Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Udah Gak Zaman Naik Delman, Mending Naik eScooter, Yuk!

by Sindhi Aderianti on 7 November, 2019

Sejak pertama kali disewakan untuk publik, eScooter kian ramai peminat. Banyak yang menggunakannya untuk berkeliling kota sebagai hiburan atau beraktivitas daripada naik mobil. eScooter bisa kamu sewa melalui aplikasi transportasi online Grab di beberapa titik di Jakarta.

Terkait pengoperasiannya, pihak Grab sendiri tengah berdiskusi intensif dengan beberapa kementerian, PT PLN (Persero), badan negara seperti Direktorat Jenderal Pajak untuk merancang ekosistem baru. Selain ramah lingkungan, secara ekonomi eScooter amat potensial menyumbang angka pertumbuhan.

Berencana naik eScooter bareng teman-temanmu pulang kantor nanti? Ketahui tarif dan cara menyewanya di artikel ini!

Tarif Sewa eScooter

Hingga akhir 2019, sewa skuter listrik GrabWheels terbilang masih terjangkau, yakni sebesar Rp5.000 per 30 menit. Belum diketahui apakah nantinya harga sewa tersebut akan berubah atau tidak.

(Baca juga: 5 Aksesoris Motor yang Bisa Membahayakan Keselamatan)

Selain tarif per 30 menit tersebut, kamu juga bisa mengambil sewa dengan paket perjalanan sebagai berikut. Lebih murah!

  • Ultimate plan: Rp175 ribu untuk 30 hari
  • Commuter plan: Rp70 ribu untuk 14 hari
  • Flexible Plan: Rp35 ribu untuk 7 hari

Mengoperasikan skuter listrik ini mudah saja. Kamu hanya perlu memposisikan satu kaki menghadap ke depan dan satu kaki di belakang di atas pad skuter. Satu kaki di belakang tersebut dipersiapkan untuk menekan rem yang berada di belakang skuter. eScooter mampu menahan berat hingga 100kg. Pun kecepatan maksimal saat melaju hanya 15 km/jam dan jarak setiap perjalanan hanya 3-5 km untuk 30 menit. Jadi dijamin aman, kok!

eScooter Ada Dimana Aja?

Saat ini, tersedia 900 eScooter yang disebar Grab di beberapa lokasi seperti SCBD Sudirman, Gelora Bung Karno (GBK), Senopati, BSD City, Lippo Karawaci, Bintaro, Universitas Indonesia, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Di Bandung dan Bali kabarnya juga sudah mulai beroperasi. Adapun daerah lain yang akan dijamah oleh kehadiran eScooter adalah Yogyakarta.

Di kota pelajar tersebut, sudah dilakukan percobaan dan mendapatkan izin operasi di Malioboro. Jadi tinggal tunggu peresmiannya saja dalam waktu dekat.

Cara Sewa eScooter Lewat Aplikasi Grab

Untuk menyewa eScooter, sementara hanya bisa dilakukan melalui aplikasi mobile Grab. Dalam apps transportasi online asal Singapura ini, penyewaan eScooter berada dalam fitur yang bernama GrabWheels. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Jika sudah masuk ke fitur GrabWheels, klik ‘Cari Parkir/Find Parking’. Ketik daerah tujuan, semisal GBK. Nantinya kamu akan langsung diberi tahu spot-spot mana di lokasi itu yang tersedia tempat penyimpanan eScooter, termasuk jumlah unit yang tersedia.
  2. Kemudian bila sudah di tempat, tekan menu scan kode QR. Lalu arahkan pada stang eScooter untuk membuka kunci. Bila lampu depan dan roda belakang sudah menyala, artinya skuter elektrik ini sudah bisa digunakan.
  3. Umumnya sebelum dipersilakan berkeliling dengan eScooter, petugas di lokasi pilihan GrabWheels akan meminta KTP untuk difoto sebagai bukti. Jika tidak ada KTP, bisa menggunakan identitas lain seperti SIM atau Kartu Pelajar.
  4. Setelah puas mengendarai eScooter, jangan lupa untuk akhiri trip di lokasi awal GrabWheels yang kamu ambil. Hindari meletakkan eScooter ini sembarangan ya, karena bisa dikenakan denda Rp300.000.
eScooter Dikaji Dishub DKI

Melihat eScooter yang mulai berseliweran, pihak Dishub DKI pun merasa perlu mengkaji beberapa hal terkait regulasinya. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, ada tiga aspek yang akan dikaji lebih dalam.

(Baca juga: Bosen Wisata Itu-itu Aja? Dateng ke 5 Tempat Baru Ini Biar Lebih Seru!)

Pertama, soal teknis kecepatan eScooter. Lalu usia orang yang dinilai aman mengendarai skuter listrik. Ketiga, terkait lajur mana saja yang boleh dilalui eScooter. Sebab untuk sementara ini, eScooter kerap melaju di trotoar maupun badan jalan.

Meski harus melewati pengkajian tersebut, kehadiran eScooter tentu didukung penuh oleh pemerintah DKI Jakarta. Terlebih saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya menggalakkan kendaraan listrik demi mengurangi emisi yang memperparah polusi udara.

Kalau tidak mau repot menyewa eScooter dari Grab, kamu bisa kok membelinya sendiri. Banyak marketplace yang menawarkannya dari harga jutaan sampai belasan juta rupiah.

Gunakan promo kartu kredit biar dapat diskon dan promo menarik, yang bisa kamu pilih dan ajukan lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.