Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Tips Menabung Biar Bisa Liburan Setiap Tahun Bareng Keluarga

by Teti Purwanti on 5 Juli, 2019

Setelah setahun penuh bekerja keras dan menjalani rutinitas di kantor, tentu akan sangat menyenangkan bisa liburan bersama keluarga.

Liburan

Apalagi Indonesia memiliki beragam destinasi wisata yang tentu akan memanjakan mata dan tentu membuat tubuh lebih santai. Atau ke luar negeri, agar bisa menambah bagusnya feed Instagram tentu juga akan menyenangkan.

Meski begitu, liburan bersama seluruh anggota keluarga tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Untuk kamu yang mau merencanakan liburan, idealnya dana sudah dikumpulkan setahun sebelum keberangkatan.

(Baca juga: Rupiah Anjlok? Lakukan Ini Saat Traveling ke Luar Negeri)

Kalau sudah tahu mau liburan kemana, cobalah beberapa tips ini agar liburan kamu makin seru berkat pengumpulan dana yang maksimal.

  1. Hitung total biaya liburan

Kamu dan keluarga sudah lama mengidamkan satu destinasi tapi belum juga terwujud di tahun ini? Ayo coba hitung lagi berapa biaya yang dibutuhkan untuk liburan ke sana.

Mulai dari tiket pesawat, penginapan, makan, tiket masuk amusement park, dan biaya lainnya. Semua biaya liburan ini harus dihitung sejak awal perencanaan agar kamu tahu, apakah bujet liburan ke tempat tersebut realistis dan sesuai dengan kondisi keuangan.

Kamu bisa mencari referensi harga dari beberapa situs di Internet. Kalau bujet total sudah ditentukan, nominal tersebut harus menjadi tujuan menabung selama beberapa bulan ke depan.

  1. Tabungan auto debet

Menyiapkan pos sendiri untuk dana liburan bisa dilakukan dengan membuka tabungan auto debet. Terdengar sangat memaksa, namun ini menjadi pilihan praktis dan pasti agar dana untuk liburan rutin terkumpul.

Cara ini juga membantu agar dana untuk ditabung sebagai biaya liburan tidak terpakai untuk keperluan yang lain karena sudah langsung disisihkan dari penghasilan per bulannya. Meski begitu, pastikan besaran yang dipotong sesuai dengan kemampuan kamu.

Jangan memaksakan diri dengan membiarkan dana ter-auto debet terlalu banyak dan membuat kehidupan hingga akhir bulan jadi tidak karuan. Biasanya auto debet pada bulan pertama menjadi yang tersulit.

Hal itu terjadi karena belum terbiasa. Saat sudah mulai terbiasa dengan auto debet tabungan, dana tersebut bisa dikumpulkan dengan menyisihkan dana khusus atau pendapatan lain.

  1. Beli tiket promo

Saat sudah mengetahui tujuan, waktu liburan dan berapa lama akan tinggal di suatu tujuan, maka kamu sudah siap berburu promo. Apalagi dengan tiket pesawat yang saat ini membumbung tinggi, pastikan kamu berangkat di saat yang tepat.

Dengan perencanaan yang matang dan sudah jauh-jauh hari kamu bisa mencari tiket promo untuk liburan. Termasuk juga hotel dan tiket wisata, saat ini sudah sangat banyak aplikasi yang menjual beragam tiket promo untuk liburan.

Tidak ada salahnya kok membeli tiket promo, meski begitu hati-hati dan lebih teliti membaca syarat dan ketentuannya.

  1. Potong biaya gaya hidup

Tujuan liburan keluarga memang ditentukan atas kesepakatan anggota keluarga. Jika sudah ditetapkan akan pergi liburan dengan biaya yang tidak murah, sudah seharusnya keluarga sepakat untuk mengurangi biaya yang sebenarnya bukan kebutuhan pokok.

Biasanya, dana yang cukup besar habis digunakan untuk jalan-jalan ke mal dan makan di luar saat akhir pekan. Bukan berarti tidak boleh sama sekali. Jika biasanya frekuensinya seminggu sekali, bisa dikurangi jadi dua minggu atau sebulan sekali.

  1. Bikin proyek keluarga

Seluruh anggota keluarga tentu bisa dilibatkan untuk mengumpulkan dana liburan. Membuat berbagai proyek keluarga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan sumber dana liburan dan juga menjadi kegiatan yang menyenangkan dilakukan bersama-sama.

Pasangan dan anak-anak bisa dilibatkan untuk melakukan penghematan. Menyelenggarakan garage sale, membuat sampai menjual kue–kue dan makanan ringan di akhir pekan tentu berguna untuk mengumpulkan dana liburan meskipun sedikit demi sedikit.

(Baca juga: Mau Dapat Tiket di Travel Fair? Waspadai 5 Hal Ini)

Apalagi, saat ini media sosial dan teman-teman dekat sangat ampuh untuk mempromosikan barang jualan agar laku terjual. Jangan ragu memulai bisnis kecil-kecilan sebagai sumber dana liburan. Siapa tahu bisnis tersebut bisa berlanjut dalam jangka panjang.

  1. Manfaatkan Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Jika dana yang kamu kumpulkan dengan melakukan berbagai strategi tadi belum juga cukup untuk membiayai perjalanan liburan kamu, jangan berkecil hati dan mengurungkan niat membahagiakan keluarga tersebut.

Sebab, masih ada satu jalan keluar yang bisa kamu manfaatkan untuk menutupi kekurangan biaya yang tinggal sedikit lagi mencapai target.

Salah satunya dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari perbankan. Sesuai namanya, pinjaman jenis ini tidak ribet mensyaratkan barang tertentu yang harus kamu jaminkan untuk meminjam uang.

Syarat relatif mudah

Syarat untuk memperoleh KTA pun terbilang lebih mudah. Biasanya kamu hanya diminta oleh bank untuk menyerahkan salinan e-KTP, NPWP, slip gaji, dan rekening koran.

Jumlah pinjaman KTA yang bisa diberikan bank pun bervariasi sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar kamu, mulai dari Rp3 juta sampai Rp500 juta, dengan bunga yang biasanya flat disepakati saat dibuatnya perjanjian kredit.

Buat kamu yang tidak punya waktu menyambangi beberapa bank untuk mencari tahu benefit dari produk KTA yang mereka punya, silakan kunjungi CekAja.com yang menjadi mitra bank nasional maupun asing dalam memasarkan KTA.

Jadi tahun depan mau berlibur kemana? Pastikan pula tidak ada hal yang terlewat saat perencanaan, apalagi kalau liburan bersama si kecil. Semoga sukses ya!

Tentang Penulis

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.