Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

2 menit waktu bacaan

Tiga Rencana Finansial yang Wajib Dibahas Bersama Pasangan Sebelum Menikah

by Rafly Aditia on 25 Agustus, 2016

persiapan pernikahan - CekAja.com

Pernikahan adalah salah satu peristiwa paling penting dalam hidup seseorang. Oleh karenanya, pasangan harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Termasuk urusan finansial, kamu dan pasangan harus mempersiapkan dan membahasnya bersama bahkan jauh sebelum pernikahan berlangsung.

Untuk itu, agar pernikahan berjalan lancar dan tidak diterpa banyak masalah keuangan, berikut tiga rencana finansial yang wajib dibahas sebelum kamu menikah:

Diskusikan rencana finansial

Hal pertama yang perlu kamu bahas bersama adalah tujuan finansial. Karena kamu berdua akan menikah dalam waktu dekat, sudah saatnya untuk saling terbuka mengenai keinginan dan rencana hidup bersama.

Terutama masalah tujuan finansial jangka pendek dan jangka panjang, semua harus didiskusikan dengan baik. Hal ini berguna demi menata keluarga yang baik dan sehat secara finansia. (Baca juga: Ide Souvenir Pernikahan Hemat Bujet Buat Tamu Undangan)

Buat rencana anggaran bersama

Setelah sudah mengetahui apa saja tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Kamu berdua bisa membuat rencana angaran bersama, semua hal perlu diperhitungkan disini. Terutama untuk pengeluaran bulanan, konsumsi dan hal-hal lainnya harus dibuat secara transparan.

Rencana anggaran yang dibuat bersama-sama ini sangat berguna bagi kamu berdua. Dengan rencana anggaran, kehidupan keluargamu dalam urusan finansial dapat lebih teratur. (Baca juga: 10 Tip Sederhana Siapkan Tabungan Pendidikan Anak)

Putuskan bagaimana kamu berdua menabung

Bila kalian memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang berbeda, maka buatlah kebijakan yang mendukung untuk menabung. Misalnya pendapatanmu sebesar Rp 8 juta sementara pasanganmu memiliki penghasilan lebih kecil yaitu Rp 5 juta. Maka jangan memukul rata nominal yang harus ditabung. Buatlah penyesuaian, misalnya 30% untuk menabung. Dengan aturan ini kamu diharuskan menabung senilai Rp 2,4 juta per bulan sementara pasanganmu hanya perlu menabung Rp 1,5 juta per bulan.

Cara lainnya, kalian berdua menyatukan penghasilan terlebih dahulu, baru setelah itu dibagi-bagi sesuai dengan kebutuhan dan keinginan untuk menabung. Cara ini dirasakan lebih baik bagi beberapa pasangan lho.

Butuh dana tambahan untuk biaya pernikahan? Dapatkan pinjaman dana pernikahan terbaik di sini

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.