Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Tips Atur Keuangan dari Seorang Komika Stand Up Comedi

by Rafly Aditia on 29 Februari, 2016

Jadi seorang stand up comedi sering dianggap masyarakat sebagai orang yang selalu suka becanda. Lalu, bagaimana jika seorang pegiat stand up komedi berbicara mengenai hal serius tentang atur keuangan? Berikut obrolan CekAja.com dengan Denny Gitong,  seorang alumni dari Stand Up Comedy Academy (SUCA).

Ya, terkadang kita lupa bahwa seorang stand up comedian juga bisa menjadi sedikit lebih serius pada beberapa hal tertentu. Salah satunya adalah ketika berbicara mengenai keuangan. Dalam artikel ini, CekAja.com mencoba untuk mewawancarai salah seorang alumni dari Stand Up Comedy Academy (SUCA), Denny Gitong untuk sharing mengenai masalah keuangan.

Dalam wawancara singkat yang dilakukan, Denny berbagi mengenai bagaimana cara dirinya mengatur keuangan. Ternyata, stand up comedian yang satu ini benar-benar menyadari betapa pentingnya mengatur keuangan. Mau tau bagaimana Denny mengatur keuangannya? Simak terus artikel berikut;

 

Sekali tampil, Denny bisa kantongi Rp 5 juta

Pria berusia 23 tahun yang satu ini blak-blakan mengenai jumlah uang yang dia dapatkan setiap kali tampil off-air kepada CekAja.com. Dirinya bercerita bahwa selama berkarir sebagai stand up comedian memiliki pendapatan yang terbilang lumayan untuk seorang yang terhitung baru di dunia hiburan. Setiap kali dirinya tampil untuk acara off air, Denny bisa mengantongi hingga Rp 5 juta per sekali tampil.

“Pendapatan dari off air sih biasanya Rp 3 – Rp 5 juta. Tapi kalau dihitung perbulan sih belum tentu dapet berapanya. Cuma pernah waktu itu sebulan bisa dapat Rp 10 juta dari hasil off air,” ungkap Denny.

(Baca juga: Tips Finansial Presenter Berita Metro TV Andini Effendi)

Jatah menabung sebesar 30 Persen

Untuk soal tabungan, perwakilan Stand Up Comedy Indo Cikarang yang satu ini mengatakan bahwa dirinya selalu memiliki jatah khusus. Besarannya pun tidak berubah-rubah, yaitu sebesar 30 persen dari pemasukkan off-air yang diterimanya.

“Ada buat tabungan mah. Biasanya saya sisihin setiap 30 persen dari pemasukan pas off air” ujarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa pria kelahiran 10 September 1992 ini sadar betul keuangan, karena seperti yang sering ktia dengar bahwa minimal 30 persen dari pendapatan seseorang sebaiknya disishkan untuk tabungan apabila memang ingin memiliki kondisi finansial yang baik di masa depan.

Gak lupa untuk bisnis

Bukan cuma menabung, menyadari bahwa mempersiapkan keuangan di masa depan nanti sejak dini membuat pria yang lahir di Jakarta tersebut mulai mencoba untuk berbisnis demi menambah pemasukan. Selain itu juga pastinya bisnis tersebut diharapkan dapat berkembang nantinya dan bisa menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar baginya di masa yang akan datang.

“Kalau sekarang sih saya lagi bikin usaha kecil-kecilan saja. Usahanya sekarang hardcase ponsel dan jual kaos-kaos gambar doodle art . Oh iya, pastinya dana untuk bisnis dan tabungan juga saya pisah” terangnya.

(Baca juga: Simak Apa Kata Pendiri Online Dating Wavoo Tentang Memilih Pasangan dan Atur Uang)

Kartu kredit dan asuransi?

Saat ditanya mengenai apakah dirinya memiliki kartu kredit dan asuransi, jawaban dari Denny terbilang santai ala komika sebenarnya. Dirinya mengatakan bahwa sampai saat ini belum memiliki kartu kredit mungkin memang karena dirinya belum membutuhkan. Sementara kalau soal asuransi kesehatan, dirinya mempercayai penuh hal tersebut kepada pemerintah saja. “Kartu kredit sih gak punya. Sementara kalau asuransi BPJS saja lah, ikutin pemerintah,” terangnya singkat dengan tawa.

 

Nah, kamu sudah tahukan bagaimana Denny mengatur keuangannya selama ini. Hal ini menunjukkan siapapun bisa dan malah sebaiknya sedikit lebih serius dalam mengatur keuangan. Karena, masa depan finansialmu bergantung kepada seberapa pintar dan disiplinnya kamu mengatur keuangan saat ini.

 

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.