Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Tradisi Lebaran Berikut Ini Sudah Hilang Ditelan Zaman

by Surtan Siahaan on 6 Juli, 2016

Di Indonesia Lebaran dirayakan dengan berbagai tradisi. Di setiap daerah biasanya tradisi yang satu dan yang lain berbeda. Misalnya, di Yogyakarta Lebaran disemarakkan dengan perayaan grebeg syawal dan di Aceh ada tradisi Meugang. Ada pula tradisi yang sifatnya umum dan biasa dijalankan oleh semua umat muslim di Indonesia.

Sayangnya, lambat laun tradisi-tradisi yang menyertai perayaan Idul Fitri mulai hilang tergerus zaman. Untuk itu, sudah semestinya sebagai generasi penerus melanjutkan tradisi yang sebenarnya punya banyak arti dan manfaat penting. Nah, apa saja tradisi Lebaran yang hilang itu? Berikut ini daftarnya:

Main gadget saat halal bi halal

Biasanya, setelah menjalankan salat Idul Fitri umat muslim akan menggelar silaturahmi. Biasanya, para keluarga akan saling mengunjungi satu sama lain. Itulah saat penting karena anggota keluarga yang sudah lama tidak bertemu kembali berkumpul. Biasanya waktu berkumpul diisi dengan obrolan hangat sambil santap pangan Lebaran.

Namun, seiring munculnya gadget, makna silaturahmi yang sebenarnya mulai hilang. Biasanya pada menit-menit pertama temu keluarga situasi masih hangat. Namun, hal itu tidak bertahan lama karena baik anak dan orang tua sibuk dengan gadgetnya masing-masing. (Baca juga: Tips Anti Bangkrut Setelah Perayaan Lebaran)

Kartu ucapan Lebaran berganti broadcast messenger

Dulu, momen belanja Lebaran tidak hanya diisi berburu baju baru dan kue kering panganan Lebaran. Salah satu yang jadi tradisi adalah berburu kartu ucapan Lebaran. Biasanya, umat muslim akan saling berkirim kartu ucapan, khususnya bagi mereka yang tinggal berjauhan. Namun, seiring maraknya penggunaan sms hingga instan messenger, keberadaan kartu ucapan tersebut mulai tersisihkan.

Takbir keliling

Bagi kamu yang masih tinggal di kampung, hal ini mungkin masih sering ditemukan. Pawai obor keliling yang diikuti orang dewasa dan anak-anak biasanya diikuti oleh hampir sebagian besar warga kampung. Namun, di perkotaan aktivitas ini diganti dengan takbiran menggunakan kendaraan dan sound system. (Baca juga: 4 Kisah yang Membuat Kamu Tidak Lagi Meremehkan uang receh)

Memasak ketupat

Ketupat dan opor adalah dua makanan yang wajib ada saat perayaan Lebaran. Saking identiknya makanan ini dengan Lebaran, sepertinya tidak afdal jika belum menyentuh keduanya. Tidak heran jika penjual janur biasanya bermunculan beberapa hari menjelang Lebaran.

Nah, di rumah-rumah umat Muslim biasanya hari hari menjelang Lebaran akan disibukkan dengan aktivitas membuat ketupat. Semua anggota keluarga, khususnya perempuan saling gotong royong memasak makanan wajib satu ini. Sayangnya, tradisi satu ini sudah menghilang. Karena tidak mau repot, ketupat dan opor pun dibeli jadi dari katering.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami