Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Tips Memilih Bank untuk Mendapatkan Pinjaman Cepat

by Satrya Agung on 30 Mei, 2016

uang elektronik - CekAja.com

Butuh pinjaman untuk modal usaha atau ada keperluan mendesak memang perkara yang cenderung terjadi.

Pada umumnya masyarakat akan mempercayakan soal pinjam meminjam uang kepada pihak bank. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa bank adalah fasilitas yang paling terpercaya untuk urusan mengenai jumlah uang yang banyak.

Bukan hanya kita yang menghampiri pihak bank akan hal ini, melainkan dari bank sendiri pun turut terjun langsung untuk mencari nasabah agar mau melakukan pinjaman kepada mereka.

Seringkali kita tergoda akan tawaran bank untuk melakukan pinjaman cepat. Apalagi jika kebetulan saat itu memang sedang butuh dana. Tidak jarang ada yang langsung menyetujui tawaran tersebut tanpa melihat lebih jauh soal syarat dan ketentuan yang berlaku di bank.

Hal ini perlu diperhatikan oleh masyarakat terutama yang memiliki keinginan untuk membuka usaha maupun yang sedang memiliki usaha sendiri. Berikut tips memilih bank untuk melakukan pinjaman.

Sesuaikan kebutuhan kamu dengan produk bank

Sebelum memilih bank yang akan dituju, baiknya kamu harus mengetahui kebutuhan apa yang akan digunakan dari uang pinjaman. Dengan mengetahui kebutuhan tersebut, kamu akan bisa menentukan bank mana yang sekiranya sesuai dengan kemampuan membayar untuk melunasi hutang pinjaman tersebut. Hal ini penting untuk diperhatikan agar kebutuhan yang kamu inginkan dapat terpenuhi dari bank yang sudah dipilih.

Memastikan kredibilitas bank

Kenali reputasi dari bank yang akan dituju. Apalagi jika bank tersebut yang datang kepada kamu dan menawarkan pinjaman cepat. Tentu sebelum menyetujui penawaran tersebut, kamu perlu memperhatikan latar belakang dari bank itu.

Pertimbangannya dapat dilihat dari seberapa banyak nasabah yang dimiliki bank tersebut, kualitas layanan yang prima, produk-produk yang tersedia, serta banyaknya kantor cabang yang tersebar. Hal ini dilakukan untuk menunjang kenyamanan, keamanan, dan kepastian dari proses peminjaman.

Mengetahui syarat pinjaman kepada bank 

Setiap bank pasti memiliki persyaratan yang harus dipenuhi agar pinjaman dapat disetujui. Beberapa syarat yang biasa diberikan adalah WNI dan berdomisili di Indonesia, umur minimum 21 tahun dan maksimum pada saat kredit lunas adalah 55 tahun, memiliki pekerjaan serta penghasilan yang tepat. Pastikan kamu telah mengetahui semua persyaratan tersebut dan mampu memenuhinya.

Ketahui bunga pinjaman bank

Masing-masing bank tentu memiliki suku bunga yang berbeda-beda. Bunga yang paling rendah otomatis akan memberikan keuntungan yang lebih baik. Keuntungan bunga rendah adalah meringankan beban finansial dalam membayar angsuran. Namun sebaiknya jangan langsung tergoda dengan adanya suku bunga rendah, kamu perlu mengetahui kalkukasi perhitungan untuk mendapatkan suku bunga tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak merugikan kamu saat melakukan pinjaman.

Limit pinjaman 

Dalam melakukan pinjaman, ada yang namanya limit atau batasan maksimal yang diperkenankan. Kemampuan keuangan kamu turut menentukan limit yang akan didapat. Biasanya bank akan memberikan limit sesuai dengan kebutuhan kamu dan kemampuan dalam membayar. Baiknya kamu mengetahui berapa dana yang kamu butuhkan agar menyesuaikan dengan limit yang dimiliki oleh bank.

Jangka waktu peminjaman

Bank menawarkan jangka waktu pinjaman yang berbeda. Pada umumnya bank memberikan keleluasaan untuk memilih jangka waktu pinjaman. Kamu bisa memilih sesuai dengan kemampuan dalam membayar angsuran. Semakin lama waktu pinjaman, semakin kecil cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan.

Proses pembayaran dan denda terlambat

Dalam memilih bank untuk pinjaman cepat yang kamu inginkan, perlu diketahui juga bagaimana proses pembayaran yang berlaku di bank tersebut serta biaya denda jika terlambat membayar. Apabila melakukan pinjaman ke bank, bayarlah sesuai waktu yang telah disepakati. Beberapa bank justru ada yang mengenakan biaya penalti bagi nasabah yang hendak melunasi pinjaman lebih cepat dari kesepakatan.

Selain itu jika kamu telat membayar pun, bank akan mengenakan denda keterlambatan. Denda tersebut dapat berupa mengurangi saldo dari rekening bank kamu jika meminjam di bank yang sama, menyita aset yang dijaminkan jika mengajukan pinjaman dengan agunan, atau bahkan dapat mengambil tindakan hukum.

Jika kamu sangat membutuhkan pinjaman cepat, baiknya perhatikan dulu standar dari bank yang akan dituju. Semoga tips tersebut bermanfaat.

Tentang Penulis

Satrya Agung

Tenggelam dalam lautan kata, bernapas dengan insang bahasa.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami