Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Tips Menyiapkan Biaya Haji 2017

by lhmdi on 5 Juni, 2016

kekayaan raja arab_investasi - CekAja.com

Bagi umat muslim yang akan melaksanakan rukun Islam kelima, mempersiapkan biaya haji 2017 adalah keharusan.

Pasalnya berdasarkan keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2017, pemerintah akhirnya sepakat menetapkan ongkos naik haji yang dibebankan pada masyarakat berada di angka Rp 34.890.312.

Angka tersebut tentunya tidak bisa dibilang sedikit. Masyarakat khususnya di Indonesia memang harus benar-benar siap secara finansial mereka. Karena kesempatan ini bisa didapatkan hanya satu tahun sekali.

Hal ini dikarenakan biaya haji secara umum meningkat di setiap tahunnya. Apalagi kuota jamaah yang terbatas, membuat pengeluaran bisa akan bertambah secara bertahap.

Siap secara finansial

Jumlah biaya haji yang sangat tidak sedikit memang membuat masyarakat berpikir untuk menyiapkannya dengan rencana yang matang. Salah satunya adalah dengan menabung.

Apalagi saat ini beberapa bank bahkan menawarkan layanan atau produk kepada nasabah untuk membuka tabungan haji khusus sehingga menjelang persiapan ibadah Haji menjadi lebih mudah.

Bahkan beberapa bank menawarkan untuk memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat seperti asuransi saat beribadah di tanah suci.

Jika kamu sedang berencana untuk menunaikan dan memulai perencanaan tentang Ibadah dan biaya haji 2017 CekAja akan berbagi beberapa tips berikut ini agar semua proses nya berjalan lancar:

  1. Menentukan model investasi atau tabungan untuk haji

Sebagai seseorang yang akan segera merencanakan Ibadah Haji, maka menentukan mode investasi adalah langkah yang bijak. Beberapa bank bahkan memiliki program tersendiri, salah satunya adalah Tabungan Haji dari CIMB Niaga.

Selain itu, masih terdapat bank-bank lainnya yang menawarkan produk serupa yang bisa menjadi pilihan kamu. Berikutnya, kamu bisa berinvestasi menggunakan produk bernama deposito berjangka.

Jangka waktunya yang panjang dan nominal serta bunga yang tinggi memungkinkan investasi untuk biaya haji dapat tercapai sesuai dengan waktu yang diinginkan.

  1. Pertimbangkan jangka waktu investasi

Jangka waktu investasi pun harus dipertimbangkan jika kamu ingin menyiapkan biaya haji. Sebagai contoh, jika kamu saat ini menjelang usia 30 tahun, maka diperkirakan bisa memenuhi jumlah biaya haji di usia 37 tahun hingga 40 tahun.

Oleh karena itu, persiapkan biaya untuk menabung haji dari jauh-jauh hari, atau bahkan ketika kamu berusia 25 tahun. Semakin panjang waktu yang kamu persiapkan, semakin siap juga rencana keuangan kamu untuk melaksanakan ibadah Haji.

Menyiapkan simulasi biaya haji

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, biaya haji 2017 berkisar di angkat Rp 34.890.312 atau mampu menembus angka Rp 35.000.000. Biaya ini nantinya akan akan terus bergerak dinamis di setiap waktu, hingga akhirnya semakin lama akan semakin mahal.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya menyiapkan tabungan haji ini lebih banyak dari perkiraan biaya yang dikeluarkan pemerintah. Misalnya, kamu harus menyiapkan uang dari Rp 50.000.000 hingga Rp 70.000.000.

Agar persiapan semakin matang, maka kamu harus membagi besaran pendapatan atau gaji yang kamu terima dengan kebutuhan sehari-hari dan tabungan untuk berangkat ibadah Haji.

Sebagai contoh, kamu memiliki pendapatan bersih Rp 7.000.000 setiap bulan, maka kamu bisa menyisihkan uang sekitar 20% atau 30% dari gaji untuk ditabung dalam perencanaan biaya Ibadah Haji.

Jika kamu bisa melakukannya setiap bulan, maka akan ada uang sebesar Rp 1.400.000 yang disisihkan untuk persiapan Ibadah Haji. Sebagai simulasi, jika investasi yang kamu lakukan berlangsung selama lima tahun, maka akan terkumpul uang sebesar Rp 84.000.000 untuk biaya haji.

Nilai ini tentunya lebih dari cukup untuk persiapan Haji dalam waktu lima hingga tujuh tahun yang akan datang.

Ibadah haji tidak hanya sekadar biaya

Saat semua calon Jamaah sedang fokus menyiapkan biaya haji 2017 dengan kesiapan keuangan masing-masing terdapat satu hal penting lagi yang wajib untuk dipersiapkan, yaitu kesehatan dan kondisi fisik.

Agar semakin mantap, berikut beberapa persiapan fisik dan tes kesehatan yang mesti kamu lalui sebelum berangkat menunaikan Ibadah Haji

  1. Cek kesehatan secara rinci

Di saat kau menyiapkan keuangan untuk berangkat ibadah Haji, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan rinci.

Jangan ragu untuk menanyakan riwayat penyakit kepada akeluarga dan berkonsultasi denagn dokter untuk mengetahui apakah kamu memiliki riwayat kesehatan yang baik atau tidak. Cara ini membantu kamu nantinya beradaptasi menjelang keberangkatan untuk ibadah Haji.

  1. Kenali  wabah dan pelayanan kesehatan di tanah suci

Cara berikutnya, yang sangat penting adalah mengetahui siklus kesehatan hingga wabah penyakit yang sering muncul di Asia Timur. Cara ini membantu kamu untuk menyiapkan fisik dan berkonsultasi tentang apa hal penting yang perlu dipersiapkan sebelum berangkat ibadah Haji.

Selain itu penting juga untuk mengetahui pelayanan kesehatan apa saja yang tersedia di Arab Saudi, dan layanan kesehatan seperti apa yang disediakan pemerintah Indonesia bagi masyarakat Indonesia yang akan berangkat Haji.

  1. Siapkan surat keterangan dokter

Bagi kamu yang memiliki riwayat kesehatan yang tidak sempurna, dan harus tetap berada dalam perawatan dokter selama ibadah, dianjurkan untuk membawa surat keterangan dokter. Cara ini membantu kamu untuk tetap berada dalam kondisi yang sehat dan tetap stabil selama berada di tanah suci.

  1. Persediaan obat

Berdasarkan riwayat kesehatan tadi, kamu tentunya membutuhkan konsumsi obat-obatan. Oleh karena itu, sebelum berangkat jangan lupa untuk menyiapkan satu kotak khusus yang berisi obat-obatan untuk kesehatan kamu.

  1. Olahraga rutin

Terakhir, agar fisik kamu tetap terjaga selama ibadah Haji nanti, jangan lupa untuk selalu menguatkan kondisi fisik dan menyempurnakan kesehatan tubuh dengan berolahraga.

Jangan lupa pula untuk berkonsultasi dengan dokter tentang olahraga apa yang sebaiknya kamu lakukan sebelum berangkat ibadah Haji.

 

Tentang Penulis

lhmdi

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami