Forums

Forum diskusi finansial dari cekaja.com yang membahas tentang kredit, asuransi, investasi, kartu kredit dan lainnya seputar keuangan.

Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

  1. #16931
    dedy kurniadi
    Dedy kurniadi Guest
    Reply

    Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    Frustasi dalam memilih produk asuransi yang tepat, bingung dalam memahami ruang lingkup jaminan asuransi yang ditawarkan, proses administrasi yang rumit, tidak merasa berasuransi sebagai suatu kebutuhan, keberatan untuk membayar premi dengan adanya kemungkinan tidak melakukan klaim sama sekali adalah beberapa dari banyak alasan yang menyebabkan membeli produk asuransi menjadi suatu hal yang kurang populer dimata masyarakat. Hampir sebagian besar masyarakat skeptis dalam memandang produk-produk asuransi.

    Pada prinsipnya, asuransi adalah memindahkan resiko dari nasabah/tertanggung ke perusahaan asuransi. Mobil rusak berat akibat kecelakaan, hilang akibat pencurian, rumah terbakar, rumah rusak akibat gempa bumi, mahalnya biaya kesehatan merupakan sedikit dari banyak resiko yang bisa dialihkan oleh nasabah/tertanggung kepada perusahaan asuransi. asuransi dengan senang hati menerima pengalihan resiko dari nasabah/tertanggung, asuransi akan dengan senang hati memberikan penjelasan kepada nasabah/tertanggung bagaimana melakukan mitigasi resiko yang baik, misalnya: how to drive safely, bagaimana meminimalisir resiko kebakaran, dan lain sebagainya.

    Namun, apakah memiliki asuransi itu sulit? apakah memiliki asuransi itu harus dengan harga mahal? apakah memiliki asuransi itu harus siap berhadapan dengan istilah istilah yang membingungkan?

    Memiliki asuransi itu tidak sulit.
    Memiliki asuransi itu tidak harus dengan harga mahal.
    Memiliki asuransi itu tidak harus berarti siap dengan istilah istilah yang membingungkan.

    Dengan semakin meningkatnya penetrasi internet & teknologi ditengah-tengah kita, sangat banyak terobosan yang dilakukan dan dengan mudah diakses oleh nasabah/tertanggung saat ini untuk memiliki produk asuransi, salah satunya dengan media internet. Dengan beragamnya produk asuransi yang tersedia dan bebas untuk dipilih, nasabah/tertanggung amat sangat fleksibel untuk mencari dan membeli produk asuransi dengan premi yang sesuai dengan kondisi keuangan bahkan meminta untuk potongan harga khusus. Terbukanya akses informasi saat ini membuat nasabah/tertanggung dengan mudahnya mencari informasi dan beragam penjelasan tentang produk asuransi yang akan dibeli.

    Jangan takut untuk berasuransi karena berasuransi itu penting :)

    Semoga membantu

  2. #17291
    Mas Bentang
    Mas Bentang Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    Halo Pak…. saya itu butuh asuransi, tetapi masih bingung antara asuransi masa tua (semacam dana pensiun masa tua) atau kesehatan. Ada tidak ya produk asuransi untuk masa tua yang juga cover untuk kesehatan saat tua. Harap diinformasikan ya. Terima kasih

    Salam,
    Mas Bentang

  3. #17401
    dedy kurniadi
    Dedy kurniadi Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    Mas Bentang,

    Cukup banyak perusahaan asuransi jiwa yang menawarkan produk unit linked yang dapat dicustomize, antara produk investasi dan ditambah dengan jaminan asuransi jiwa lain (pendidikan, kesehatan, dana pensiun, penyakit kritis, dll).

    Saya juga pernah sedikit membahas perihal ini di thread “tips asuransi pendidikan anak“. Sebagai nasabah, produk asuransi kesehatan dan hari tua sepertinya kurang bijak digabungkan dalam satu produk asuransi, kenapa? karena produk asuransi jaminan hari tua memiliki sifat “kebutuhan jangka panjang”, sementara asuransi kesehatan memiliki sifat “jangka pendek – mendesak”. Kita tidak tahu kapan kita sakit & membutuhkan dana untuk biaya kesehatan, tapi kita bisa memprediksi kapan kita membutuhkan santuan/jaminan hari tua.

    Mengkombinasikan kedua produk tersebut cenderung mengakibatkan benefit yang diterima nasabah tidak maksimal, karena premi yang kita bayarkan akan terbagi antara: investasi – jaminan hari tua – dana kesehatan. Tentunya, apabila kita memiliki dana berlebih yang cukup banyak, maka hal tersebut diatas tidak menjadi persoalan, karena masing masing (investasi, jaminan hari tua & kesehatan) bisa dimaksimalkan benefitnya dengan tambahan premi tentunya.

  4. #20321
    Mas Bentang
    Mas Bentang Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    Waaaah… penjelasannya panjang juga ya Pak. Makin bingung saya.. Hehehehe.
    Bisa kirimin saya penawaran ga ya Pak, atau ketemu muka biar bisa jelas ? Terima kasih

    Salam,
    MasBe

  5. #20531
    Sumitro
    Sumitro Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    Halo gan,

    Saya pria, punya anak 2 . apakah ada asuransi yang cocok untuk satu keluarga?
    Saya mau mengasuransikan keluarga saya.
    Kalo bisa sih yang murah2 saja.

    Terimakasih

  6. #21541
    Jeccica
    Jeccica Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    selama ini sih beli asuransi dianggap repot karena kesannya masih minim usaha lembaga asuransi untuk nyasar pasar ritel,jarang banget saya temuin ada asuransi yang misalnya nih ke mall atau tempat umum untuk promosiin produknya atau buka booth. Mungkin ini salah satu alasan juga alfanya kemampuan literatur finansial masyarakat untuk produk asuransi.

  7. #21861
    dedy kurniadi
    Dedy kurniadi Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    Bener bgt mba Jesica, menyasar retail market buat insurance memang salah satu tantangan buat perusahaan asuransi, banyak asuransi yang mensiasati pasar retail dengan membangun jaringan keagenan yang besar dan kuat, sebut saja prudential, allianz, manulife, dll. Kenapa agen? karena perusahaan asuransi cukup memberikan insentif komisi & biaya pelatihan, maka jaringan agen akan bergerak dengan sendirinya tanpa hampir perlu lagi mengeluarkan budget marketing lain-lain.

    Bahkan sedemikian gencarnya jaringan & brand keagenan asuransi ini, orang yang bekerja di asuransi seringkali di cap sebagai agen :(

    Hmm..kalau dipikir pikir, kenapa yah direct retail market untuk insurance ini masih belum “mengena”? Saya coba buat sedikit analisis dari sudut pandang saya ya (belum tentu benar juga, hehe).

    Melakukan penetrasi ke retail market dengan menggunakan resource mereka sendiri (tanpa perantara agen):
    katakanlah produk konsumtif Kopiko, pada saat mereka merelease produk Kopiko 78 degrees. Apa yang dilakukan produsen adalah melakukan kegiatan promosi yang intensif, memenuhi fikiran target market produknya dengan tag: Kopiko 78 degrees, wooww. Result? promosi sukses, produk masuk ke pasar.

    Asuransi sebenarnya bisa melakukan hal tersebut, hanya saja dalam komponen biaya premi yang dibebankan kepada nasabah untuk tiap tiap produk asuransi, ada beberapa struktur:
    1. Biaya untuk membayar klaim nasabah
    2. Biaya operasional
    3. Biaya marketing & akuisisi
    4. Keuntungan yang diharapkan dari produk

    Ada satu variabel cost yang sangat dijaga dengan hati hati oleh asuransi, yaitu biaya klaim, apabila tidak dijaga dengan baik maka bisa saja variabel biaya claim ini akan mengakibatkan perusahaan asuransi yang bersangkutan merugi. Apabila melihat dari sudut pandang asuransi, mereka akan lebih senang komponen biaya lain dalam premi (selain klaim) adalah dalam bentuk fixed cost. Olehkarenanya, asuransi paling senang menggunakan “perantara” sebagai channel dalam memasarkan produk mereka, karena mereka hanya tinggal mengeluarkan biaya marketing & akuisisi yang cenderung fixed untuk tiap tiap produk asuransi yang berhasil dipasarkan. Tapi tentu saja tidak menutup kemungkinan, masih ada asuransi yang berani “bermain” lebih di promosi & campaign, sebut saja beberapa asuransi terkenal : AXA, Allianz, Prudential, AIA, dll.

    Sebenarnya, para “perantara” yang jadi tombak lini pemasaran asuransi ini juga harus berkreasi dalam menjual produk2 asuransi yang mereka perantarai, bagaimana melakukan penetrasi maksimal ke segmen retail dengan biaya yang serendah rendahnya. Karena, “perantara” tidak harus memusingkan variabel biaya klaim, satu variabel cost yang cenderung fluxtuatif untuk “perantara” ini adalah biaya marketing & akuisisi.

    Apa saja perantara itu? adalah Bank/leasing, agen individu/korporasi & broker asuransi. http://www.cekaja.com adalah salah satunya :)

  8. #21871
    dedy kurniadi
    Dedy kurniadi Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    Bener bgt mba Jesica, menyasar retail market buat insurance memang salah satu tantangan buat perusahaan asuransi, banyak asuransi yang mensiasati pasar retail dengan membangun jaringan keagenan yang besar dan kuat, sebut saja prudential, allianz, manulife, dll. Kenapa agen? karena perusahaan asuransi cukup memberikan insentif komisi & biaya pelatihan, maka jaringan agen akan bergerak dengan sendirinya tanpa hampir perlu lagi mengeluarkan budget marketing lain-lain.

    Bahkan sedemikian gencarnya jaringan & brand keagenan asuransi ini, orang yang bekerja di asuransi seringkali di cap sebagai agen :(

    Hmm..kalau dipikir pikir, kenapa yah direct retail market untuk insurance ini masih belum “mengena”? Saya coba buat sedikit analisis dari sudut pandang saya ya (belum tentu benar juga, hehe).

    Melakukan penetrasi ke retail market dengan menggunakan resource mereka sendiri (tanpa perantara agen):
    katakanlah produk konsumtif Kopiko, pada saat mereka merelease produk Kopiko 78 degrees. Apa yang dilakukan produsen adalah melakukan kegiatan promosi yang intensif, memenuhi fikiran target market produknya dengan tag: Kopiko 78 degrees, wooww. Result? promosi sukses, produk masuk ke pasar.

    Asuransi sebenarnya bisa melakukan hal tersebut, hanya saja dalam komponen biaya premi yang dibebankan kepada nasabah untuk tiap tiap produk asuransi, ada beberapa struktur:
    1. Biaya untuk membayar klaim nasabah
    2. Biaya operasional
    3. Biaya marketing & akuisisi
    4. Keuntungan yang diharapkan dari produk

    Ada satu variabel cost yang sangat dijaga dengan hati hati oleh asuransi, yaitu biaya klaim, apabila tidak dijaga dengan baik maka bisa saja variabel biaya claim ini akan mengakibatkan perusahaan asuransi yang bersangkutan merugi. Apabila melihat dari sudut pandang asuransi, mereka akan lebih senang komponen biaya lain dalam premi (selain klaim) adalah dalam bentuk fixed cost. Olehkarenanya, asuransi paling senang menggunakan “perantara” sebagai channel dalam memasarkan produk mereka, karena mereka hanya tinggal mengeluarkan biaya marketing & akuisisi yang cenderung fixed untuk tiap tiap produk asuransi yang berhasil dipasarkan. Tapi tentu saja tidak menutup kemungkinan, masih ada asuransi yang berani “bermain” lebih di promosi & campaign, sebut saja beberapa asuransi terkenal : AXA, Allianz, Prudential, AIA, dll.

    Sebenarnya, para “perantara” yang jadi tombak lini pemasaran asuransi ini juga harus berkreasi dalam menjual produk2 asuransi yang mereka perantarai, bagaimana melakukan penetrasi maksimal ke segmen retail dengan biaya yang serendah rendahnya. Karena, “perantara” tidak harus memusingkan variabel biaya klaim, satu variabel cost yang cenderung fluxtuatif untuk “perantara” ini adalah biaya marketing & akuisisi.

    Apa saja perantara itu? adalah Bank/leasing, agen individu/korporasi & broker asuransi. http://www.cekaja.com adalah salah satunya.

    Waduh, maaf kepanjangan nulisnya :)

  9. #21901
    mita
    Mita Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    pak dedy, kalau perusahaan asuransi itu termasuk dalam pengawasan OJK? ada jaminan gak uang yang kita asuransiin gak dibawa kabur sama pihak perusahaan?

  10. #22021
    dedy kurniadi
    Dedy kurniadi Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    Asuransi itu masuk kedalam pengawasan OJK dibawah lembaga INKB (Industri keuangan non bank). Konsep “uang dibawa kabur” sepertinya kurang cocok sih :)

    Berasuransi itu simplenya kita membeli “proteksi” dari asuransi untuk aset yang akan kita asuransikan. Ibarat kata kita hire seorang satpam untuk menjaga rumah, satpam tsb tentunya harus kita gaji per bulan, ada atau tidak ada tindak kejahatan yang terjadi semenjak kita hire satpam tidak akan berpengaruh thd gaji yg kita bayarkan ke mereka dan kita juga tidak berhak untuk meminta kembali gaji yang sudah dibayarkan ke mereka.

    Ngerti yah maksud ilustrasi di atas? anggap saja premi per bulan itu sebagai “gaji” asuransi karena sudah memberikan kita jaminan proteksi, jadi ga ada istilah uang dibawa kabur, yang diawasi oleh OJK adalah apa yang diperjanjikan, “proteksi” apa yang dibeli dari asuransi tidak merugikan customer, OJK mengawasi kesehatan keuangan perusahaan asuransi agar disaat perusahaan asuransi harus membayar klaim, mereka mampu.

    Kalau customer ingin sedikit lebih cerdas memilih asuransi, pastikan asuransi tersebut memiliki track record yang bagus, kondisi keuangan yang sehat agar apa yang perusahaan asuransi janjikan ke kita bisa mereka penuhi. (coba aja dengan satu hal yg sederhana, ketik di google “kecewa asuransi xxxx”. Pilah dan pelajari casenya, apakah customer kecewa karena kekurang pahaman mereka, atau memang pelayanan asuransinya yang tidak memuaskan.

    Dan juga, hati-hati dengan fraud ya, “uang/premi dibawa kabur” bukan suatu hal yang mustahil, bisa saja kita membeli polis asuransi lewat perantara (agen/broker) tapi premi yang kita bayarkan ke mereka tidak disetorkan ke perusahaan asuransi. Selalu minta invoice resmi dari perusahaan asuransi dari perantara kita untuk memastikan premi yang kita bayarkan sudah diterima oleh pihak asuransi, jangan segan segan untuk sesekali cross check, telpn call center perusahaan asuransi dan tanyakan status pembayaran premi kita apabila ragu atau curiga.

    Semoga membantu..

  11. #22301
    mita
    Mita Guest

    Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

    terima kasih atas infonya, pak dedy. kalau di cekaja bisa apply asuransi? jadi cekaja itu perusahaan asuransi atau agen asuransi? tolong infonya lagi pak

Viewing topics 1 - 11 of 11 total

Reply To: Membeli & mendapatkan penawaran asuransi tidak harus repot

You can use BBCodes to format your content.
Your account can't use Advanced BBCodes, they will be stripped before saving.

40 − 34 =