7 Tips Jaga Kesehatan Mata Anak saat Belajar Daring

5 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Sebagai orang tua, sudah semestinya kamu tahu tips jaga kesehatan mata anak saat belajar daring. Terlebih di masa pandemi ini, yang mana proses belajar mengajar dilakukan jarak jauh dengan menggunakan laptop.

Menjaga kesehatan mata merupakan hal terpenting yang harus dilakukan kamu sebagai orang tua.

Sebab, mata memegang peranan yang cukup vital dalam tumbuh kembang anak.

Dengan penglihatan yang baik, anak bisa belajar membaca, membedakan warna serta melihat dunia dengan jelas sesuai versinya.

Kalau tidak dirawat sedari awal, si kecil mau tak mau mesti memakai kaca mata untuk membantunya melihat, maupun berinteraksi dengan orang lain.

Enggak masalah sih sebenarnya jika harus menggunakan kaca mata.

Namun, kebanyakan orang atau bahkan bidang pekerjaan, biasanya kurang menyukai penampilan individu yang memakai kaca mata.

Jadi, solusinya memang kita harus menjaga kesehatan mata anak, terlebih di masa sekarang ini.

Efek Corona, Kini Para Siswa Harus Belajar secara Daring

Dulu saat dunia belum dilanda virus Corona, sekolah jadi salah satu tempat paling tepat untuk menitipkan anak-anak, terutama saat para orangtua harus bekerja.

Namun anggapan tersebut enggak berlaku untuk saat ini.

Akibat pandemi, sejumlah sekolah di berbagai daerah di Indonesia mau tak mau memberlakukan sistem belajar jarak jauh alias daring.

Alhasil, para orangtua mesti bekerja ekstra untuk memastikan bahwa anaknya mendapatkan ilmu yang sama, seperti halnya saat di sekolah.

Salah satu caranya ialah dengan tetap mengajarkan mereka menggunakan laptop ataupun handphone sebagai penunjang proses belajar.

Bahaya Terlalu Lama Memandang Layar Gadget

Masalahnya, terlalu sering menatap layar gadget juga enggak baik untuk kesehatan mata.

Selain berisiko terhadap penglihatan, menatap layar gadget terlalu lama juga membuat aktivitas berkedip pada mata menjadi menurun.

Padahal dengan berkedip, kelembapan pada mata akan tetap terjaga dan membuatnya terhindar dari masalah iritasi.

Terus, bagaimana caranya untuk mengetahui anak mengalami gangguan penglihatan?

Mengutip dari laman The Asianparent Indonesia, setidaknya ada beberapa tanda gangguan penglihatan yang dialami oleh anak, diantaranya:

  • Mata sering berair
  • Mata terasa gatal
  • Juling
  • Sering mengedipkan mata
  • Sering menggosok atau mengusap mata
  • Ketika melihat objek yang jauh, secara refleks anak akan memajukan kepalanya

(Baca Juga: 6 Layanan Imunisasi Home Service buat Anak)

7 Tips Jaga Kesehatan Mata Anak saat Belajar Daring

Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? 

Seperti yang dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini CekAja bagikan sederet tips jaga kesehatan mata anak saat belajar daring. Yuk, simak bun!

1. Menggunakan laptop atau komputer berlayar lebar

Tips jaga kesehatan mata anak saat belajar daring yang pertama adalah dengan memberikannya laptop atau komputer berlayar lebar.

Hal ini sempat dibahas dalam laman Kumparan. Di mana menurut Dokter Spesialis Mata, Bragastio Sidharta SpM MSc, pemakaian gadget dalam waktu lama justru membuat mata terasa perih dan berair.

Sebaliknya menurut dia, akan lebih baik jika anak menggunakan laptop atau komputer berlayar lebar saat belajar daring.

Selain karena ukuran tulisannya yang enggak terlalu kecil, penggunaan perangkat tersebut juga memudahkan orang tua mendampingi anaknya belajar.

2. Menerapkan metode triple 20

Mungkin beberapa diantara kita masih belum tahu arti dari metode triple 20.

Dalam medis, aturan ini digunakan untuk mengurangi gejala mata merah dan lelah saat menatap layar laptop ataupun hp.

Maklum saja, saat belajar daring dilakukan, anak-anak biasanya akan menatap layar laptop ataupun gadget lebih lama dari biasanya.

Alhasil mereka bisa mengalami yang namanya computer vision syndrome.

Sindrom ini merupakan istilah yang merujuk pada gangguan mata, akibat lama menatap layar komputer ataupun ponsel.

Untuk mengurangi risiko terkena sindrom CVS tersebut, kamu bisa menerapkan metode 20-20-20 pada anak.

Artinya, 20 menit menatap layar komputer, 20 detik istirahat dengan melihat jarak 20 meter atau sekitar 6 meter.

3. Hindari penggunaan handphone saat belajar

Dibandingkan menggunakan handphone, kamu bisa memberikan laptop dengan layar lebar untuk mendukung proses belajar mengajar anak.

Pasalnya, handphone memiliki ukuran font tulisan yang kecil, dan jika perangkat ini digunakan dalam waktu yang lama, justru menyebabkan mata lelah dan berair.

Sedangkan kalau menggunakan laptop, terutama yang layarnya lebar, anak enggak perlu terlalu dekat menatap layar untuk tetap fokus selama belajar.

Selain itu, penggunaan laptop juga bertujuan supaya orang tua bisa mengawasi aktivitas belajar yang dilakukan anak.

Akan lebih baik lagi, jika perangkat ini diletakkan di ruang keluarga dan bukan di kamar anak.

Sehingga, kamu bisa memantau aktivitasnya dan tidak disalahgunakan.

4. Mengatur kontras layar

Masih berbicara mengenai tips jaga kesehatan mata anak saat belajar daring, berikutnya yang perlu kamu lakukan pada anakmu adalah membantunya mengatur kontras layar laptop atau komputer.

Dengan mengatur kontras layar, anak dapat belajar dengan nyaman, tanpa merasa adanya kejanggalan pada penglihatannya.

5. Memasang pelindung anti silau pada layar

Selain mengatur kontras layar, kamu juga bisa memasang pelindung anti silau pada laptop.

Ini juga termasuk tips jaga kesehatan mata anak saat belajar daring yang gak boleh kamu sepelekan.

Seperti namanya, pelindung anti silau ini digunakan supaya pengguna laptop atau komputer tidak terganggu, dengan adanya cahaya yang dipantulkan dari layar ke mata.

Kamu bisa membeli produk tersebut lewat e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee.

Sebelum membelinya, pastikan bahwa pelindung anti silau tersebut sesuai dengan ukuran layar dari laptop, jadi baca baik-baik deskripsi produknya ya.

6. Minta anak untuk sering berkedip

Tips jaga kesehatan mata anak saat belajar daring berikutnya yang harus kamu tahu adalah dengan meminta anak untuk sering berkedip.

Kenapa harus berkedip?

Karena dengan berkedip, kelembapan pada area mata akan tetap terjaga dan mencegahnya dari kondisi kering, akibat keseringan menatap layar komputer.

Selain itu, berkedip juga membuat mata tetap sehat, karena bisa dipastikan permukaan mata terbebas dari benda asing yang masuk. 

Umumnya, frekuensi kedipan pada setiap orang itu berbeda, tergantung dari usianya.

Pada anak-anak hingga mencapai usia 14 tahun, frekuensi kedipannya biasa sekitar 10 kali per menit.

(Baca Juga: 8 Cara Parenting untuk Membentuk Karakter Anak)

7. Penuhi asupan nutrisinya

Tips jaga kesehatan mata anak saat belajar daring yang terakhir tentu saja dengan memberikan asupan nutrisi terbaik untuknya.

Kiat ini perlu kamu lakukan setiap hari, karena bukan hanya untuk menjaga kesehatan mata saja, namun juga berfungsi untuk meningkatkan sistem imun pada anak.

Beberapa nutrisi yang bagus untuk menjaga kesehatan mata anak, antara lain vitamin C, vitamin E, asam lemak omega-3 dan antioksidan.

Sederet nutrisi tersebut bisa kamu temukan di sayuran maupun buah-buahan seperti wortel, ikan salmon dan ikan tuna, stroberi, serta tomat.

Sayangi Keluarga Kecilmu dengan Asuransi Kesehatan

Nah, itu dia informasi mengenai tips jaga kesehatan mata anak saat belajar daring.

Di masa sulit ini, memang kita harus selalu menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit, khususnya virus Corona.

Selain memberikan proteksi dari dalam, kamu juga bisa membekali keluarga kecilmu dengan asuransi kesehatan dari CekAja.com.

Kenapa mesti CekAja?

Karena melalui CekAja, kamu bisa menikmati sederet manfaat terbaik untuk melindungi kesehatan anggota keluarga.

Selain itu, produk finansial dari CekAja ini juga dijamin paling hemat dan enggak bikin kondisi finansial merosot.

Jadi, tunggu apalagi?

Yuk, beli asuransi kesehatan dari CekAja, dan nikmati fitur bantuan klaim cepat sekaligus dengan jaringan rumah sakit terluas.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri