Tips Penting Bagi Para Demonstran yang Ingin Berunjuk Rasa

3 min. membaca Oleh CekAja on

Mahasiswa di berbagai kampus dan daerah sejak Senin, 23 September 2019 turun ke jalan menentang sejumlah Rancangan Undang-undang (RUU) yang dinilai merugikan rakyat. Mereka mendesak legislatif dan juga eksekutif untuk membatalkan RUU KUHP, RUU Pertahanan hingga UU KPK dibatalkan. Karena kalau disahkan, mereka meyakini undang-undang akan merugikan banyak pihak.

demo

Aksi unjuk rasa memang dilindungi konstitusi. Sebaliknya, menghalang-halangi setiap orang untuk unjuk rasa atau menyampaikan pendapat merupakan perbuatan melanggar konstitusi. Dalam Pasal 28 UU 1945 disebutkan setiap warga negara diberikan jaminan untuk berkumpul, berserikat dan mengeluarkan pendapat. Termasuk unjuk rasa menentang kebijakan dan menolak RUU.

Ada yang bilang unjuk rasa menolak RUU ini seperti demo pada 1998 lalu, di mana para mahasiswa sama-sama turun ke jalan. Saat ini pun, aksi tak hanya dilakukan di Jakarta saja, melainkan hampir di berbagai kota-kota besar di Indonesia dengan tuntutan yang sama.

Namun, meski unjuk rasa dilindungi konstitusi, bukan berarti setiap massa aksi bisa seenaknya turun ke jalan dan menyuarakan tuntutannya. Siapapun yang ingin unjuk rasa sebaiknya memperhatikan beberapa berikut ini.

Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima

Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima - Tips Penting Bagi Para Demonstran yang Ingin Berunjuk Rasa

Bagi siapapun, yang namanya unjuk rasa menyampaikan pendapat dalam jumlah besar tentu memerlukan energi dan kondisi badan dalam keadaan prima. Ini merupakan salah satu syarat paling mendasar bagi siapapun yang ingin turun ke jalan berdemonstrasi.

Paling tidak, satu atau dua hari sebelumnya kamu bisa berolahraga atau melakukan pemanasan, perenggangan otot-otot agar ketika berunjuk rasa kondisi badan tidak kaku. Pasalnya, dalam berunjuk rasa, semua energi mulai dari suara, tangan, kaki dan tubuh ikut bergerak. Jadi akan berbahaya jika kondisi tubuh kamu dalam keadaan tidak fit atau sakit, dipaksakan ikut berunjuk rasa.

(Baca juga: Jelang Demo MK, Ayo Gelar 5 Jenis Dagangan yang Laris Dibeli Massa PA 212)

Sampaikan pendapat sesuai tujuan

Sampaikan pendapat sesuai tujuan - Tips Penting Bagi Para Demonstran yang Ingin Berunjuk Rasa

Dari sekian banyak massa aksi yang ikut berunjuk rasa, tentu tidak semuanya adalah orang yang benar-benar ingin menyuarakan pendapat. Biasanya, dalam sebuah aksi massa, ada saja beberapa oknum yang hadir tetapi bukan ingin menyampaikan pendapat.

Mereka biasanya adalah massa bayaran, yang disuruh oleh pihak tertentu untuk meramaikan jumlah massa. Ada juga oknum yang memang sengaja menjadi provokator dalam aksi massa sehingga rencana unjuk rasa yang sebenarnya harus tercoreng oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Dengan demikian, pastikan bahwa kamu dan juga kelompok aksi massa kamu datang turun ke jalan benar-benar untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut hal-hal yang dinilai tidak perlu dilakukan oleh pejabat publik.

Siapkan logistik

Siapkan logistik - Tips Penting Bagi Para Demonstran yang Ingin Berunjuk Rasa

Untuk menunjang aksi massa dan pendapat kamu bisa tersampaikan dengan baik, maka sebaiknya kamu harus menyiapkan berbagai logistik kebutuhan aksi. Misalnya, kamu harus menyiapkan spanduk tentang tuntutan, pengeras suara, air minum, camilan, makanan berat hingga obat-obatan.

Logistik kebutuhan aksi dan kebutuhan konsumsi sangat dibutuhkan ketika kamu berunjuk rasa, agar kegiatan aksi kamu benar-benar disiapkan secara matang. Sehingga, ketika semuanya sudah siap, maka unjuk rasa bisa berjalan lancar tanpa kekurangan logistik apapun.

Jangan terlalu frontal

Jangan terlalu frontal - Tips Penting Bagi Para Demonstran yang Ingin Berunjuk Rasa

Tak jarang massa aksi berakhir di balik jeruji besi karena diduga menjadi provokator biang kericuhan. Kasus penangkapan demonstran oleh aparat seringkali ditemui karena dinilai terlalu frontal dan melanggar batas-batas unjuk rasa.

Oleh karena itu, buat kamu yang hendak berunjuk rasa, sebaiknya sampaikan tuntutan dengan cara yang wajar tanpa harus frontal atau mengundang kericuhan. Bersuara lantang sih boleh-boleh saja, asal jangan keluar kata-kata yang dianggap menghina, melecehkan dan mengeluarkan kata-kata yang berpotensi penindakan aparat.

Pastikan ikut asuransi

Pastikan ikut asuransi - Tips Penting Bagi Para Demonstran yang Ingin Berunjuk Rasa

Unjuk rasa yang dilakukan di Bandung pada Senin, 23 September 2019 terkesan ricuh. Sejumlah massa dipaksa dibubarkan aparat dengan alasan kondusifitas. Beberapa korban baik dari massa aksi kalangan mahasiswa dan polisi ada yang terluka.

Kericuhan dalam unjuk rasa mungkin sebuah hal yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu sebisa mungkin agar para demonstran dan juga aparat tidak terjadi gesekan yang memungkinkan adanya korban. Namun, yang namanya peristiwa memang tidak ada yang tahu. Siapapun bisa menjadi korban.

Untuk itu, demi menjaga diri, sebaiknya kamu sudah terdaftar asuransi baik yang dicover pemerintah seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan maupun dari asuransi swasta.

Terdaftar menjadi peserta asuransi akan bermanfaat di saat kamu sedang dalam keadaan urgent seperti halnya unjuk rasa. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ketika unjuk rasa. Maka dari itu, sebaiknya miliki asuransi untuk melindungi diri kita dari hal-hal yang tidak diinginkan.

(Baca juga: Dalam RKUHP, Dukun Santet Bisa Dibui!)

Buat kamu yang masih bingung asuransi apa yang paling baik yang bisa dimiliki, kamu bisa kepoin CekAja.com dan cari tahu mana produk asuransi paling menarik yang bisa mengcover kamu. Kuy!

Tentang kami

CekAja

CekAja