2 Tes Covid-19 yang Paling Akurat, Mana Pilihanmu?

Saat ini tersedia beberapa jenis tes covid-19 yang paling akurat serta banyak digunakan oleh layanan kesehatan di Indonesia. Dan berikut ini informasinya CekAja bagikan khusus buat kamu.

Pandemi virus Corona di Indonesia setidaknya telah terjadi satu tahun belakangan. Tiap harinya, ada saja penambahan kasus positif Corona, terutama di area kota besar seperti Jakarta.

Dari sejak pertama kali kasus diumumkan, tidak sedikit dari masyarakat yang merasa was-was saat berada di ruang publik.

Alhasil, untuk meredam ketakutan tersebut, pemerintah pun memberlakukan protokol kesehatan super ketat, seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain, serta rutin mencuci tangan.

Diluar dari menerapkan protokol kesehatan, pemerintah juga menghimbau agar masyarakat melakukan tes Covid-19.

(Baca Juga: 7 Fakta Alat Tes Covid-19 GeNose)

Seberapa Pentingnya Mengikuti Tes Covid-19?

Ketika awal pandemi terjadi di Indonesia, mungkin masih sedikit dari masyarakat yang menyadari pentingnya menjalankan tes Covid-19.

Namun belakangan, beberapa tes Covid-19 yang paling akurat sudah mulai dilakukan oleh masyarakat, meskipun mereka tidak menunjukkan gejala positif Corona.

Tes Covid-19 sendiri sebetulnya sangat penting untuk dilakukan, bukan hanya saat kondisi tubuh tampak seperti mengalami gejala Corona saja.

Tetapi, tes Covid-19 juga diperlukan ketika ingin bepergian ke suatu daerah, mengikuti prosedur kesehatan, maupun saat tak sengaja berkontak langsung dengan pasien positif virus Corona selama 2 pekan terakhir.

Jenis-jenis Tes Covid-19 yang Ada di Indonesia

Umumnya, tes Covid-19 di Indonesia terdiri dari empat kategori, yaitu PCR, SWAB Antigen, CLIA atau tes serologi, dan rapid tes antibodi.

Bagi yang belum terlalu paham mengenai keempatnya, berikut CekAja paparkan secara singkat definisi dari masing-masing tes Covid-19 tersebut:

  • PCR/Tes SWAB: Prosedur tes virus Corona dengan mengambil lendir hidung ataupun tenggorokan sebagai sampel utamanya.
  • SWAB Antigen: Jenis tes virus Corona yang serupa dengan PRC, mengambil sampel swab berupa lendir hidung.
  • CLIA/Tes Serologi: Prosedur tes virus Corona dengan menggunakan mesin imunologi.
  • Rapid Test Antibodi: Jenis tes virus Corona paling umum dengan menggunakan teknik pengambilan darah sebagai sampel utamanya.

Nah, dari keempat jenis tes tersebut, dua diantaranya yang menggunakan metode SWAB lendir hidung ataupun tenggorokan dianggap sebagai tes Covid-19 yang paling akurat lho.

(Baca Juga: 7 Jenis Vaksin Covid-19 yang akan Digunakan Indonesia)

Jenis Tes Covid-19 yang Paling Akurat

Menyambung dari poin sebelumnya, adapun yang merupakan tes Covid-19 yang paling akurat ialah PCR dan SWAB Antigen.

Nah, untuk lebih memahami tentang kedua tes tersebut, di bawah ini CekAja paparkan informasinya secara lebih detil. Jadi, disimak baik-baik ya.

1. Tes PCR

Tes covid-19 yang paling akurat sejauh ini masih dipegang oleh tes Polymerase Chain Reaction, atau dikenal pula dengan sebutan tes PCR.

PCR dilakukan guna mencari tahu pola genetik DNA dan RNA dari kuman, ataupun virus yang ada dalam tubuh manusia. Bagi sebagian orang, tes PCR ini dianggap menyakitkan.

Namun, enggak sedikit pula yang menilai bahwa tes PCR bukanlah sesuatu yang menakutkan, meskipun menimbulkan reaksi tak nyaman seperrti ingin bersin.

Tingkat Akurasi Tes PCR

Tes ini dinilai memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Sehingga, untuk urusan mendiagnosis virus Covid-19, PCR lah yang paling tepat bahkan direkomendasikan oleh organisasi kesehatan dunia sekelas WHO.

Meski begitu, dalam beberapa kasus, penggunaan tes PCR pun bisa saja mengalami risiko kesalahan sekitar 30 persen.

Maka dari itu, banyak pakar kesehatan yang menyarankan pasien positif Corona untuk melakukan swab PCR ulang untuk mengetahui hasil akhirnya.

Sampel yang Digunakan

Untuk sampelnya sendiri, seperti yang kita tahu tes PCR menggunakan sampel berupa lendir pada bagian nasofaring (bagian antara hidung dan tenggorokan), ataupun orofaring (bagian diantara mulut dan tenggorokan).

Pengambilan sampel diantara kedua bagian tersebut dilakukan dengan metode swab, menggunakan alat serupa cotton bud yang dimasukkan ke dalam hidung atau tenggorokan. Lama waktu prosedur pelaksanaan tes kurang lebih sekitar 15 detik saja.

Lama Waktu Hasil Pemeriksaan

Menyoal hasil pemeriksaan, memang sih jika dibandingkan dengan beberapa tes Covid-19 lainnya, PCR justru jauh lebih lama.

Bahkan bisa dibutuhkan waktu hingga satu minggu, jika layanan kesehatan yang dipilih memiliki keterbatasan alat, atau sedang ramai didatangi masyarakat.

Biaya Tes PCR

Sementara untuk urusan biaya tesnya, tiap layanan kesehatan masih menerapkan biaya yang berbeda-beda, dan memang tergolong mahal.

Namun, dari pihak pemerintah sendiri telah menetapkan batas tarif tes PCR kurang lebih Rp900 ribu.

2. Rapid Tes Antigen

Selain tes PCR, para ahli kesehatan juga menyarankan agar masyarakat mencoba rapid tes antigen.

Ini adalah tes Covid-19 yang paling akurat setelah PCR, dengan tingkat akurasi sekitar 97 persen.

Karena tingkat sensitivitasnya yang tinggi itu, rapid tes antigen pun direkomendasikan oleh WHO untuk mendeteksi apakah seseorang positif terkena virus Corona atau tidak.

Akan tetapi, menggunakan prosedur rapid tes antigen saja belum cukup. Apalagi jika pasien menunjukkan gejala serupa Covid-19 atau telah terpapar dengan risiko penularan yang tinggi.

Sebab nantinya, meskipun hasil tes yang keluar negatif, pasien pun harus tetap menjalani prosedur tes PCR untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Sampel yang Digunakan

Sebetulnya dalam prosedur tes antigen, yang dijadikan sampel utama sendiri serupa dengan tes PCR.

Di mana, ahli medis akan melakukan swab lendir melalui hidung atau tenggorokan pasien menggunakan alat serupa cotton bud.

Namun, yang menjadi perbedaan antara PCR dan SWAB Antigen adalah ‘apa yang dicari’.

Artinya, pada SWAB Antigen, tes ini dilakukan guna mencari protein hidup yang ada di permukaan virus.

Tidak seperti tes PCR, yang mengandalkan materi genetik dari virus Corona yang terdapat dalam tubuh manusia.

Lama Waktu Hasil Pemeriksaan

Begitupun jika kita berbicara mengenai lama hasil pemeriksaan didapat.

Pada rapid tes antigen, hasil pemeriksaan akan keluar dalam waktu yang relatif lebih singkat ketimbang tes PCR, kira-kira 30 sampai 60 menit saja setelah tes dilakukan.

Biaya Rapid Tes Antigen

Meski pola pengambilan sampelnya serupa PCR, namun rapid tes antigen sendiri dikenal memiliki biaya tes yang jauh lebih murah lho.

Bahkan pemerintah pun telah menetapkan standar tarif rapid tes antigen, di mana maksimal biayanya sekitar Rp250 ribu.

Butuh Perlindungan Maksimal? Asuransi Kesehatan Pilihannya!

Nah, itu dia informasi mengenai jenis-jenis tes Covid-19 yang paling akurat saat ini.

Selain menjaga pola hidup, ada baiknya untuk kamu memiliki asuransi kesehatan dari CekAja.com, biar perlindungannya makin maksimal.

Asuransi kesehatan CekAja sudah dilengkapi dengan cakupan manfaat super lengkap dan dapat digunakan di berbagai jaringan rumah sakit di Indonesia.

Biaya preminya juga enggak terlalu mahal, bahkan bisa disesuaikan dengan bujet sendiri.

Yuk, tunggu apalagi? Langsung klik tabel Asuransi Kesehatan di bawah ini untuk pengajuan asuransi terbaik versi kamu.