12 Tumbuhan yang Bisa Dimakan Ketika Tersesat di Hutan

5 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Tak punya stok makanan saat di hutan? Tenang, kamu masih bisa lho mencoba 12 tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan ini.

Saat tersesat di hutan, penting banget buat kamu ketahui mengenai jenis-jenis tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan.

Pasalnya, kemungkinan-kemungkinan terburuk seperti itu bisa saja terjadi, apalagi saat kamu lupa atau kurang handal dalam membaca arah peta.

Alhasil, satu-satunya cara bertahan hidup terutama saat tidak memiliki stok makanan adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis tumbuhan yang ada di hutan.

Lalu, apa saja tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan? Simak ulasan yang sudah dirangkum CekAja dari berbagai sumber, berikut ini.

Jenis-jenis Tumbuhan yang Bisa Dimakan Ketika Tersesat di Hutan

1. Buah Murbei

Tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan yang pertama adalah buah Murbei.

Meski langkah, namun buah ini masih bisa dijumpai di beberapa kawasan hutan di Indonesia.

Ciri-cirinya sendiri hampir serupa dengan strawberry ataupun anggur. Ukurannya kadang bisa 2 hingga 3 cm, dengan warna merah (saat muda) dan ungu tua (saat masak).

Buah Murbei memiliki cita rasa manis dan sedikit kecut. Buah ini juga sangat bermanfaat untuk tubuh, salah satunya bagi penderita anemia.

2. Cantigi Gunung

Bernama latin Vaccinium varingifolium, Cantigi Gunung rupanya juga termasuk dalam jenis tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan lho.

Tanaman ini bisa dengan mudah kamu jumpai di Pulau Jawa, tepatnya di ketinggian 1.000 mdpl.

Bukan hanya daunnya saja yang bisa dimakan. Buah dari tanaman Cantigi pula bisa dikonsumsi karena rasanya yang manis.

Sementara untuk batangnya dapat kamu pakai sebagai arang memasak.

(Baca Juga: 10 Manfaat Daun Saga untuk Kesehatan)

3. Honje

Honje atau kecombrang merupakan tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan. Bentuknya sangat unik, dimana tanaman ini terdiri dari daun, bunga, buah, dan juga biji.

Bagian yang bisa kamu makan dari Honje adalah daun, bunga, dan buahnya.

Saat belum dimasak, cita rasa dari Honje sendiri cenderung asam dan pahit. Namun setelah diolah, tanaman ini akan terasa sedikit manis.

Mengonsumsi Honje saat tersesat di hutan, ternyata bisa sangat bermanfaat.

Bukan cuma untuk mengurangi dehidrasi saja, namun juga efekfit untuk bantu memperlancar sirkulasi darah.

4. Alang-alang

Kamu yang sering menjelajahi hutan ataupun gunung, pasti sudah enggak asing lagi dengan Alang-alang bukan?

Salah satu jenis rumput berdaun panjang dan runcing yang biasa tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia ini, juga termasuk tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan lho.

Caranya yaitu dengan mengisap batang Alang-alang yang ada di bagian bawah dekat akar.

Bahkan gak hanya batangnya, kamu pun bisa mengunyah rumput ini selayaknya memakan lalapan.

Rasanya yang manis, tentu enggak akan membuat kamu mual saat memakan tumbuhan tersebut.

Apalagi ternyata, Alang-alang juga seringnya dimanfaatkan sebagai obat mimisan, peradangan, hingga untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

5. Pohon Bambu

Kalau tumbuhan yang satu ini sih memang tak sulit untuk dicari, khususnya di wilayah tropis. Kamu bisa memakan Bambu, terutama bagian pangkalnya yang disebut rebung.

Memakan Bambu saat tersesat di hutan dijamin bakal mengenyangkan perut sekaligus memperkuat daya tahan tubuh.

6. Paku Sayur

Jenis tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan yang keenam adalah Paku Sayur.

Ciri-cirinya adalah berdaun gerigi, memiliki akar yang gemuk, serta tangkainya berwarna hijau.

Untuk mengonsumsinya, kamu bisa merebus terlebih dulu paku sayur, setelah itu baru memakannya sebagai lalapan.

Sangat tidak dianjurkan memakan paku sayur mentah, karena tumbuhan ini mengandung asam sikimat, yang bisa berdampak pada sistem pencernaan.

7. Pohpohan

Berikutnya, jenis tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan adalah Pohpohan. Daunnya beraroma mentol yang menyegarkan.

Sehingga, tak jarang jika Pohpohan seringnya dikonsumsi masyarakat sebagai lalapan kala menyantap seporsi nasi hangat.

Nah saat di hutan, kamu bisa lho mencari daun Pohpohan, karena habitatnya yang banyak tersebar luas di berbagai kawasan tropis.

Ciri-cirinya sendiri berupa daun berbentuk lebar dan mirip seperti sirih.

8. Selaginella

Tak hanya Pohpohan, tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan lainnya adalah Selaginella.

Termasuk dalam tumbuhan paku-pakuan, Selaginella atau disebut pula daun Rane juga banyak ditemukan di hutan Indonesia.

Tumbuhan ini biasanya berwarna hijau, namun enggak jarang pula berwarna merah atau kebiruan.

Sama halnya dengan Paku Sayur, Selaginella sebaiknya dicuci dan dipotong kecil-kecil, kemudian direbus sebelum akhirnya dimakan.

Jika tidak, tumbuhan ini justru bisa membahayakan kesehatan tubuh.

9. Daun Senggani

Tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan ini memiliki bentuk serupa dengan Pohpohan.

Sebelum dimakan, tumbuhan ini mesti direbus terlebih dulu untuk menghilangkan bulu-bulu yang menempel pada daunnya.

Ciri-ciri dari Daun Senggani adalah berdaun tunggal, bertangkai, dan helaian daunnya terlihan memanjang.

Khasiatnya sendiri selain untuk mengenyangkan perut, adalah untuk menetralkan racun dalam tubuh, hingga menghentikan pendarahan pada luka bekas sayatan.

10. Begonia

Di kalangan pendaki gunung atau yang hobi camping ke hutan, mungkin sudah enggak asing lagi dengan tumbuhan yang satu ini.

Ya, tumbuhan Begonia sendiri memang sudah dikenal sebagai bahan makanan, kala tersesat di hutan atau kehabisan stok cadangan untuk makan.

Bentuk daunnya biasa terlihat asimetris dengan bagian ujung meruncing, dan batang berwarna kemerahan.

Bagian yang sering dimakan dari Begonia adalah batangnya. Meski terasa asam, namun batang Begonia ini cukup mengenyangkan.

11. Semanggi

Daun Semanggi atau Marsilea juga termasuk jenis tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan.

Bentuk daunnya sangat khas, yaitu berjumlah empat dan berwarna hijau muda.

Kamu bisa merebus terlebih dulu Semanggi selayaknya sayuran berkuah.

Tumbuhan ini dipercaya bisa meredakan penyakit batuk dan sesak napas.

12. Ciplukan

Terakhir, tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan adalah Ciplukan. Ini adalah buah yang memiliki rasa manis dan asam.

Buah ini terdapat dalam kelopak bunganya yang berwarna kuning. Sementara untuk warna buahnya sendiri adalah kuning kehijauan.

(Baca Juga: 10 Manfaat Daun Sirsak dan Efek Sampingnya)

Nah, itu dia beberapa jenis tumbuhan yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan. Meski aman untuk dikonsumsi, namun sebaiknya kamu tetap harus berhati-hati ya.

Karena ditakutkan ada efek samping dari tumbuhan yang kamu makan itu.

Kalau sudah mendatangkan efek samping, ya mau tak mau kamu harus berurusan langsung dengan tim medis, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Nah, berbicara mengenai perawatan medis, ada baiknya memang kamu memiliki asuransi kesehatan.

Dengan asuransi, apapun risiko yang menyangkut masalah kesehatan dapat diminimalisir, dan kondisi finansial pun tetap stabil.

Sebab, seluruh biayanya bakal di-cover oleh pihak asuransi kesehatan.

Terus, dimana bisa beli polis asuransi kesehatan? Ya, tentu saja di CekAja.com.

Di CekAja, kamu bisa beli polis asuransi kesehatan dari mitra asuransi terbaik.

Bahkan kamu juga bisa membandingkan dulu mana produk yang sesuai dengan bujet maupun kebutuhan kamu.

Yuk, tunggu apalagi?

Miliki asuransi kesehatan di CekAja, dan nikmati cakupan manfaatnya untuk kesehatanmu.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri