7 Tips Aman Menyetir di Jalan Tol saat Hujan Deras

5 min. membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Setidaknya ada tujuh tips aman menyetir di jalan tol saat hujan lebat, dan jarak pandang terbatas. Terlebih, saat ini beberapa wilayah Indonesia, sudah mulai memasuki musim penghujan.

Datangnya hujan, memang tidak bisa diprediksi. Namun, untuk para pengendara mobil, disarankan wajib mengetahui tips aman menyetir dikala hujan, terlebih jika sedang berada di tol. Mengapa?

Pasalnya ada beberapa hal yang membuat pengendara, harus ekstra waspada ketika menyetir di jalan tol saat hujan. Berikut hal-hal yang bisa picu kecelakaan di jalan tol ketika hujan:

  • Kecepatan kendaraan di jalan tol relative kencang
  • Genangan air yang tidak terlihat
  • Jarak pandang terbatas
  • Kondisi ban yang sudah botak dan ditambah jalananlicin
  • Angin kencang

Dengan adanya hal-hal pemicu kecelakaan tersebut, pihak pengelola jalan tol pun, tentu juga memberikan peringatan melalui rambu-rambu lalu lintas.

Rambu-rambu lalu lintas, berupa papan peringatan, hingga running text digital selalu mengingatkan para pengendara untuk selalu berhati-hati.

Misalnya, seperti mengingatkan laju kecepatan, perhitungan jarak pandang, hingga informasi cuaca dan titik-titik kemacetan.

(Baca Juga: Begini Cara Ganti Oli Sendiri di Rumah)

Adapun peringatan tersebut, tentunya dibuat untuk mencegah terjadinya kecelakaan, akibat kendaraan yang lepas kendali saat hujan.

Nah, buat kamu para pengendara mobil, sebaiknya tidak hanya memperhatikan peringatan-peringatan tersebut saja. Tapi, juga perhatikan tips aman menyetir di jalan tol ketika hujan, berikut ini.

Tips Aman Menyetir di Jalan Tol saat Hujan

1. Perhatikan Wiper Pada Kaca Mobil

Tips aman menyetir di jalan tol saat hujan, yang pertama adalah dengan memperhatikan kondisi mobil, terutama fungsi wiper pada kaca mobil.

Wiper atau penyapu air pada kaca, sangat berperan penting dikala turun hujan. Pasalnya, wiper berguna untuk menyapu air hujan, yang mengganggu penglihatan pengendara mobil.

Sehingga, kondisi wiper harus diperhatikan, sebelum mobil digunakan. Pasalnya, kebanyakan pemilik mobil kurang memperhatikan hal kecil, seperti kondisi wiper.

Biasanya, mobil dilengkapi dengan wiper yang memiliki 3 mode kecepatan, yakni intermittent, lo dan hi.

Di sini, kamu bisa gunakan mode tersebut, sesuai kondisi hujan. Adapun intermittent bisa digunakan ketika gerimis, mode lo untuk deras, dan mode hi digunakan ketika hujan sangat deras dan intensitas tinggi.

Nah, karena fungsinya sangat penting, jadi jangan sampai lupa rutin melakukan perawatan wiper ya!

2. Menyalakan Lampu Utama, Jangan Menyalakan Lampu Hazard

Masih sering dilakukan oleh para pengendara di Indonesia, ternyata menyalakan lampu hazard saat hujan, tidak termasuk dalam tips aman menyetir di jalan tol saat hujan.

Mengapa? Karena, lampu hazard biasanya digunakan ketika mobil sedang berhenti di bahu jalan, dalam kondisi darurat.

Nah, jika dalam keadaan hujan deras, mobil tidak disarankan untuk menyalakan lampu hazard, karena mobil kamu tidak benar-benar berhenti.

Sehingga, hal tersebut malah akan membahayakan mobil lain, yang berada di belakang kamu. Jadi, tetap menyala lampu utama saja, sudah cukup.

Namun, apabila lampu utama juga kurang memadai, untuk memberikan penerangan tambahan, maka kamu bisa memanfaatkan lampu kabut.

3. Selalu Menjaga Jarak Aman

Tips aman menyetir di jalan tol saat hujan yang selanjutnya, tentu agar selalu menjaga jarak aman. Sehingga, ketika hujan turun dan mobil lain mengurangi kecepatannya, kamu jangan nafsu untuk tancap gas.

Pasalnya, jika pengendara tidak menjaga jarak aman, apalagi ketika hujan, hal tersebut bisa menimbulkan petaka.

Hal tersebut dikarenakan, pengereman secara tiba-tiba, terlebih kondisi jalanan licin dan basah, bisa mengakibatkan kecelakaan karena mobil tak bisa dikendalikan dengan baik.

Sehingga, dalam kondisi permukaan jalan basah, jarak pengereman dipastikan akan bertambah. Nah, di sini kamu bisa jarak aman, dengan memberi jarak yang lebih jauh.

4. Tidak Saling Mendahului

Ketika hujan deras dengan intensitas tinggi, lebih baik pengendara tidak saling mendahului.

Tips aman menyetir di jalan tol saat hujan berikut ini wajib dilakukan, karena kondisi jalan yang licin, tidak baik untuk saling mendahului.

Namun, jika benar-benar ingin mendahului, pastikan kondisi benar-benar aman. Setidaknya, ketika sedang melewati jalan yang tidak berbelok, serta tersedia ruang yang cukup lebar.

Namun, tetap memperhatikan kecepatannya, karena kondisi jalanan licin dan basah. Sehingga, pastikan harus siap menggunakan pulse baking, jika ada pengereman mendadak. Kecuali, mobil sudah dilengkapi ABS.

5. Menjaga Kecepatan Mobil

Selain menjaga jarak, tips aman menyetir di jalan tol saat hujan berikutnya adalah, dengan menjaga kecepatan mobil.

Pasalnya, ketika hujan, jarak pandang jadi terbatas, sehingga kamu sulit melihat jalanan dan papan peringatan.

Setidaknya, kamu memiliki batasan perhitungan yang pas, agar mobil tetap aman ketika melintasi jalan licin dan basah.

Untuk rata-rata batas kecepatan yang disarankan, maksimal adalah 80 km/jam, dengan batas minimal kecepatan 60 km/jam.

Ketika hujan, kamu bisa memperkirakan sesuai kondisi jalanan dan jarak pandang.

6. Gunakan Lajur yang Sesuai

Meski sedang hujan, dan berada di jalan tol yang lebar, bukan berarti kamu bebas menggunakan lajur sesuka hati.

Tips aman menyetir di jalan tol saat hujan yang satu ini, kadang disepelekan oleh banyak pengendara.

Pasalnya, ketika kamu masuk jalan tol, tentunya sudah terdapat banyak rambu pemberitahuan berwarna.

Misalnya, seperti lajur sebelah kanan hanya diperuntukan bagi kendaraan, yang ingin mendahului.

Sementara jika kamu ingin berkendara dengan kecepatan normal, dan tidak berkeinginan mendahului, bisa tetap menggunakan lajur kiri.

7. Hindari Melakukan Manuver yang Agresif

Tips aman menyetir di jalan tol saat hujan, yang terakhir adalah dengan menghindari melakukan manuver yang agresif.

Maksudnya bagaimana? Jadi, dalam berkendara yang baik di jalan tol, apalagi ketika hujan, kamu harus selalu ingat untuk hindari melakukan manuver yang agresif.

Baik itu dalam hal akselerasi, deselerasi, atau berpindah jalur. Pasalnya, kondisi jalan tol yang licin dan bergenang, bisa menimbulkan efek aquaplaning bagi mobil.

Apalagi ketika, kamu melaju dalam kecepatan tinggi. Pasalnya, jika dilakukan secara tiba-tiba, dikhawatirkan pengemudi lainnya akan kaget, karena tidak melihat pergerakan yang kau lakukan, akibat pandangan yang terbatas.

Nah, itu dia beberapa informasi seputar tips aman menyetir di jalan tol ketika hujan. Tidak hanya dari pengemudinya saja, yang harus siap terhadap segala rintangan di jalanan ketika hujan, kondisi mobil juga perlu diperhatikan.

Selain human error, kondisi mesin, ban, wiper dan lainnya pada mobil, juga bisa mengakibatkan kecelakaan yang fatal.

Sehingga, sebelum menggunakan mobil, pastikan semua kondisi mobil aman. Jika perlu, rutin untuk melakukan berbagai perawatan, menyeluruh.

(Baca Juga: 7 Merek Air Wiper Mobil Terbaik)

Jadi, tidak hanya perawatan tune up dan ganti oli saja. Karena hal-hal kecil, seperti kondisi wiper juga sangat berpengaruh terhadap keselamatan berkendara.

Tidak lupa juga untuk mendaftarkan mobil kamu, di asuransi mobil atau asuransi kendaraan. Dengan memiliki asuransi kendaraan, kamu bisa meminimalisir risiko kecelakaan dan kerugian finansial.

Jadi, pastikan mobil kamu sudah terlindungi oleh asuransi kendaraan ya. Yuk, pilih asuransi kendaraan terbaik untuk mobil kamu, hanya di CekAja.com!

Di CekAja.com, menyediakan banyak produk asuransi kendaraan terbaik, dari berbagai perusahaan asuransi kendaraan ternama di Indonesia.

Jadi, buat kamu yang sedang cari asuransi kendaraan untuk melindungi mobilmu, segera kunjungi CekAja.com, dan dapatkan produk asuransi kendaraan terbaik pilihanmu!