Tren Fashion Tie-Dye 2020, Nostalgia dengan Motif Sederhana

6 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Menjamurnya bisnis fashion yang kini menggaungkan kembali motif tie-dye, membuatnya menjadi sebuah tren, yang disebut dengan tren fashion tie-dye 2020. Pasalnya, motif tie-dye ini tidak hanya ditujukan untuk busana musim panas saja, tetapi juga untuk busana lainnya seperti dress.

Tie-dye sendiri merupakan teknik pewarnaan kain, yang dilakukan dengan cara mengikat kain atau pakaiannya terlebih dahulu sebelum dicelupkan ke pewarna.

Dengan menggunakan teknik tie-dye, nantinya kain atau pakaian akan memiliki motif atau efek-efek warna tertentu. Nah, motif atau efek warna ini yang sekarang dikenal dengan nama motif tie-dye.

Di Indonesia sendiri, tie-dye awalnya dikenal dengan nama teknik jumputan. Sebab, teknik ini beberapa kali dikombinasikan dengan batik.

Hanya saja seiring perkembangan zaman, teknik tie-dye ini dilakukan di beberapa media, tidak hanya kain atau pakaian, tetapi juga diaplikasikan di topi, sandal, bahkan sepatu.

Maka dari itu, tidak heran apabila tie-dye menjadi salah satu tren fashion, yang saat ini dikenal dengan tren fashion tie-dye 2020.

Sejarah Kemunculan Tie-Dye

Sebelum membahas lebih jauh tentang tren fashion tie-dye 2020 dan jenis-jenisnya, alangkah lebih baik jika kamu ketahui terlebih dahulu sejarah kemunculan tie-dye.

Teknik pewarnaan kain satu ini, sejatinya sudah ada lebih dari 600 tahun silam. Awalnya, tie-dye pertama kali muncul di Afrika.

Kemudian, banyak imigran Afrika membawa keterampilan tersebut ke Amerika, tepatnya pada era 1700-1800 an.

Sejak saat itu, masyarakat Amerika mempelajari teknik tie-dye, mengaplikasikannya ke sejumlah pakaian, dan mengembangkannya.

Hingga akhirnya, popularitas tie-dye di Amerika pun melonjak, seiring dengan munculnya subkultur hippie atau yang juga disebut dengan “generasi bunga”, yang merupakan sebuah gerakan berpengaruh di era 1960-an.

Karena popularitasnya melonjak bersamaan dengan subkultur hippie, maka tie-dye pun dijadikan simbol serta pernyataan counterculture di masa itu.

Tren tie-dye di Amerika Serikat akhirnya semakin berkembang, semakin menancapkan taring di dunia fashion dan streetwear, dan menjadi tren ternama yang dikenal luas di era 60-an, bahkan hingga saat ini di banyak negara.

(Baca Juga: Cara Membuat Motif Tie-Dye)

Bangkitnya Tren Fashion Tie-Dye 2020

Tren fashion tie-dye 2020 bisa dikatakan saat ini mungkin sedang marak-maraknya. Hal tersebut dikarenakan, tie-dye menjadi salah satu aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan saat ini, untuk mengisi hari-hari selama karantina diri #dirumahaja, dari virus Covid-19.

Menurut Pinterest dalam urbanasia.com, terhitung dari bulan Mei 2020 pencarian nama atau kata kunci tie-dye meningkat hingga 462 persen dalam beberapa minggu terakhir.

Bahkan, pada bulan maret platform fashion Lyst juga mencatat, bahwa pencarian kata kunci tie-dye mengalami kenaikan hingga 104 persen, seperti yang dilansir Independent.

Jika dilihat dari kedua data tersebut, maka dapat dikatakan kalau ketertarikan masyarakat terhadap motif tie-dye meningkat, sejak pandemi Covid-19 melanda sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia.

Pasalnya, teknik tie-dye ini bisa dikatakan mudah dilakukan, sehingga siapa saja bisa mengaplikasikan teknik ini ke beberapa media, seperti kaos, topi, masker kain dan lain sebagainya untuk mengisi aktivitas dan mengusir rasa bosan selama #dirumahaja.

Namun selain itu, motif tie-dye juga banyak dicari karena banyak orang ingin memberikan warna baru, untuk koleksi pakaiannya yang selama ini monoton di warna atau motif itu-itu saja.

Kemungkinan lainnya, kembalinya motif tie-dye disebabkan oleh dorongan masa lalu atau nostalgia ke masa-masa yang lebih sederhana, dengan warna-warna cerah yang cocok untuk dijadikan musim panas.

Bangkitnya tren fashion tie-dye 2020 pun membuat sejumlah artis ternama, seperti Bella Hadid dan Victoria Beckham turut mengenakan pakaian dengan motif tersebut.

Beberapa brand terkenal juga terlihat banyak mengeluarkan koleksi spring/summer motif tie-dye, seperti misalnya Dior, Fyodor Golan, Alberta Ferretti, Oscar de la Renta, H&M dan lain sebagainya.

Jenis-jenis Fashion Tie-Dye 2020

Setelah mengetahui sejarah kemunculan tie-dye dan bangkitnya tren fashion tie-dye 2020, maka kini saatnya untuk kamu tahu apa saja jenis-jenis pakaian, yang menjadi bagian dari tren fashion tie-dye 2020.

Nah untuk tahu secara lengkap apa saja jenis-jenis pakaian, yang menjadi bagian dari tren fashion tie-dye 2020, yuk simak ulasan berikut ini.

1. Hoodie Motif Tie-Dye

Jenis pakaian pertama yang menjadi bagian dari tren fashion tie-dye 2020, yaitu hoodie. Meski bukan termasuk busana musim panas, namun motif tie-dye juga diaplikasikan di hoodie beberapa brand ternama, seperti Polo.

Ya, brand yang satu ini menghadirkan hoodie bernama Polo Ralph Lauren Shrunken Fit Tie-Dye Hoodie berwarna cerah, yang memadukan warna hitam, biru muda, kuning, oranye dan merah muda.

2. Kaos Motif Tie-Dye

Berikutnya ada kaos motif tie-dye, yang menjadi bagian dari tren fashion tie-dye 2020. Kaos sendiri merupakan media utama, yang banyak digunakan untuk membuat motif tie-dye.

Jika kamu menginginkan kaos motif tie-dye, kamu bisa membelinya atau bahkan membuatnya sendiri di rumah, dengan mengikuti beberapa cara membuat kaos tie-dye di internet.

3. Sandal Motif Tie-Dye

Meski umumnya motif tie-dye ditemukan dalam bentuk kaos, namun ternyata beberapa brand juga mengaplikasikan motif tie-dye di sandal.

Salah satu brand yang mengaplikasikan motif tie-dye di atas sandal ini adalah Bloomingdales. Brand yang satu ini menghadirkan sandal dengan motif tie-dye warna merah jambu dan biru pada strap-nya.

Sandal yang diberi nama Loeffler Randall Maisi Strappy Wedge Sandals ini, dibanderol dengan harga sekitar 136.50 dolar.

4. Celana Pendek Motif Tie-Dye

Di urutan keempat ada celana pendek motif tie-dye. Ini juga menjadi bagian dari tren fashion tie-dye, karena beberapa brand ditemukan mengeluarkan koleksi celana pendek motif tie-dye, seperti KkCo.

Ya, brand yang satu ini menghadirkan koleksi celana pendek motif tie-dye bernama KkCo Camp Shorts in Earth Tie-Dye, yang dibanderol dengan harga sekitar 155 dolar.

5. Sepatu Motif Tie-Dye

Mungkin sebagian dari kamu akan sedikit asing mendengar sepatu motif tie-dye. Namun nyatanya, sepatu motif tie-dye benar adanya.

Kamu bisa menemukan sepatu motif tie-dye keluaran brand ternama Vans. Ia mengeluarkan banyak sepatu motif tie-dye, dengan corak menarik yang bisa dijadikan pilihan.

Jika menginginkannya, kamu bisa membelinya langsung di toko resmi Vans, maupun melalui situs resmi Vans atau e-commerce.

6. Topi Motif Tie-Dye

Siapa sangka. kalau ternyata topi juga bisa dibuat motif tie-dye? Memadukan berbagai macam warna, membuat topi yang dibuat motif tie-dye terlihat sangat menarik dan menggemaskan.

Untuk membuat topi motif tie-dye ini pun sangat mudah, cara yang perlu dilakukan tidak jauh berbeda dengan cara membuat motif tie-dye di kaos.

Dengan begitu, kamu pun bisa membuatnya sendiri di rumah dengan alat dan bahan yang sederhana serta mudah didapat.

7. Dress Motif Tie-Dye

Jenis pakaian yang masuk ke dalam tren fashion tie-dye 2020 terakhir adalah dress. Umumnya, dress memiliki bentuk serta desain yang elegan.

Namun, kali ini dress memiliki desain serta motif yang berbeda, ya motif tie-dye.

Dengan adanya dress motif ini, maka dress tidak lagi digunakan untuk pergi ke acara formal saja, melainkan juga bisa digunakan untuk pakaian sehari-hari, seperti pergi ke mall dan sebagainya.

Daftar Brand Lokal yang Mengeluarkan Motif Tie-Dye

Setelah mengetahui beberapa informasi terkait tren fashion tie-dye 2020 di pembahasan sebelumnya, maka kali ini kamu akan mengetahui daftar brand lokal yang mengeluarkan motif tie-dye.

Karena pada dasarnya, Indonesia memiliki banyak brand lokal ternama, yang mengeluarkan produk motif tie-dye bagus dan berkualitas, yang di antaranya yaitu:

  • POP MEETS POP (PMP DENIM)
  • M.A.N.K.I.N.D
  • Dominate
  • Beable.project
  • Dan lain sebagainya.

(Baca Juga: Daftar Trend Fashion 2020)

Nah, itulah informasi tren fashion tie-dye 2020 yang telah kamu ketahui, beserta sejarah kemunculan tie-dye, jenis-jenis fashion dan daftar brand lokal yang mengeluarkan motif tie-dye.

Apabila setelah mengetahui semua informasi terkait tren fashion tie-dye 2020 ini kamu tertarik untuk memiliki satu jenis pakaiannya, maka kamu bisa langsung membuatnya sendiri di rumah ataupun membelinya di e-commerce.

Namun, agar kegiatan belanja lebih menyenangkan dan hemat, kamu bisa membeli pakaian motif tie-dye menggunakan kartu kredit.

Sebab, kartu kredit seringkali memberikan promo belanja menarik untuk para penggunanya, baik dalam bentuk diskon, cashback maupun rewards point.

Maka dari itu, buat kamu yang juga ingin mendapatkan promo belanja menarik dari kartu kredit, namun belum memiliki kartu kredit, yuk segera ajukan melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk kartu kredit khusus belanja, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuan kartu kredit di CekAja.com pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kalau begitu, tunggu apalagi? Yuk, ajukan kartu kredit terbaikmu sekarang juga dan dapatkan semua promo menariknya!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani