Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

5 Cara dalam Memilih Influencer untuk Mempromosikan Produk

by Miftahul Khoer on 24 April, 2020

Tahukah kamu bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang paling banyak menggunakan media sosial. Tentu hal ini menjadi ladang subur bagi para pebisnis dan pelaku usaha yang ingin mempromosikan produknya ke khalayak yang lebih luas. Salah satu cara yang kini mulai dicoba dengan memilih influencer untuk promosi bisnis kamu.

Top 10 Pendapatan Youtuber Indonesia Terbanyak

Influencer adalah orang yang memiliki banyak follower di media sosial. Mereka dianggap memberi pengaruh besar terhadap pengikutnya.

Profesi seperti ini bisa berasal dari kalangan artis, selebgram, selebriti, Youtuber atau vlogger. Karena ketenaran dan pengaruhnya tersebut akhirnya banyak pelaku usaha yang mempercayakan mereka untuk membantu mempromosikan salah satu produknya.

Namun jangan salah, tak semua pelaku usaha bisa berhasil dalam mendongkrak pemasaran mereka dengan cara menggaet influencer ini. Oleh karena itu, dalam memilih influencer memang tidak sembarangan.

Ada hal-hal yang mesti diperhatikan supaya kamu tidak salah dalam memilih seorang mitra ketika kamu ingin mempromosikan produk atau brand kamu.

Berikut 5 cara dalam memilih influencer untuk memaksimalkan mempromosikan produk, cek aja yuk apa saja cara dan penjelasannya di bawah ini:

(Baca juga: Mengembangkan Bisnis Online yang Wajib Dilakukan Pebisnis)
1. Sesuaikan dengan brand produk

Kesesuaian brand dengan influencer ini merupakan hal penting. Misal kamu bergerak di bidang usaha pakaian muslim. Tentu kamu harus memilih akun yang bergerak di industri serupa.

Caranya dengan mengamati isi postingan di akun tersebut. Kira-kira apa saja yang dia posting dan brand produk apa saja yang paling banyak dipromosikan.

Hal tersebut berpengaruh terhadap target pasar yang kamu incar. Dan biasanya follower ini memiliki kesamaan.

Jika akun yang ingin kamu ajak  kerja sama banyak mengenakan brand-brand yang berbau islami atau syar’i, maka tidak jauh follower ini pun berasal dari kalangan orang-orang Muslim yang menyukai brand yang influencer pakai.

2. Lihat jumlah follower

Hal paling utama untuk memilih influencer terbaik yaitu kamu perlu melihat akun sosial media milik influencer untuk memastikan apakah dia memiliki follower yang banyak atau tidak.

Ada standar-standar khusus yang menjadikan orang tersebut bisa dikatakan influencer, salah satunya dengan memiliki followers di atas 10 ribu.

Artinya semakin banyak follower semakin banyak orang yang berpotensi bisa mengenal produk yang kamu tawarkan apabila influencer ini mempromosikan produk kamu.

Para pengikut atau follower inilah yang jadi target pemasaran dan yang menjadi calon-calon konsumen atas produk kamu. Maka sangat penting untuk memperhatikan terlebih dahulu berapa follower yang dimiliki akun influencer ini.

Jangan sampai ketika kamu memilih dan membayar mahal seorang  untuk iklan produk kamu, target pasar pun tidak terjangkau secara luas sehingga penjualan tidak meningkat secara signifikan.

3. Sikap dan karakter influencer

Setiap influencer memiliki karakter dan sikap yang berbeda-beda ketika di media sosial.

Terkadang ada yang berani tampil seksi, ada yang memperlihatkan kemewahan, ada juga yang sederhana dan biasa-biasa tapi memiliki daya tarik tersendiri atau malah bikin kontroversi karena sikapnya tersebut.

Misalkan jika seorang influencer ini sering bertingkah kurang sopan, atau sering mengeluarkan kata-kata kotor di caption akun sosial media miliknya, maka sudah dipastikan tidak akan banyak yang bersimpati atas sikapnya tersebut.

Sebab seorang influencer yang baik harus memiliki attitude yang baik pula. Dan terkadang hal sepele ini seringkali menjadi faktor turunnya reputasi yang akhirnya secara otomatis akan merusak citra brand yang telah melekat bersama dirinya.

4. Kenali track record influencer

Mengenali track record seorang mitra yang akan dipakai jasanya juga  penting agar kamu tidak salah pilih.

Misalkan jika orang tersebut adalah seorang artis atau berasal dari musisi, atau memiliki talenta di bidang lain. Hal ini menjadi double keuntungan tersendiri ketika kamu memilih mereka.

Sebab biasanya, seorang artis atau musisi akan lebih berpengaruh besar ketika mereka mempromosikan produk kamu.

Tak sedikit brand-brand yang sudah besar saat ini berkat promosi yang dibantu orang yang tepat. Sebut saja perusahaan sepatu brand Compass yang kini semakin moncer.

Compass mampu mendongkrak pasar secara luas salah satunya karena memilih influencer yang tepat. Diantaranya seperti band Kelompok Penerbang Roket sebagai influencer dalam mempromosikan produk mereka.

(Baca  juga: Mengubah Alamat Bisnis yang Terdaftar pada Grabfood dan Gofood)
5. Pilih influencer yang komunikatif

Tak hanya terkenal dan memiliki penampilan menawan. Kamu juga harus pintar memilih seorang yang bisa memberikan informasi mengenai produk kamu secara rinci.

Dan biasanya influencer punya cara sendiri ketika menuliskan caption di sosial medianya. Atau ketika mereka membalas komentar netizen mengenai produk yang mereka promosikan.

Artinya seorang influencer ini harus pula memiliki ketertarikan pada produk tersebut secara alami dan mempelajari benar produk yang mereka promosikan.

Sebab ketika mereka memiliki ketertarikan alami. Maka mereka pun akan memiliki antusiasme terhadap produk kamu dan akan lebih komunikatif pada saat mereka menawarkan produk kamu ke orang lain.

Itulah 5 cara yang perlu kamu ketahui pada saat memilih seorang influencer agar bisa meningkatkan usaha kamu secara maksimal.

Karena salah satu strategi pemasaraan ini dianggap efektif asalkan kamu tak salah ketika kamu memilih seorang mitra.

Perbesar Bisnis Lewat KTA Dari Standard Chartered

Ketersediaan modal kadang kala tidak sesuai dengan munculnya ide. JIka sudah begitu, langsung saja ajukan kredit tanpa agunan di  Standard Chartered Bank. 

Prosesnya mudah dan juga cepat. Selain itu, sembari mengajukan KTA, kamu juga bisa mendapatkan proteksi asuransi jiwa lo

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.