7 Tips Menjadi Konsumen Cerdas saat Pandemi Covid-19

Dalam memperingati Hari Hak Konsumen Sedunia, yang jatuh setiap tanggal 15 Maret, yuk mari sama-sama belajar menjadi konsumen yang untung, dengan mengetahui tips menjadi konsumen cerdas, terlebih saat pandemi Covid-19 seperti ini.

Pasalnya, di masa pandemi seperti ini, masyarakat lebih banyak melakukan transaksi, atau berkegiatan berbelanja di rumah secara online.

Selain itu, cara bertransaksi online dan offline tentu berbeda, di mana masyarakat disarankan untuk lebih cerdas ketika menjadi konsumen.

Mengapa? Di masa pandemi seperti ini, uang menjadi hal yang penting, dan sangat dibutuhkan. Sehingga, masyarakat di masa sekarang, mau tidak mau harus melek teknologi dan keuangan.

Karena pengetahuan tentang pengelolaan keuangan, sangat berperan penting di tengah kondisi sulit seperti ini.

Nah, setidaknya ada beberapa informasi tips menjadi konsumen cerdas, yang bisa kamu terapkan, terlebih di masa pandemi seperti ini, agar kamu bisa mengelola keuangan dengan lebih baik tentunya.

(Baca Juga: Hari Hak Konsumen Sedunia)

Tips Menjadi Konsumen Cerdas di Masa Pandemi

1. Memahami Cara Mengelola Cash Flow

Tips Menjadi konsumen cerdas yang pertama adalah dengan memahami cara mengelola cash flow, terlebih di masa pandemi kamu akan lebih banyak beraktivitas dari rumah.

Sehingga, hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk lebih fokus dalam pengelolaan keuangan pribadi.

Seperti yang kita tahu, bahwa keberadaan fintech sendiri dapat banyak membantu untuk mengelola cash flow, di kondisi pandemi.

Namun, kegiatan ini juga harus diimbangi dengan kebijaksanaan dalam menggunakannya, baik dalam jumlah maupun tujuan peminjaman.

Banyaknya korban PHK, hingga pendapatan yang dikurangi, membuat masyarakat memilih mengajukan pinjaman, untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Di sini masyarakat yang juga sebagai konsumen, tidak boleh impulsif dalam bertransaksi, sehingga kegiatan transaksi apapun yang dilakukan, harus dilandasi dengan kebutuhan.

Bahkan, konsumen yang cerdas juga harus bisa menetapkan batas persentase hutang maksimal, berdasarkan total pendapatan bulanan.

Tidak hanya itu, pertimbangkan juga tanggungan yang sudah ada, sebelum kamu ingin mengajukan pinjaman baru.

2. Menyusun Budget Bulanan Secara Normal

Tips menjadi konsumen cerdas berikutnya adalah dengan cara menyusun budget bulanan secara normal. Pasalnya, bukan karena aktivitas lebih banyak di rumah, maka budget bulanan menjadi semakin membludak.

Karena, jika kamu konsumen cerdas, bisa mengalihkan pengeluaran rutin di luar rumah (seperti ongkos transportasi, hangout bersama teman, hingga biaya travelling), untuk memenuhi kebutuhan dasar selama di rumah.

Contohnya seperti untuk biaya memasang wifi/internet, hingga listrik. Adapun, biaya tersebut juga bisa menunjang produktivitas selama beraktivitas di rumah, seperti untuk WFH, sekolah daring, hingga berbisnis.

3. Bawa Kantong Belanja dari Rumah

Selama pandemi, kita harus selalu menjaga lingkungan di rumah atau di sekitar tetap bersih. Adapun tips menjadi konsumen cerdas ini juga perlu diterapkan, ketika kamu berbelanja ke luar.

Karena akan lebih baik, kamu membawa selalu tas belanja sendiri, demi menekan penularan virus dan untuk mengurangi jumlah sampah plastik.

Dengan membawa tas belanja sendiri juga, lingkungan menjadi lebih baik, sehat, dan tetap terjaga.

Tidak mau bukan, hanya karena sampah plastik, lingkunganmu jadi banjir. Virus dan penyakit akan lebih mudah menyerang, sehingga kamu butuh budget dana pengobatan lebih.

4. Teliti Sebelum Membeli Produk

Tidak hanya masyarakat yang merasa dirugikan, para pebisnis hingga pengusaha juga merasakan dampak pandemi yang sama. Maka tak heran banyak supermarket yang mengobral produk mereka, agar perputaran keuntungannya lebih cepat.

Namun, sebagai konsumen, kamu juga tetap harus cerdas. Adapun tips menjadi konsumen cerdas ini juga penting diterapkan, yakni teliti sebelum membeli produk.

Mengapa? Karena pada produk promo, diskon, dan lainnya, kamu harus perhatikan keterangan tanggal kadaluarsa, kondisi barang, kelayakan barang dan lainnya.

Jadi, jangan mentang-mentang mau hemat, cari barang diskon, namun lupa untuk perhatikan kondisi barangnya.

Sama saja, kamu akan mendapatkan kerugian. Jadi, dalam melakukan hal apapun, seperti berbelanja harus teliti.

5. Perhatikan Legalitas Fintech yang Digunakan

Semakin ke sini, teknologi di bidang finansial atau fintech, juga semakin maju. Apalagi, teknologi tersebut kini membantu masyarakat di masa pandemi.

Namun, meski teknologi sudah maju, bukan berarti kita kalap melakukan transaksi, karena merasa dimudahkan.

Tips menjadi konsumen cerdas di masa pandemi, ditambah adanya teknologi, kita sebagai konsumen wajib memperhatikan segala legalitas fintech yang digunakan.

Mengapa sangat membantu? Karena, berbagai fintech menyediakan pilihan pembayaran belanja online.

Selain itu, fintech juga bisa meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, melalui inovasi produk dan layanan.

Ingat, pilih fintech dengan cermat, kritis, dan bijaksana. Pastikan fintech yang digunakan sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Perhatikan juga masalah transparansi biaya-biaya, bunga, jatuh tempo, jumlah pinjaman dan lainnya, karena hal tersebut adalah hak konsumen.

6. Jika Perlu, Gunakan fitur Pay Later

Masih berhubungan dengan fintech, saat ini fitur Pay Later menjadi alternatif pembayaran online, yang kian populer khusus di e-commerce.

Nah, dengan fitur Pay Later tersebut, konsumen dapat melakukan transaksi secara digital, dengan proses pembayaran berkala, seperti kartu kredit

Namun, jangan asal gunakan fitur ini, jika kamu sebagai konsumen tidak bijaksana. Butuh tips menjadi konsumen cerdas, untuk menggunakan fitur ini.

Di mana kamu bisa gunakan PayLater, jika perlu dan produk yang kamu beli adalah penting atau memang sebuah kebutuhan.

Jangan gunakan fitur ini, jika hanya ingin membeli barang yang tidak penting, tidak butuh, dan tidak darurat.

Bak, seperti menggunakan kartu kredit, suatu saat, tagihan akan muncul dan kamu wajib membayarnya sesuai jatuh tempo.

Selain itu, gunakan fitur ini dengan bijak. Karena penggunaan yang tidak bijak, akan membuat skor kredit kamu buruk, dan sulit untuk mengajukan pinjaman di bank.

7. Pastikan Membeli Produk Sesuai dengan Standar Mutu K3L

Jangan asal beli produk, apalagi untuk keamanan, kesehatan, atau konsumsi. Jadi, sebelum membeli, kamu butuh memperhatikan produk bertanda SNI (Standar Nasional Indonesia).

Mengapa, karena produk bertanda SNI lebih memberikan jaminan, atau kepastian atas kesehatan, keamanan dan keselamatan konsumen, bahkan untuk lingkungannya.

Perlu kamu ketahui juga bahwa, produk berlabel SNI, juga merupakan produk yang ramah lingkungan.

Contohnya, kamu ingin membeli helm untuk keamanan, wajib memiliki tanda SNI. Bahkan, peralatan rumah tangga pun, harus SNI.

Nah, itu dia beberapa informasi terkait tips menjadi konsumen cerdas di masa pandemi. Tidak hanya cerdas dalam hal berbelanja, karena kamu juga harus cerdas dalam hal proteksi.

Tidak selamanya kebutuhan finansial hanya untuk berbelanja. Karena finansial juga dibutuhkan untuk perlindungan diri dari risiko jatuh sakit dan kerugian finansial akibat, mahalnya biaya pengobatan.

(Baca Juga: Daftar Asuransi Kesehatan Terbaik 2021)

Tidak mau bukan, uangmu terkuras begitu saja untuk membayar biaya pengobatan, ketika kamu sakit?

Nah, agar hal tersebut tidak terjadi, maka kamu perlu produk perlindungan kesehatan, seperti asuransi kesehatan.

Tidak perlu yang mahal, kamu bisa memilih produk asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial kamu.

Terlebih di masa pandemi seperti ini, virus dan penyakit lebih mudah menyerang. Jadi sebelum terlambat, kamu bisa ajukan asuransi kesehatan.

Agar lebih mudah dan praktis, kamu bisa ajukan asuransi kesehatan melalui CekAja.com.

Karena, CekAja.com menyediakan banyak produk asuransi kesehatan dari berbagai perusahaan asuransi ternama di Indonesia.

Jadi, yuk segera ajukan asuransi kesehatan terbaik, hanya di CekAja.com sebelum terlambat!