Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Tips Memasak Beragam Resep Daging Kurban yang Dijamin Enak

by Miftahul Khoer on 2 Agustus, 2019

Umat Muslim tidak lama lagi akan merayakan Idul Adha yang jatuh pada 11 Agustus 2019 atau 10 Dzulhijjah 1440 tahun hijriah. Salah satu hal yang paling dinantikan dari Idul Adha tentunya adalah masakan rumah berbahan dasar daging kurban yang sudah jadi resep turun temurun.

Resep Daging Kurban, Idul Adha, Masakan, Menu, Resep, Hijab, Koki

Hewan kurban yang dianjurkan untuk dipotong dan dibagikan di Indonesia biasanya sapi, kerbau, kambing atau domba. Di negara-negara Arab sana, unta juga menjadi salah satu hewan yang dikurbankan.

Hewan yang dipotong untuk kurban memiliki kriteria tersendiri yang telah ditetapkan mulai dari usia hingga kesehatan hewan yang benar-benar harus diperhatikan.

Meski Idul Adha dirayakan pada 11 Agustus 2019, namun umat muslim masih boleh melaksanakan kurban hingga 12 Dzulhijjah atau 13 Agustus 2019.

(Baca juga: Ini Berbagai Cara Mengumpulkan Dana untuk Berkurban)

Hewan kurban yang dipotong nantinya akan dibagikan oleh panitia kepada beberapa golongan antara lain orang yang berkurban dan keluarganya; kerabat dan tetangga sekitar; serta dibagikan kepada fakir miskin. Lalu bagaimana tips untuk mengolah resep daging kurban yang dijamin enak, tanpa mengganggu resep tradisional keluarga? Kuy simak caranya di bawah ini.

  • Sate

Salah satu resep mengolah daging kurban yang ‘wajib’ kamu ketahui karena lezat dan nikmat adalah sate. Daging kurban dari sapi dan kambing memang cocok dibikin sate. Daging sapi atau kambing punya bau khas ketika dibakar dalam bentuk sate. Sehingga akan sangat menggugah selera dan bikin perut keroncongan.

Agar daging yang kamu bakar empuk, coba deh tutupi daging tersebut dengan daun pepaya muda. Atau kalau mau lebih empuk lagi, baluri daging tersebut dengan sedikit parutan nanas yang kamu campur dengan air dan perasan jeruk lemon. Dijamin kamu tidak perlu mengeluarkan tenaga untuk mengunyahnya setelah matang.

Untuk lebih menggugah selera lagi, kamu bisa membuat aneka bumbu favorit. Kamu bisa bikin bumbu kecap dan kacang khas Madura; bumbu sate padang; bumbu sate Maranggi hingga bumbu sate Taichan.

  • Rendang

Mumpung punya stok daging yang cukup banyak dari hasil kurban, kamu bisa membuka resep olahan daging untuk dijadikan rendang. Siapa sih yang gak pernah merasakan nikmatnya menyantap rendang, salah satu jenis masakan Indonesia yang diakui kelezatannya di dunia?

Nah, kamu bisa bikin tuh daging sapi atau kambing untuk dijadikan rendang. Tapi untuk membuat rendang, kamu harus sabar karena proses memasaknya memakan waktu berjam-jam.

Kamu juga harus menyiapkan banyak rempah-rempah saat memasak rendang agar cita rasa dan kenikmatannya meresap. Aneka rempah yang diperlukan untuk membuat rendang antara lain lengkuas, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit hingga lengkuas.

  • Gulai

Masakan satu ini bisa diolah baik dari daging sapi maupun kambing. Resep masakan daging tradisional asal Minangkabau ini juga memerlukan cukup banyak rempah mulai dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, jahe, lengkuas, lada, ketumbar, santan hingga kunyit.

Agar lebih lengkap dan nikmat, hidangan gulai sapi atau kambing bisa ditambahkan dengan kerupuk udang, rajangan kol, dan acar mentah.

Jangan lupa taburi dengan bawang goreng atau seledri yang telah dirajang atau dipotong halus. Setelah itu nikmati deh gulai hasil buatan sendiri dengan nasi hangat.

  • Gepuk

Gepuk merupakan makanan berbahan dasar daging resep khas Sunda, Jawa Barat. Punya ciri khas yang empuk, daging sapi ini dibikin cukup lama prosesnya karena harus direbus setengah matang dan dipukul-pukul hingga empuk. Gepuk juga bisa dinikmati dalam bentuk kering dengan cara digoreng menggunakan minyak kelapa.

Bumbu gepuk yang enak dan lezat dibuat dari aneka rempah mulai dari daun salam, serai, ketumbar, lengkuas, bawang putih, bawang merah hingga santan.

  • Sop

Suka ketagihan kalau makan sop daging sapi atau kambing di pinggir jalan dan juga restoran? Stop dulu deh, mulai nanti ketika Idul Adha datang, kamu bisa masak sendiri sop-nya.

Resep masakan daging satu satu ini memang suka bikin nambah karena punya ciri khas dari bumbu dan bahan-bahan pelengkapnya yang lezat. Untuk membuat sop daging, kamu bisa siapkan aneka rempahnya mulai dari kapulaga, kayu manis, cengkeh, bawang merah dan putih, biji pala, merica, wortel, tomat, kentang, hingga kol. 

  • Steak

Buat kamu yang doyan jajan steak di restoran, sepertinya di momen Idul Adha nanti kamu gak usah lagi deh sering-sering menghabiskan uang hanya untuk menikmati resep daging bakar satu ini. Soalnya, kamu bisa bikin steak sendiri di rumah dari daging kurban.

Caranya, kamu hanya cukup menyiapkan daging secukupnya kemudian siapkan juga bumbu-bumbunya mulai dari cincangan bawang putih dan bombay, tepung terigu, kaldu bubuk, air secukupnya, saus barbeque, margarin serta gula dan garam.

(Baca juga: Gak Lebaran Rasanya Kalo Tidak Ada Makanan Ini!)

Setelah itu kamu bisa olah dan masak daging tersebut menjadi steak seperti halnya dimasak oleh penjual steak di restoran dan di kedai-kedai steak. So, kamu gak perlu lagi mengeluarkan kocek untuk membeli steak di luar, bukan?

Menerima boleh, berkurban harus

Nah, itulah beberapa rekomendasi olahan resep daging kurban dari momen Idul Adha. Buat kamu yang selama ini selalu menjadi penerima daging kurban dari orang lain, mungkin bisa mulai untuk menjadi orang yang berkurban.

Tahun ini, rerata bujet untuk berkurban mulai dari Rp3 jutaan untuk seekor kambing per orang. Bisa juga patungan untuk beli seekor sapi untuk tujuh orang. Buat kamu yang belum mampu berkurban tahun ini, bisa mulai menabung untuk melaksanakan kurban tahun depan.

Cara yang mudah untuk menabung kurban adalah salah satunya dengan berinvestasi di reksadana. Dengan bujet Rp250.000 per bulan untuk investasi, maka dalam setahun kamu sudah bisa mengumpulkan uang Rp3 juta. Bahkan kemungkinan besar uang kamu bertambah jika diinvestasikan di reksadana.

(Baca juga: Ini Risiko yang Muncul Jika Kebanyakan Makan Daging!)

Hanya saja kamu harus pandai-pandai memilih jenis reksadana apa saja yang berpeluang besar untung selama setahun ke depan. Karena yang namanya investasi, risikonya juga ada yakni rugi. So, pandai-pandailah memilih instrumen dan dan jenis investasi di reksadana.

Untuk itu, kamu bisa akses CekAja.com untuk mengetahui lebih lengkap jenis reksadana apa saja yang bisa dimiliki. Kami bekerja sama dengan Bareksa memberikan peluang buat kamu untuk menjadi salah satu investor di reksadana. Kuy, kapan lagi bisa jadi investor di pasar modal.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami