Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Terungkap! Ini 5 Alasan Zidane Mau Balik Lagi ke Real Madrid

by Sindhi Aderianti on 12 Maret, 2019

Setelah melalui banyak drama keterpurukan, klub sepakbola Real Madrid akhirnya mengumumkan keputusannya untuk menggunakan kembali jasa Zinedine Zidane, Senin (11/3). Bukan sebagai pemain, melainkan pelatih baru menggantikan posisi Santiago Solari.

Begitulah ‘aturan main’ pelatih sepak bola. Jika kurang becus membina tim, risiko terberatnya adalah pemecatan. Solari sendiri dinilai tidak bisa mengimbangi performa Madrid yang dalam beberapa tahun terakhir selalu moncer dibawah kendali sang maestro Zinedine Zidane.

Pada musim ini misalnya, Madrid sudah tersingkir di dua kompetisi penting. Diantaranya Copa del Rey dan Liga Champions.

Bahkan, sejumlah pemain dikabarkan tidak betah hingga meminta hengkang. Isco Alarcon, Gareth Bale, Marcelo, dan Sergio Ramos adalah empat pemain Real Madrid yang sering diberitakan terlibat percekcokan dengannya.

(Baca juga: Meski Harus Bertanding, Deretan Bintang Sepakbola Dunia Ini Tetap Berpuasa)

Dalam pengumuman tersebut, Zidane mendapat kontrak selama tiga tahun. Tepatnya sampai 30 Juni 2022 mendatang. Hal ini sekaligus menjadi momen ‘balikan’ Zidane setelah 10 bulan berpisah dengan Los Galacticos.

Rapor Baik Zidane di Real Madrid

Menjadi seorang pelatih klub sepak bola terpopuler di La Liga memang tidaklah mudah. Tapi, mantan kapten sekaligus motor serangan Tim Nasional Perancis ini optimistis, jika kehadirannya nanti bisa mengubah keadaan seperti sedia kala.

Lagipula, Zidane dulu juga pernah didapuk sebagai pelatih Real Madrid. Jadi kemungkinan besar, racikan strategi mautnya sudah banyak dipahami para pemain.

Dalam 2,5 tahun era kepemimpinannya, Zidane membantu El Real meraih total sembilan gelar kejuaraan bergengsi. Liga Champions 2015-2016 menjadi trofi paling berkesan untuknya selama menangani Madrid kala itu.

Lalu di musim 2016-2017, kemampuannya semakin diperhitungkan karena berhasil membawa Madrid meraih empat gelar sekaligus. Seperti Liga Champions, Piala Super Eropa, Liga Spanyol, dan Piala Dunia Antarklub.

Tak hanya gelar juara saja, namun Zidane pun sempat terpilih menjadi pelatih terbaik dunia pada musim 2016-2017. Mungkin, rapor baik inilah yang membuat Presiden Real Madrid Florentino Perez tak ragu untuk menghubungi Zidane lagi dan memintanya  untuk kembali.

5 Pertimbangan Balik Lagi ke Kantor Lama

Keputusan Zinedine Zidane untuk bersedia kembali bekerja di kantor lama, mungkin pernah kamu alami. Setelah berusaha move on dan meniti karier di tempat baru, mantan kantor tiba-tiba menghubungi lagi dengan tawaran yang menggiurkan.

Tidak ada yang salah dengan keputusan comeback bekerja di perusahaan lama. Rasa cinta kepada Real Madrid kemungkinan menjadi alasan Zidane untuk kembali.

Bagaimana denganmu? Jangan bingung, coba pikir matang-matang sembari mempertimbangkan 5 hal berikut:

  • Ingat alasan resign

Pertama, ingat kembali alasan mengapa dulu sampai memutuskan berhenti bekerja di perusahaan lama. Banyak orang sebenarnya loyal dengan organisasi/perusahaan, tapi keputusan mengundurkan diri justru diambil lantaran masalah sehari-hari.

Termasuk hubungan kurang harmonis dengan atasan dan rekan kerja. Ada juga yang merasa nyerah diberi beban kerja berlebih namun minim apresiasi.

(Baca juga: 7 Alasan Kuat untuk Bikin Surat Resign Cepat-cepat)

Bila kamu mendapat kepastian dari manajemen, tidak akan menghadapi permasalahan sama, maka tak ada salahnya menerima pinangan ini. Namun kalau memang masalah yang pernah muncul tidak mungkin ditolerir lagi, lebih baik urungkan niatmu untuk kembali.

  • Jenjang karir

Setiap orang tentu menginginkan karier terbaik dalam hidup mereka. Jangan sampai kamu sudah capek-capek bekerja, tapi ternyata kesempatan untuk naik jabatan tidak ada.

Akhirnya dengan umur yang semakin bertambah, peluang tersebut hilang begitu saja. Oleh karena itu, faktor peningkatan karier perlu jadi salah satu pertimbangan bagimu dalam memutuskan perlu atau tidaknya kembali lagi ke kantor lama.

Nah, apabila kantor lama memberi tawaran sesuai dengan target kariermu, ini pertanda baik. Semisal kesempatan berkontribusi di posisi yang lebih tinggi dari sebelumnya.

  • Kenyamanan

Selain jenjang karir, kenyamanan juga patut menjadi pertimbangan utama saat bekerja. Terlebih untuk kembali mencari nafkah di kantor lama.

Kenyamanan yang dimaksud di sini hadir dari berbagai aspek. Seperti misalnya rekan kerja, kultur, fleksibilitas, lokasi, dan lain-lain. Apakah kantor lamamu bisa memberikan hal ini?

Bila iya dan bahkan lebih dalam segi kenyamanan dibanding tempat kerjamu sekarang, jangan ragu lagi untuk kembali.

  • Benefit

Terakhir, soal benefit yang juga penting untuk dipertimbangkan. Meski tawaran datang dari perusahaan lama, kamu tetap memiliki hak untuk bernegosiasi dalam urusan benefit.

Diskusikan baik-baik, benefit apa yang kiranya sekarang berhak kamu dapatkan. Paling tidak, gaji atau jaminan yang nanti diberi harus lebih menguntungkan dari pada sebelumnya.

Hindari sentimen perasaan jika terkait dengan negosiasi ini. Seperti ketika baru memulai kerja pertama kali, perbanyak info untuk mencari tahu bagaimana kondisi perusahaan itu sekarang.

Pasti mereka memberikan segala pertimbangan tersebut di kesempatan kedua ini. Ikuti kata hatimu, namun tetap harus pertimbangkan semua secara profesional.

Bisa dipastikan, sebelum memutuskan untuk menerima kembali pinangan Real Madrid, Zinedine Zidane sudah mempertimbangkan 5 faktor tersebut.

Untuk comeback ke kantor lama, memang butuh pertimbangan khusus. Namun dalam memilih kartu kredit, cukup serahkan pada CekAja.com. Tak mungkin salah langkah!

Tentang Penulis

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.