Tips Mengatasi Fobia Jarum Suntik, Siap Divaksin Covid-19 Deh!

6 min. membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Ada banyak jenis fobia, seperti fobia ketinggian, kegelapan, keramaian, hingga fobia jarum suntik, alias takut disuntik. Yuk, ikuti tips mengatasi fobia jarum suntik berikut ini, agar kamu siap untuk di vaksin Covid-19, yang bersifat wajib, untuk menekan penyebaran virus.

Pasalnya, orang yang mengidap fobia jarum suntik, ternyata tidak hanya dialami oleh anak kecil saja. Orang dewasapun bisa mengalami fobia jarum suntik.

Takut Disuntik dengan Fobia Jarum Suntik Berbeda

Namun, ternyata orang yang takut disuntik, dengan orang yang fobia jarum suntik itu, berbeda loh guys.

Kita bisa melihat dari rasa ketakutan itu sendiri, untuk membedakan keduanya. Dilansir dari detik.health.com, pakar fobia jarum di University of Western Australia, yakni Profesor Andrew Page, mengatakan pendapatnya terkait masalah ini.

Jika orang hanya takut disuntik di awal, dan reaksi ketakutan masih dalam kewajaran, dan akhirnya menerima, berarti orang tersebut hanya mengalami takut disuntik biasa.

Misalnya, ketika ingin disuntik, kamu hanya merasa takut sebentar, bisa menenangkan diri, menutup mata hingga pegangan erat-erat atau teriak, untuk menahan sakit.

Setelah itu, kamu akan baik-baik saja, setelah merasakan rasa sakit suntikan, yang perlahan hilang.

(Baca Juga: Syarat Penerima Vaksin Covid-19)

Namun, orang yang fobia jarum suntik, belum tentu bisa tenang dan menerima suntikan dengan baik. Bahkan, reaksinya bisa sangat memprihatinkan.

Adapun, gejala yang akan dialami orang yang fobia jarum, bisa berupa kecemasan, keringat dingin, panik, detang jantung semakin cepat, nyeri dada, pucat, pusing, hingga mual-mual.

Jika hanya takut saja, semua gejala mungkin bisa diatasi. Namun, belum tentu untuk pengidap fobia jarum suntik.

Karena mereka sulit mengatasi hal tersebut, sampai mengganggu orang lain, merepotkan, hingga menghindar dari tenaga medis (meski tidak sedang akan disuntik).

Penyebab Fobia Jarum Suntik

Yuk, sebelum mengetahui tips mengatasi fobia jarum suntik, mari simak dulu, hal apa saja yang menyebabkan seseorang bisa menjadi fobia jarum suntik.

  • Kamu pernah mengalami trauma jarum suntik, yang diakibatkan adanya prosedur pemberian jarum suntik, yang tidak tepat. Jadi, kamu merasakan rasa sakit yang terus teringat, dan tidak ingin merasakannya lagi.
  • Terjadi reaksi yang tidak mengenakkan tubuhmu setelah disuntik. Seperti pusing, detak jantung terasa lemah, keringat yang berlebihan, pandangan kabur, dan kulit menjadi pucat.
  • Kamu merasa atau beranggapan, bahwa jarum suntik, bisa menimbulkan komplikasi serius. Bahkan, jarum suntik juga dapat merenggut nyawa (hypochondria)
  • Kamu memiliki kondisi sensitif, terhadap rasa sakit. Meski hanya ditusuk jarum, yang tidak seberapa, namun bisa menyebabkan tubuhmu bereaksi, seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah.
  • Fobia tersebut, dialami dan muncul sejak kecil. Umumnya, terjadi pada usia 10 tahun
  • Kamu memiliki sikap yang tempramen, dan sensitif, terhambat, maupun negatif

Tips Mengatasi Fobia Jarum Suntik

Dunia sedang dilanda pandemi, dan salah satu tindak pencegahannya adalah dengan cara divaksin. Tapi, kamu sendiri takut atau fobia dengan jarum. Bagaimana mau divaksin?

Nah, jika kamu tetap ingin mendapatkan vaksin Covid-19, tapi masih takut atau fobia jarum suntik, mending intip tips mengatasi fobia jarum suntik, berikut ini:

1. Mengetahui dan memastikan jadwal vaksinasi

Tips mengatasi fobia jarum suntik yang pertama adalah dengan cara mengetahui dan memastikan, jadwal pasti kapan kamu akan divaksin.

Pasalnya, menurut seorang direktur klinik dari Center for the Treatment and Study of Anxiety, University of Pennsylvania’s Perlman School of Medicine, yakni Thea Gallager, PsyD.

Dengan mengetahui jadwal, dan memastikannya, bisa mengurangi beban pikiran. Kamu bisa bayangkan, bagaimana paniknya jika kamu akan divaksin dadakan?

Sehingga, dengan mengetahui jadwal, kamu memiliki banyak waktu untuk menenangkan diri, dan mengatasi rasa takut dan panik tersebut.

2. Jangan terlalu memikirkan, jadi biarkan hal tersebut terjadi

Mau tidak mau, kamu harus divaksin. Jadi hal tersebut pasti akan kamu rasakan dan terima. Jadi, tips mengatasi fobia jarum suntik adalah dengan membiarkan saja, dan tak perlu terlalu memikirkannya.

Jangankan disuntik, melihat jarumnya saja sudah gemetar. Tapi, cobalah untuk tidak terobsesi secara berlebihan, agar tidak mempengaruhi kesehatan mental.

Semua ini akan terjadi, mungkin kamu akan merasakan sakit sebentar, setelah itu tidak akan terjadi apa-apa, dan kamu baik-baik saja bukan?

3. Memfokuskan pikiran pada hal-hal positif

Tips mengatasi fobia jarum suntik yang selanjutnya adalah dengan cara memfokuskan pikiran, pada hal-hal yang positifnya saja.

Pasalnya, dengan divaksinasi, kamu akan mendapatkan dampak positif, yakni bisa terhindar dari virus Corona dan penyakit lainnya.

Kamu sangat ingin hidup kembali normal bukan? Jadi terus pikirkan hal positif terkait kegiatan vaksinasi tersebut.

4. Mengalihkan perhatian

Tips mengatasi fobia jarum suntik yang berikutnya ini, sederhana dan patut dicoba.
Yakni ketika disuntik, kamu lebih baik alihkan perhatianmu ke hal lain.

Misalnya sambil ngobrol, telepon, main game, nonton film atau drama, mendengarkan musik, dan lainnya.

Lakukanlah hal yang membuat mood mu bagus, atau hal yang kamu senangi. Sehingga, ketegangan akan berkurang dan suntikan pun tidak terasa.

Tenaga medis juga pasti akan memaklumi, daripada proses vaksinasi terhambat, lebih baik ikuti apa yang terbaik agar vaksinasi berjalan lancar.

5. Lakukan terapi khusus

Tips mengatasi fobia jarum suntik yang satu ini, mungkin bisa dilakukan, jika fobia kamu termasuk yang parah, bahkan bisa sampai pingsan.

Dengan melakukan terapi “tegangan terapan (applied tension)”, kamu akan diajak untuk membiasakan diri terhadap hal-hal yang tidak biasa bagi kamu.

Biasanya, terapi ini dilakukan terutama untuk orang ,yang akan pingsan atau lemas bila akan disuntik, bahkan baru melihat jarum suntik.

(Baca Juga: 7 Jenis Vaksin Covid-19 yang akan Digunakan Indonesia)

Cara terapi ini, biasanya dilakukan dengan meregangkan otot-otot lengan, batang tubuh dan kaki, kemudian dan tahan ketegangan itu sampai kamu merasa hangat.

Setelah itu, lepaskan ketegangan dan tunggu selama 20 -30 detik, hingga tubuh kembali normal.

Nah, jika kamu melihat jarum suntik dan tiba-tiba lemas, atau akan divaksinasi nanti, maka kamu bisa melakukan teknik ini.

6. Terus mengingat, proses suntik sangat sebentar

Tidak seperti melakukan operasi, proses suntik bahkan tidak sampai satu menit. Jadi, terus memikirkan bahwa proses suntik itu cepat, bisa menjadi salah satu Ttps mengatasi fobia jarum suntik.

Ketika kamu berada, di detik-detik jelang divaksin, pastikan selalu ingat. Bahwa, proses penyuntikan hanya sebentar, bahkan hanya beberapa detik saja, dan tidak menimbulkan pendarahan yang bisa dilihat.

7. Memberi tahu perawat atau tenaga medis yang akan menyuntik

Kamu punya fobia, jangan sok berani. Karena, nanti tenaga medis yang akan kerepotan. Jadi, lebih baik jujur terhadap perawat atau tenaga medis yang menyuntikkan vaksin.

Dengan jujur, dan terbuka, akan membuat kamu merasa tenang. Sehingga, kamu juga bisa lebih baik dalam mengatasi rasa takut jarum suntik.

Selain itu, saat sebelum vaksinasi dilakukan, sampaikan pada perawat yang menyuntik mu, bahwa kamu takut jarum suntik.

Sehingga, ia akan memperlakukanmu lebih hati-hati, lebih lembut, lebih percaya diri, dan lainnya.

Jika dia tidak tahu, mungkin ia akan memperlakukan seperti pasien biasa, tanpa kelembutan ekstra.

Tenaga medis, juga akan berjaga-jaga, jika nantinya kamu tetap lemas dan tiba-tiba pingsan.

8. Terapkan pernapasan diafragma

Tips mengatasi fobia jarum suntik yang bisa dibilang mudah, adalah dengan cara menerapkan pernapasan diafragma.

Jadi, sesaat sebelum divaksin atau disuntik, cobalah untuk melakukan praktik pernapasan diafragma, jika memungkinkan. Tapi hal ini cukup membantu dan mudah dilakukan.

Jika kamu orangnya sensitif dan sulit mengontrol diri, cara lainnya mungkin bisa dilakukan dengan cara meremas benda, menggigit sesuatu, semacam stress ball.

9. Jangan lihat jarumnya

Tips mengatasi fobia jarum suntik, tentu tidak perlu melihat bendanya (jarumnya), apalagi melihat proses penyuntikannya.

Hal tersebut, akan membantumu untuk menghilangkan pikiran ketakutan. Jadi, lebih baik pejamkan mata.

10. Apresiasi diri sendiri jika berhasil

Karena prosesnya sangat sebentar, ketika sudah melewati proses tersebut, ada baiknya apresiasi diri, agar rasa sakit dan panik segera hilang.

Misalnya, dengan makan enak, pergi ke tempat yang diinginkan, melakukan sesuatu yang disenangi dan lainnya.

Namun, jika dari tips mengatasi fobia jarum suntik di atas, masih belum membuatmu berani, cobalah berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental.

Di sana, mereka biasanya akan menawarkan perawatan, yang bisa membantumu melewati momen penting tersebut.

Nah, itu dia informasi penting, yang mungkin bisa para penderita fobia jarum suntik terapkan. Dengan siap divaksin, artinya kamu juga telah siap membantu menekan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, bahkan dunia.

Adapun, vaksin yang akan diberikan ke masyarakat, aman, halal, dan gratis! Jadi, jangan takut membahayakan, apalagi masih takut jarum suntik!

Namun, meski kamu sudah divaksinasi, bukan berarti kamu sudah kebal virus, dan bebas untuk berkeliaran tanpa mematuhi protokol kesehatan.

Kamu tetap harus hidup sehat, hidup bersih, dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Tidak lupa untuk melindungi proteksi tambahan, seperti memiliki asuransi kesehatan.

Yuk, cek, intip syarat, bandingkan, dan ajukan secara online, melalui CekAja.com. Jadi, tunggu apa lagi, dapatkan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu hanya di CekAja.com!