Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Tips Saat Puasa Bagi Ibu Hamil Menyusui

by lhmdi on 20 Mei, 2017

ibu hamil - CekAja.com

Memasuki bulan Ramadhan tentunya akan banyak wanita yang mencoba mencari tahu tentang bagaimana berpuasa bagi Ibu hamil menyusui.

Di dalam literatur Agama Islam sendiri bagi seorang Ibu yang sedang hamil serta menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa, karena mereka membutuhkan asupan gizi serta nutrisi yang lebih untuk menjaga kesehatan anak yang sedang di dalam kandungan dan bayi yang masih membutuhkan ASI atau air susu Ibu.

Dalam agama Islam, keringanan yang diberikan kepada Ibu hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan disebut dengan Rukhsah, yang berarti hal-hal yang meringankan.  Namun, keringanan ini bukannya tanpa konsekuensi, karena seorang Ibu harus membayar Fidyah saat ia sedang di dalam masa kehamilan dan menyusui.

Hal itu diambil dari beberapa pendapat Ulama yang mengatakan bahwa seorang Ibu yang sedang hamil dan menyusui dapat mengganti puasanya dengan cara membayar Fidyah.

Menurut Hadist Riwayuat Abu Dawud seorang wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka para wanita itu dapat berbuka dan memberi makan seorang miskin.

Sementara itu seorang ulama yang bernama Ibnu Abbas dan Ibnu Umar  mengungkapkan bahwa jika seorang Ibu yang sedang hamil dan mengkhawatirkan kesehatan serta keselamatan dirinya dan kandungannya serta Ibu yang mengkhawatirkan bayi yang sedang membutuhkan ASI di bulan Ramadhan, maka dibolehkan untuk tidak berpuasa, namun menggantinya dengan memberi makan orang miskin.

Memberi makan orang miskin inilah yang diberi nama Fidyah. Jumlah Fidyah Ibu menyusui yang harus dibayarkan dalam ajaran adalah setengah liter beras beras.  Bahkan nilai beras ini pun dapat digantikan juga dengan sejumlah uang yang harganya sama dengan setengah liter beras. Lalu, bagaimana cara membayar Fidyah dengan uang atau setengah liter beras?

Hal penting yang perlu diingat adalah, dimanakah orang-orang miskin ini berada. Jika kamu memiliki kerabat atau teman yang sedang hamil dan menyusui anaknya, maka bisa memberikan saran dengan melihat atau mencari informasi tentang kondisi tetangga yang ada di sekitar tempat tinggal.

Berpuasa Bagi Ibu Hamil Menyusui

Namun, dalam Islam pun seorang Wanita yang sedang hamil dan menyusui pun masih diperbolehkan berpuasa, asalkan memiliki kondisi fisik yang mampu dan sehat untuk menjalankannya. Apa saja yang perlu diperhatikan bagi Ibu yang tetap ingin berpuasa saat berada di tengah kehamilan atau menyusui?

Puasa bagi ibu hamil menyusui pada rentang waktu Trimester atau tiga bulan pertama, yaitu satu hingga tiga bulan adalah masa-masa yang bisa dikatakan sensitif untuk berpuasa. Oleh karena itu, perhatikan betul kondisi fisik dengan baik.

Jika Ibu sudah mulai merasa mual dan memiliki kondisi fisik yang tidak siap untuk berpuasa, ada baiknya untuk menghindari puasa. Namun, jika tetap ingin berpuasa, pastikan terlebih dahulu bahwa asupan cairan memang bener-benar tercukup dengan baik.

Sementara itu, bagi seorang Ibu yang tengah mengandung pada trimester kedua yaitu dalam kurun waktu empat hingga tujuh bulan, puasa bisa dilakukan karena kenyamanan akibat perubahan hormon secara umum akan berkurang, dan seorang Ibu sudah bisa menyesuaikan kondisi kehamilannya tersebut.

Agar lebih siap saat berpuasa Ibu hamil dan menyusui wajib memperhatikan beberapa hal berikut ini terlebih dahulu:

Bijak konsumsi cairan untuk tubuh

Tepat dan bijak dalam mengonsumsi cairan untuk tubuh serta gizi adalah hal pertama yang wajib untuk dilakukan. Apalagi, 70 persen tubuh manusia terdiri dari cairan, yang nantinya akan berpengaruh untuk kandungan serta bayi yang sedang menyusui.

Oleh karena itu perhatikan minuman yang akan dikonsumsi. Sangat disarankan untuk minum air putih yang cukup serta mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan cairan dan vitamin seperti jeruk, melon dan semangka.

Jaga pola makan

Selain cairan, perhatikan pola makan. Pastikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh berada dalam menu yang seimbang. Sayur adalah hal penting, namun jangan lupakan juga mengonsumsi makanan yang mengandung protein agar regenerasi sel serta energi berjalan dengan baik.

Lauk yang tepat untuk dikonsumsi Ibu hamil dan menyusui saat ini adalah makanan laut seperti ikan.

Konsumsi gula

Terakhir, konsumsi gula tetap harus dilakukan, namun ingat porsinya, yang seimbang! Mengonsumsi makanan manis dan tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh sendiri serta bayi bisa didapatkan dari buah kurma.

Buah kurma sudah terbukti sudah mengandung beragam vitamin seperti A, B1, B3, kandungan magnesium, potasium, dan hingga Kalsium yang nantinya akan membantu kondisi tulang di tubuh bayi.

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami