5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan bagi Freelance yang Tepat

5 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance wajib diketahui. Apalagi, bekerja dengan metode freelance di masa pandemi tidak mudah. Sebab kebanyakan perusahaan memutus kerjasama dengan para pekerja freelance.

Untung Rugi Jadi Pekerja Freelance

Pekerja freelance adalah pekerja lepas yang menawarkan jasa dengan metode jam kerja yang fleksibel dan memiliki kontrak kerja dalam jangka waktu pendek. Mereka biasanya dibayar per proyek atau per hasil kerja yang sesuai dengan keahliannya.

Menjadi pekerja freelance memiliki beberapa nilai plus dan minus. Mereka bekerja dengan waktu yang fleksibel untuk jangka waktu pendek, tidak terikat oleh banyak peraturan perusahaan, dan bebas memilih klien yang mereka inginkan.

Gaji pekerja freelance kini cukup menarik. Nilai kerja pekerja freelance berpengalaman dan ahli di bidangnya sangat dihargai oleh sebagian besar perusahaan.

Di sisi lain, terdapat hal-hal yang kurang menguntungkan para pekerja freelance. Mereka tidak akan mendapat benefit tambahan dari perusahaan.

Seperti berbagai tunjangan, uang lembur, uang makan dan transport, ataupun jaminan asuransi kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan.

Kemudian, sistem kontrak yang berlaku dalam jangka waktu pendek dan bersifat tidak rigid membuat pihak perusahaan atau klien bisa saja memutus kerjasama saat berada dalam kondisi tertentu.

Pandemi Covid-19 seperti sekarang membuat kondisi perekonomian negara menjadi anjlok. Membuat semua perusahaan harus mengirit pengeluaran, termasuk dengan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Di masa pandemi yang ramai akan peristiwa PHK, banyak pula perusahaan yang memutus kerjasama dengan pekerja freelance langganannya.

Hal ini memang wajar, mengingat pekerja freelance bukan merupakan sumber daya manusia prioritas. Masih ada karyawan full time atau karyawan tetap lain yang dirasa lebih pantas diprioritaskan.

(Baca Juga: Daftar Penyakit yang Tidak Dicover Asuransi Kesehatan)

Pekerja Freelance Wajib Miliki Asuransi Kesehatan

Karena pekerja freelance tidak mendapat jaminan asuransi kesehatan dari perusahaan atau kliennya, maka sangat penting untuk semua pekerja freelance mengajukan asuransi kesehatan secara mandiri.

Kesehatan diri wajib banget dilindungi. Bagaimanapun juga, dirimu adalah aset terpenting agar bisa terus produktif dan bekerja menghasilkan uang. Segala risiko kesehatan bisa saja terjadi di masa mendatang.

Mulai dari risiko terkena penyakit ringan dan berbahaya, risiko kecelakaan, dan lain-lain. Risiko kesehatan ini bisa terjadi kapan saja, termasuk saat tiba-tiba kamu sedang tidak memiliki job.

Oleh karena itu, asuransi kesehatan akan membantumu karena memberikan jaminan pelayanan kesehatan terbaik di berbagai rumah sakit dan klinik kesehatan di dalam maupun luar negeri.

Meskipun kamu sebagai pekerja freelance tidak memiliki pendapatan tetap, namun nilai pendapatan minimal bisa memenuhi syarat pengajuan asuransi kesehatan.

Agar perusahaan penyedia asuransi menerimamu sebagai nasabahnya, ketahui juga tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance.

Tips Memilih Asuransi Kesehatan bagi Freelance

Sebagian dari kamu yang merupakan pekerja freelance mungkin masih bertanya-tanya, bagaimana cara dan tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance yang memiliki pendapatan yang tak menentu?

Dengan menyimak tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance ini, kamu bisa lebih cermat memilih produk asuransi kesehatan yang tepat sesuai dengan profil keuangan dan kebutuhanmu.

1. Bandingkan dengan Produk Asuransi Lain

Tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance yang pertama adalah membandingkan terlebih dulu berbagai produk asuransi yang ada.

Setiap asuransi kesehatan memiliki tarif premi bulanan dan detil manfaat yang berbeda-beda. Cari informasi selengkap mungkin, lalu bandingkan satu sama lain.

Lakukan analisa dengan melibatkan pertimbangan khusus seperti penyesuaian dengan kebutuhan dan kemampuan membayar premi.

Agar lebih mudah, kamu bisa melakukan pembandingan produk asuransi kesehatan di media pembanding terpercaya.

Fitur pembanding asuransi ini biasanya tersedia di situs resmi perusahaan financial technology (fintech) terpercaya.

2. Pilih Asuransi dengan Persyaratan Mudah

Pekerja freelance bisa dibilang tidak memiliki jumlah pendapatan yang tetap setiap bulannya.

Namun, kamu tentu memiliki nilai rata-rata pendapatan yang bisa dihitung. Bukti nilai rata-rata pendapatan inilah yang disertakan dalam pengajuan asuransi.

Sebagian perusahaan penyedia asuransi menerima pengajuan asuransi kesehatan dari pekerja freelance.

Asalkan nilai rata-rata pendapatanmu sesuai dengan standar atau ketentuan, dan disepakati oleh perusahaan penyedia asuransi.

Maka dari itu, jangan lupa mengingat tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance yang satu ini.

Pilihlah asuransi yang memiliki syarat pengajuan yang mudah, atau bahkan langsung menujukan produknya bagi pekerja freelance.

3. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Syariah

Tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance selanjutnya adalah dengan mempertimbangkan untuk memilih asuransi kesehatan berbasis syariah.

Sebab, asuransi kesahatan ini memberlakukan sistem yang sesuai dengan syariat Islam, dan tidak membebankan nasabah dengan biaya tambahan.

Sehingga jumlah premi dan biaya-biaya lainnya akan lebih murah dan terjangkau. Jadi, tidak ada salahnya jika kamu mencoba mencari tahu lebih lanjut mengenai detil produk asuransi kesehatan syariah.

(Baca Juga: 7 Jenis dan Manfaat Lengkap Asuransi Kesehatan AXA Mandiri)

4. Pastikan Premi Sesuai dengan Pendapatan

Besaran premi tentu menjadi pertimbangan pertama yang dipikirkan semua calon nasabah. Nah, untuk pekerja freelance, kamu harus memastikan bahwa besaran premi itu sanggup kamu bayar hingga akhir masa kontrak.

Sesuaikan besaran premi dengan nilai rata-rata pendapatan bulananmu. Dengan begitu, kemacetan pembayaran premi tidak akan terjadi dan manfaat asuransi kesehatan bisa terus kamu nikmati sesuai dengan masa kontrak.

5. Sesuaikan Manfaat Asuransi dengan Kebutuhan

Tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance yang terakhir adalah memperhatikan detil manfaat yang diberikan. Sesuaikan manfaat asuransi kesehatan dengan kebutuhanmu.

Jika kamu masih berada dalam usia dewasa muda dengan gaya hidup yang terjaga dengan baik, maka tidak ada salahnya memilih asuransi kesehatan dengan manfaat umum (seperti rawat inap, rawat jalan, dan manfaat jika terjadi kecelakaan).

Sedangkan manfaat perawatan penyakit berbahaya yang lebih berisiko untuk lansia bisa kamu kesampingkan terlebih dulu.

Semakin sedikit uang pertanggungan dan manfaat yang terbatas, maka akan semakin murah juga preminya.

Ajukan Asuransi Kesehatan Melalui CekAja.com

Itulah beberapa tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance. Bagaimanapun juga, setiap pekerja freelance wajib mengatur keuangan dengan bijak.

Selalu sisihkan pendapatan bulanan untuk dana darurat, dan jangan berhutang melebihi angka 30 persen dari pendapatan.

Juga, jaga kesehatan dengan rutin berolahraga ringan, makan makanan bergizi, hindari rokok dan alkohol.

Pengajuan asuransi kesehatan untuk pekerja freelance disarankan dilakukan sesegera mungkin.

Agar kamu tak lagi khawatir soal jaminan layanan kesehatan jika sewaktu-waktu kamu mengalami risiko penyakit maupun kecelakaan.

Untuk membandingkan berbagai produk asuransi dan mengajukannya secara mudah, kamu bisa melakukannya di CekAja.com.

Sistem online canggih dijamin mempermudahmu mendapat rekomendasi asuransi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

Pengajuannya juga cepat dan terpercaya, karena semua transaki di CekAa.com diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tunggu apalagi? Bandingkan dan ajukan asuransi kesehatan untukmu sekarang juga!

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah