Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Tiga Pabrikan Otomotif AS Masih Meraba Tren Mobil Listrik

by Miftahul Khoer on 10 Desember, 2019

Pabrik otomotif di Negeri Paman Sam jor-joran menginvestasikan modalnya untuk menciptakan kendaraan berbasis listrik, yang disebut-sebut menjadi solusi dalam menanggulangi polusi dan mengurangi emisi karbon global.

Mobil Kendaraan Listrik - CekAja

Produsen mobil Amerika Serikat (AS) begitu yakin teknologi kendaraan berdaya baterai ini sangat menjanjikan, dan mendasari masa depan jangka panjang industri.

Namun, tiga pemain otomotif berkelas di Detroit mengusung strategi lawas yang relatif sama dalam menjemput tren mobil listrik selama satu dekade mendatang. 

Salah satunya, Fiat Chrysler, yang semula pernah meminta pelanggan untuk tidak membeli satu-satunya model yang sepenuhnya listrik. Salah seorang Eksekutif Senior dari Fiat Chrysler, pembuat mobil terkecil AS mengaku akan meluncurkan kendaraan listrik.

Dua pemain otomotif lainnya adalah General Motor (GM), dan Ford juga sama-sama mengucurkan puluhan miliar dolar untuk mempersiapkan mobil listik. Meski strategi yang dilakukan ketiga pemain kakap ini relatif sama untuk mengatasi tren pasar yang berubah.

(Baca juga: Genjot Penjualan Mobil Listrik, Mitsubishi dan DFSK Gandeng PLN)

Analis Otomotif dan penerbit Green Car Journal, Rom Cogan mengatakan masing-masing pabrikan mengikuti jalur uniknya sendiri-sendiri dalam menghadapi perubahan teknologi kendaraan listrik. Hal itu, kata dia mencerminkan kenyataan bahwa belum ada yang memiliki gagasan yang jelas tentang bagaimana teknologi baterai itu akan berkembang, atau bagaimana teknologi itu akan diterima oleh konsumen.

“Tidak ada perbedaan yang lebih jelas dari arah yang diambil oleh perusahaan,” ujar Cogan dikutip dari CNBC, Selasa (10/12).

GM mengatakan pada Kamis (5/12) lalu akan bekerja sama dengan LG Chemical, perusahaan asal Korea untuk membangun pabrik baterai baru dengan investasi senilai US$2,3 miliar di Lordstown, Ohio. Ini sebuah perusahaan patungan yang akan membantu menggerakkan minimal 20 kendaraan listrik yang direncanakan oleh pabrikan Motown untuk diproduksi pada tahun 2023.

Pengumuman itu digaungkan hanya beberapa minggu setelah pesaing GM, Ford Motor merilis Mustang Mach-E, kendaraan listrik jarak jauh pertamanya yang akan dijual komersial musim gugur mendatang. Rencananya, perusahaan otomotif terbesar kedua di Detroit ini berinvestasi sebesar US$11,5 miliar dalam program elektrifikasi kendaraan.

GM adalah pemain awal dalam pengembangan baterai mobil dengan produknya EV1 yang diluncurkan di antara tahun 1996 dan 1999. Butuh waktu 17 tahun sebelum kendaraan listrik pertamanya, Chevrolet Bolt nangkring di showroom diler-diler perusahaan, tetapi pada tahun-tahun berikutnya GM banyak menambahkan banyak kendaraan Hybrid, termasuk produk massal pertama, Chevrolet Volt.

Begitu juga dengan Ford, yang mengikuti jalur sama, setidaknya pada debut awal Ranger pada pertengahan 1990-an. Sejak itu, campuran kendaraan listik jarak pendek, dan PHEV (Plug in Hybrid Electric Vehicle), dan hybrid konvensional.

(Baca juga: Asyik, Mobil Listrik Bebas Pajak Barang Mewah!)

Namun ketika dekade ini hampir berakhir, mereka mengambil langkah yang menyimpang. GM mematikan plug in Chevy Volt, sementara Bolt telah menjadi dasar dari apa yang dikatakan CEO Mary Barra pada hari Kamis (5/12/2019) bahwa teknologi listrik itu jalan menuju masa depan.

“Sejumlah besar produk kami dalam tiga hingga tujuh tahun mendatang akan menjadi kendaraan listrik,” ujar Wakil Presiden GM untuk kendaraan listrik dan otonom, Rick Spina.

Menarik bukan mengikuti perkembangan tren kendaraan listrik dunia? Apa pun jenis kendaraan yang kamu miliki, jangan lupa untuk selalu berhati-hati dalam mengemudikannya ya. Lindungi diri dan keluarga tercinta dengan asuransi kecelakaan diri yang bisa memproteksi kamu dari risiko seminimal mungkin. Pilih dan dapatkan asuransi terbaik lewat CekAja.com. 

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.