Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Tips Anti Bangkrut Setelah Perayaan Lebaran

by Surtan Siahaan on 30 Juni, 2016

anti bangkrut pasca Lebaran _ kartu kredit - CekAja.com

Ramadan memang bulan penuh berkah. Namun, bisa saja bulan yang baik ini menjadi bencana finansial bila kamu tidak mempersiapkannya dengan baik. Maklum, saat puasa hingga Lebaran banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi, mulai dari kebutuhan mudik, bagi mereka yang ingin pulang kampung, hingga kebutuhan pakaian, makanan hingga bagi-bagi amlpop sekalipun.

Nah, agar kamu tidak bangkrut setelah Lebaran, berikut ini empat tips yang wajib kamu lakukan:

Belanja cerdas

Belanja Lebaran merupakan pengeluaran yang tidak bisa dihindari. Biasanya anak butuh pakaian baru atau kebutuhan untuk membeli makanan dan minuman. Nah, agar belanja tidak membengkak, cobalah untuk belanja cerdas. Saat berbelanja kebutuhan sehari-hari si supermarket, jangan terjebak pada gimik marketing yang menjebak.

Hanya gunakan kartu kredit untuk pembelian yang menguntungkan seperti mendapatkan diskon atau reward. Dan, setiap akan berbelanja cobalah membuat daftar agar kamu hanya membeli barang yang benar-benar dibutuhkan. (Baca juga: Waspada, Ini 5 Gangguan Kesehatan yang Sering Muncul Saat Mudik)

Selalu transaksi secara tunai

Sangat mudah untuk overbujet saat kamu belanja kebutuhan Lebaran menggunakan kartu kredit. Alasannya, orang cenderung sulit menghitung berapa uang yang telah dikeluarkan jika hanya menggesek kartu kredit. Nah, bila tidak ingin bangkrut setelah Lebaran karena harus membayar tagihan kartu kredit yang membengkak, usahakan untuk selalu bertransaksi menggunakan uang tunai. Secara psikologis, kamu akan lebih hemat karena orang cenderung malas mengambil tambahan uang jika sudah berbelanja cukup banyak.

Buat batas toleransi pengeluaran

Saat Lebaran kita memang sulit untuk memprediksi pengeluaran. Agar Lebaran kamu tetap asyik, tidak perlu terlalu kaku dalam menetapkan anggaran. Meski demikian, kamu tetap wajib menetapkan batas toleransi pengeluaran. Misalnya, batas yang kamu tetapkan adalah 50% dari jumlah THR dan gaji. (Baca juga: Resign Kerja Setelah Lebaran Dianggap Jadi Waktu yang Tepat, Ini Alasannya)

Potong THR untuk kebutuhan setelah Lebaran

Belanja Lebaran terkadang menjebak. Ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi sehingga orang cenderung membelanjakan seluruh uangnya pada momen ini. Padahal, setelah Lebaran ada banyak hal penting yang juga butuh biaya mulai dari biaya masuk sekolah atau kuliah anak hingga kebutuhan lain seperti pajak kendaraan.

Agar kamu tidak bangkrut setelah Lebaran, cobalah memotong semua kebutuhan itu di awal. Simpan di rekening tersendiri atau dalam amplop dan tinggalkan di rumah saat kamu mudik ke kampung halaman. Dengan demikian, kamu tetap punya uang saat ada kebutuhan mendesak usai Lebaran.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami