Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Tip Rencanakan Dana Liburan dari Perencana Keuangan

by Tisyrin N. T on 1 November, 2016

Ketika rutinitas kerja membuat kita bosan, liburan menjadi jawaban paling tepat untuk menghidupkan semangat.

Sebuah studi dari University of Pittsburgh Mind-Body Center membuktikan, mereka yang menikmati liburan mampu merasakan kepuasan hidup lebih banyak dan memiliki pola pikir lebih positif.

Liburan juga diketahui mampu menurunkan kasus depresi klinis. Namun, agar bisa lebih menyenangkan, liburan membutuhkan perencanaan bujet yang matang. Seseorang harus mengumpulkan uang dalam waktu tertentu jika ingin liburannya memuaskan.

Belum lama ini CekAja.com berbincang dengan Perencana Keuangan dari Janus Financial, Farah Dini Novita. Penulis buku “Finchickup: Financial Check Up For Ladies” membeberkan kunci sukses bisa cepat mengumpulkan uang untuk traveling. Yuk, simak masukan penting yang dituturkan.

Paling penting, tentukan dulu mau kemana? Liburan di dalam negeri atau luar negeri?

Tujuan liburan akan menentukan seberapa besar uang yang harus kamu kumpulkan. Kemana kamu ingin berlibur? Masih di dalam negeri? Luar negeri? Pantai? Gunung?

Jadi, segera tentukan tujuan liburan dahulu, agar kita lebih semangat dalam mengumpulkan uang.

(Baca juga: 5 Alasan Harus Manfaatkan Kartu Kredit untuk Liburan)

Tentukan juga gaya liburanmu, ala backpacker atau princess?

Tak cuma tujuan liburan saja, kamu juga harus sudah membayangkan seperti apa gaya liburanmu. Gaya berlibur ala backpacker tentu akan sangat berbeda dengan liburan serba nyaman ala princess.

Saat liburan ala backpacker, kamu harus melakukan penghematan sana-sini. Untuk urusan transportasi, kamu bisa menggunakan kereta atau bus untuk menghemat biaya. Dan untuk urusan penginapan, di rumah penduduk pun tak masalah. Sementara jika ingin liburan ala princess, setidaknya kamu harus memakai pesawat dan menginap di hotel.

Widget TRV Insurance

Untuk liburan ala backpacker, cukup 2-3 bulan, tabunganmu sudah cukup untuk bisa kabur sejenak dari rutinitas pekerjaan

Dalam 2 bulan hingga 3 bulan saja, kita sudah bisa mengumpulkan uang untuk liburan ala backpacker. Sisihkan 10%-20% dari penghasilan setiap bulan.

Misalnya, untuk liburan dengan bujet sekitar Rp1 juta ke lokasi yang tak terlalu jauh, kita sanggup bukan mengumpulkannya dalam 2 bulan? Untuk memangkas biaya, cari paket wisata termurah dan hilangkan bujet oleh-oleh.

(Baca juga: Ini Kartu Kredit yang Kasih Promo Tiket Pesawat Diskon dan Cicilan)

Mau nyaman bak princess? Siapkan jauh-jauh hari!

Sesekali kita harus merasakan liburan yang serba nyaman. Sediakan waktu lebih panjang untuk mengumpulkan uang. Misalnya kita membutuhkan total Rp10 juta, kumpulkan uang sebanyak itu sejak awal tahun.

Pakai tabungan rencana agar lebih disiplin dan cepat terkumpul

Dengan memanfaatkan tabungan rencana yang memiliki fasilitas autodebet, kita dipaksa’ untuk menabung. Tabungan rencana akan memudahkan langkah mewujudkan liburan impian.

Investasi di pasar modal untuk liburan?

Melalui blognya, Farah menganjurkan kita menyimpan uang pada produk perbankan bila tujuan penggunaannya jangka pendek seperti berlibur. Hindari berinvestasi di pasar modal karena apabila kondisi pasar tiba-tiba jeblok, rencana liburan yang diinginkan bisa berantakan.

Boleh simpan dulu uangmu di deposito

Jumlah uang yang kita kumpulkan untuk berlibur sudah cukup banyak, tetapi kita belum akan berlibur dalam waktu dekat. Simpan saja dulu uangnya di deposito dan kita akan mendapatkan imbal hasil dari deposito, lumayan kan?

Pilih rekan berlibur yang tepat

Sesuaikan gaya liburan dengan siapa orang yang kita ajak berlibur. Jika kita dan teman-teman sama-sama menyukai gaya backpacker, rencana untuk berhemat selama liburan pun akan berjalan lebih mulus.

Tak usah terlalu memaksakan diri

Agar bisa segera berlibur, tak usah memaksakan diri untuk pergi ke tempat tertentu. Seperti kata Farah dalam blog-nya, sayang sekali jika sampai di lokasi liburan kita malah tidak bisa ngapa-ngapain karena uang minim. Ingat, jika ingin memilih lokasi liburan yang jauh, siapkan jauh-jauh hari pula. (Baca juga: Trik Membeli Oleh-oleh Agar Tidak Bikin Bangkrut)

Bisa cari kerja sampingan untuk tambah ongkos liburan

Jika kamu tetap ingin merasakan liburan wah, tetapi mengandalkan tabungan rasanya sulit. Melalui blog-nya Farah menyarankan agar mencari pekerjaan sampingan atau bisnis sampingan karyawan, misalnya berjualan makanan atau menjadi kontributor sebuah website atau blog. Jangan patah semangat mengumpulkan uang!

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.