Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Uang NKRI Pecahan Rp 100 Ribu Mulai Beredar Hari Ini

by JTO on 18 Agustus, 2014

Bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69, Bank Indonesia mengumumkan mengeluarkan uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014.

Uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diresmikan oleh Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada hari ini, Senin (18/7). Peresmian tersebut menandai berlaku efektifnya peredaran rupiah kertas pecahan Rp 100 ribu Emisi 2014 pada seluruh sistem jaringan di tanah air.

Penerbitan uang NKRI ini merupakan amanat Pasal 42 UU No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang (UU Mata Uang). Regulasi ini mengamanatkan uang Rupiah kertas dengan ciri umum sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) UU Mata Uang mulai diberlakukan, dikeluarkan, dan diedarkan pada tanggal 17 Agustus 2014. Sesuai dengan kewenangan Bank Indonesia sebagaimana diatur dalam UU Mata Uang tersebut, Bank Indonesia mengeluarkan dan mengedarkan uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014. Karena itulah, Mata Uang tersebut mulai diberlakukan, dikeluarkan, dan diedarkan di Indonesia pada 17 Agustus 2014, dan bertepatan dengan HUT ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Apa Perbedaannya?

Dari sisi desain, uang NKRI tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan uang sebelumnya. Hal yang membedakan adalah adanya frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia” di” bagian muka dan belakang uang. Pada uang sebelumnya, pada letak yang sama, tulisan yang tertera hanya “Bank Indonesia”.

Perbedaan lainnya, kini Menteri Keuangan menjadi salah satu penandatangan uang NKRI di samping Gubernur Bank Indonesia. Sebelum itu, penandatangan rupiah adalah Gubernur BI dan Deputi Gubernur.

Pada tahap awal, uang NKRI ini hanya tersedia dalam pecahan Rp 100 ribu. Alasannya, hal itu terkait dengan kapasitas cetak Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Perum Peruri) yang terbatas. Kemudian, secara bertahap, uang NKRI akan diimplementasikan pada seluruh pecahan rupiah.

Tujuan dari peredaran uang ini adalah untuk menggantikan uang rupiah yang telah beredar dan kondisinya sudah tidak layak menjadi alat tukar lagi seperti lusuh atau robek.

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami