Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Tips Wawancara Kerja Bagi Kamu yang Ingin Magang di Perusahaan Startup

by lhmdi on 13 April, 2016

tips karier - CekAja.com

Menyiapkan diri sebelum proses interview atau wawancara kerja pastinya akan membantu seseorang tampil maksimal.

Hal iniberlaku bagi siapa saja yang sedang mencari pekerjaan, khususnya bagi yang ingin mencoba peruntungan mencari pengalaman karier di perusahaan startup.

Apalagi jika melihat secara fakta, saat ini banyak perusahaan startup atau usaha rintisan yang membuka kesempatan bagi mahasiswa yang masih kuliah atau baru lulus dari pendidikan sarjana untuk mengikuti program magang yang ditawarkan.

Nah! Khususnya bagi kamu yang sedang mencari kesempatan magang atau ingin mengikuti program internship di sebuah perusahaan, maka mempersiapkan diri sebelum dan saat proses wawancara kerja pun sangat penting. Agar proses wawancara dapat berjalan dengan lancar, beberapa tips berikut ini bisa kamu persiapkan sebelumnya wawancara

  1. Pastikan tidak ada hal yang menggangu pikiran

Salah satu pertanyaan untuk wawancara yang paling umum, adalah ketika kamu ditanyakan tentang kabar. Meskipun terkesan sebagai pertanyaan pembuka atau pertanyaan basa-basi, namun jangan salah, karena dengan menanyakan kabar, dan menjawabnya dengan maksimal akan membantu kamu melewati pertanyaan-pertanyaan berikutnya.

Oleh karena itu, sebelum melakukan wawancara kerja, pastikan bahwa tidak ada beban pikiran berlebihan yang sedang kamu pikul. Hal ini penting untuk dipersiapkan agar, proses wawancara dapat berjalan lancar dengan menjawab pertanyaan lainnya yang diberikan.

  1. Ceritakan pengalaman ketika menjadi mahasiswa

Sebagian pihak perusahaan tidak jarang juga untuk bertanya tentang kegiatan atau pengalaman dari aktivitas atau pekerjaan yang pernah dilakukan sebelumnya. Khusus bagi yang ingin magang rata-rata sebuah perusahaan akan selalu bertanya tentang kegiatan apa saja yang dilakukan oleh seorang mahasiswa disamping aktivitas akademiknya.

Oleh karena itu, jangan ragu-ragu untuk menceritakan pengalaman apa saja yang pernah kamu lakukan saat menjadi mahasiswa. Mulai dari aktivitas akademik hingga non-akademik seperti punya pekerjaan sampingan. Sebagai tips tambahan, ketika kamu duduk di bangku kuliah sangat disarankan untuk berpartisipasi sebanyak mungkin dalam berbagai macam kegiatan non akademik.

Berbagai macam kegiatan tersebut bisa dimulai dari komunitas, UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa atau aktifitas Badan Eksektuif Mahasiswa. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya sekedar menambah pengalaman, namun mampu membantu membentuk karakter diri dan ilmu pengetahuan kamu. Cara ini tentunya akan sangat membantu ketika kamu ditanya, tentang “kegiatan apa saja yang dijalani selain kuliah” oleh pihak perusahaan.

Selain itu, setiap orang memiliki kemampuan yang unik dan berbeda-beda. Oleh karena itu bukan tidak mungkin sebuah perusahaan punya peluang dan tertarik dengan segala kemampuan yang kamu miliki.

  1. Mencari informasi tentang perusahaan

Tips wawancara kerja berikutnya adalah mencari informasi tentang perusahaan. Sebagai seorang yang baru lulus dan ingin berpartisipasi dengan cara magang, tentunya tidak ada salahnya mencari informasi detil tentang perusahaan yang akan dilamar.

Cara ini akan membuat pihak perusahaan melihat kesungguhan kamu untuk bekerja di perusahaannya. Selain itu, kamu bisa mendapatkan gambaran tentang apa yang akan dilakukan perusahaan dan menjadi bagian dari tugas kamu.

Selain pengalaman dari ilmu akademik, kamu juga bisa menerapkan berbagai macam ilmu dan pengetahuan yang didapat dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan di luar tugas-tugas akademik.

  1. Berikan jawaban jujur

Salah satu kendala yang sering terjadi bagi seseorang yang akan magang dan masih harus menyelesaikan kuliahnya adalah keragu-raguan dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pihak perusahaan.

Bagi seseorang yang akan magang biasanya akan sering ditanyakan apakah bisa bekerja secara full time atau tidak. Oleh karena itu, jawaban yang sebaiknya kamu lakukan adalah memberikan kepastian tanpa ragu-ragu dan dilakukan dengan jujur.

Sebagai contoh, kamu bisa mengungkapkan bahwa kamu hanya bisa bekerja 4 kali dalam waktu satu minggu untuk di perusahaan tersebut, karena waktu satu hari yang tersisa akan dilakukan untuk mengurus kegiatan yang terkait dengan aktivitas belajar-mengejar di kampus.

Sebagai tambahan agar tips wawancara kerja ini semakin maksimal dan berjalan lancar adalah dengan memerikan jawaban yang tepat. Sebagai contoh jika pertanyaan interview hadir dalam bahasa Inggris, maka jawaban yang akan kamu berikan adalah juga dengan bahasa Inggris.

Selain itu, jika ditanyakan tentang kelebihan dan kekurangan kamu, maka berikan jawaban yang jujur dan ideal, sehingga kamu punya nilai positif yang dapat dijadikan keuntungan oleh perusahaan startup tersebut.

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.