Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Tips Kreatif Memilih Nama Anak yang Baik

by Miftahul Khoer on 10 September, 2019

Perkara memilih nama anak tengah ramai dibahas di media sosial, pasalnya ada seorang pesohor negeri yang geram karena nama anaknya dicontek oleh penggemarnya. Alih-alih bangga dengan hal tersebut, sang pesohor merasa tidak ada anak lain yang pantas menggunakan nama yang dibuatnya secara khusus untuk sang buah hati.

strategi mencari baby sitter

Nama untuk buah hati memang menjadi hal yang paling menyenangkan bagi beberapa calon orang tua sambil menunggu si kecil lahir. Ditambah lagi, konon nama anak adalah doa orang tuanya. Karena itu, tidak heran banyak orang tua memilih nama-nama unik untuk si buah hati.

Agar tidak salah dan menyesal dalam memberikan dan memilih nama anak, berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan!

  • Memiliki arti dan makna yang baik

Tentu sebagai orang tua akan memilih nama anak dengan arti dan makna yang baik. Pasalnya dengan memilih arti dan makna yang baik, diharapkan sang anak bisa memiliki sifat dan perilaku yang baik seperti mereka. Bukan hanya nama lengkap, ada baiknya, nama panggilan si kecil pun memiliki makna yang baik.

Kalau nama tersebut diambil dari bahasa tertentu, pastikan kalau memiliki arti yang positif dan tidak memiliki arti negatif dalam bahasa tertentu. Kroscek dalam hal ini sangat diperlukan, sebagai orang tua, kita tentu tidak ingin anak kita akan malu dikemudian hari karena arti namanya yang tidak baik.

Meski begitu, pastikan kalau nama yang diberikan juga disukali oleh orang tua, yang kelak akan dikenang di kecil yang membuatnya juga merasa berharga, walaupun nama tersebut sedikit ketinggalan zaman.

  • Menggambarkan gender anak

Berdasarkan sebuah penelitian di Education Finance and Policy, anak laki-laki yang diberi nama seperti anak perempuan seringkali menghadapi masalah perilaku disbanding anak laki-laki yang memiliki nama maskulin.

Hal ini tentu sangat tidak mengenakan, apalagi di usia sekolah sangat memungkinkan si kecil akan menjadi bulan-bulanan teman-temannya, atau di-bully. Begitupun sebaliknya, hindari memilih nama anak perempuan dengan nama laki-laki. Karena bisa menimbulkan masalah ketika dia mulai berkenalan dengan teman sebaya.

  • Mudah dieja

Saat ini di Indonesia, tengah tren nama-nama berbau Timur Tengah dan juga Eropa Timur, sehingga sebagian anak yang lahir pada tahun 2000-an bisa saja memiliki nama dengan konsonan yang banyak. Padahal, hal tersebut sangat menyulitkan, bukan hanya untuk si anak, namun juga orang-orang yang akan bergaul dengan sang anak.

Belum lagi, nama yang terlalu sulit diucapkan, atau terlalu rumit ditulis. Bisa menyebabkan kesalahan penulisan di akta kelahiran, ijazah, salah panggil, atau kesulitan-kesulitan lain yang bersifat administratif.

(Baca juga: Cara Cepat Pinjam Uang Rp30 Juta untuk Biaya Kuliah Anak di Luar Negeri)

Selain itu, Adam Alter, Psikolog dari New York University mengungkapkan bahwa kita lebih menyukai nama yang lebih mudah dipahami oleh otak kita. Penelitian lain oleh Alter di tahun 2005 menemukan bahwa perusahaan dengan nama yang lebih sederhana dan logo tebal cenderung memiliki performa lebih baik di bursa saham.

Hasil penelitian ini dapat kita kaitkan dengan nama anak dan masa depannya di sekolah dan di dunia kerja.

  • Langkah memilih nama anak

Agar bisa memberikan nama terbaik untuk si kecil, beberapa langkah mudah yang bisa dicoba antara lain, memilih nama-nama yang orang tua sukai. Nama-nama ini bisa dari tokoh, seperti selebritis, negarawan, atau orang tua serta darimana saja.

Kemudian satukan ide, karena nama ini akan digunakan si kecil selamanya. Pastikan kalau orang tua sudah sepakat terlebih dahulu.

Orang tua juga bisa mulai mengucapkan nama-nama anak, sambil membayangkan bagaimana dia kelak akan dipanggil. Bahkan saat ini banyak orang tua yang sudah memanggil nama kecil si anak, sejak dalam kandungan.

  • Buku dan internet sebagai referensi

Jangan segan untuk riset saat memilih nama anak, bisa melalui internet atau juga buku-buku yang lebih komperhensif. Bahkan saat ini sudah ada situs dan juga aplikasi yang sangat memudahkan orang tua dalam mencari nama bayi.

Bahkan di internet juga sekaligus bisa memberikan saran seperti bagaimana cara terbaik memberikan nama anak dengan memasukan perkiraan tanggal kelahiran, termasuk juga kalau nama yang direncanakan terlalu panjang atau tumpang tindih dalam beragam bahasa.

(Baca juga: 5 Cara Efektif Mengalihkan Anak dari Kecanduan Gadget)

Setelah mendapatkan nama anak yang menurut kamu dan pasangan sudah yang terbaik, jangan lupa untuk menyiapkan berbagai kebutuhan untuk anak kamu nanti. 

Gunakan promo dan diskon menarik kartu kredit yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami