu bisa menjadi investor di pasar modal meski dengan bujet Rp50.000.

(Baca juga: Kiat-kiat Investasi Reksa Dana untuk Pemula)

Pakaian lebih bersih

Kamu pernah ngalamin gak kalau pakaian dari laundry masih kotor di beberapa bagian? Ya, mungkin saja ini terjadi karena pihak laundry mencuci pakaian kita tanpa melalui proses yang benar-benar bersih.

Namun, coba deh kalo kamu mencuci pakaian kamu sendiri, baik di mesin cuci atau secara manual, maka kamu akan memperhatikan detail bagian pakaian mana saja yang sekiranya masih kotor. Gak mungkin dong kamu membiarkan begitu aja pakaian yang kotor tanpa dicuci secara bersih.

Jadi, terkadang memang jasa laundry ini meringankan beban kerja kita yang lagi sibuk, capek, atau gak ada waktu untuk mencuci sendiri. Namun di sisi lain, para pengusaha laundry juga selalu abai dengan tugas mereka untuk kebersihan pakaian pelanggannya.

Mencegah kerusakan dan kehilangan pakaian

Ada yang pernah punya pengalaman pakaian hilang atau tertukar saat menggunakan jasa laundry? Wah itu mah jangan ditanya lagi deh. Mungkin semua pengguna laundry pernah mengalami hal serupa, pakaian hilang atau tertukar sudah jadi risiko pengguna laundry.

Itu makanya, akan lebih baik jika kamu mencuci sendiri pakaian kamu. Gak mungkin dong kamu cuci pakaian sendiri bisa tertukar dengan milik orang lain, wong pakaian ya pakaian kamu sendiri yang dicuci di rumah kamu sendiri, ya gak mungkin tertukar dong.

(Baca juga: 5 Reksa Dana Saham Syariah Terbaik Awal Pekan Februari 2019)

Olahraga

Buat kamu yang jarang berolahraga, tenang aja gak usah khawatir tubuh kamu gak bakal sehat. Dengan mencuci pakaian sendiri secara otomatis akan menggerakan otot-otot kamu. Biasanya mencuci sendiri secara manual juga suka bikin keringat keluar dan mampu membakar kalori dalam tubuh kamu. So, manfaat mencuci sendiri buat kesehatan ada baiknya juga ya kan.

Ada beberapa gerakan yang bisa bikin kamu keluar keringat saat mencuci pakaian sendiri secara manual yakni ketika kamu menggosok, membilas hingga mengeringkan pakaian. Jangan salah lho, seperti dikutip dari CNN Indonesia, mencuci pakaian dengan mesin cuci selama 30 menit saja bisa membakar 75 kalori, apalagi dengan mencuci secara manual, mungkin akan lebih banyak kalori yang terbakar di dalam tubuh kamu.

Jadi, mencuci pakaian sendiri bisa menghemat biaya dan juga bikin kamu sehat kan? Nah, apa masih mau mencuci pakaian menggunakan jasa laundry atau mencuci sendiri secara manual dan menggunakan mesin cuci?

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.