Uji Coba Antivirus Covid-19 Gagal, Pasar Makin Meredup

4 min. membaca Oleh CekAja on

Belum lama ini, Cina melakukan uji klinis untuk obat jenis Remdesivir Gilead Sciences sebagai vaksin anti virus Covid-19. Uji coba dilakukan secara acak ke ratusan penderita Covid-19 untuk melihat reaksinya. Namun ada laporan yang menyatakan bahwa proses uji coba tersebut mengalami kegagalan. Hal tersebut menambah tekanan sentimen negatif di pasar keuangan.

gagal dalam karier - CekAja.com

Kabar itu memukul optimisme berakhirnya pandemi Covid 19. Financial Times melaporkan dari dokumen yang secara tidak sengaja diterbitkan oleh WHO, disebutkan bahwa uji klinis yang dilakukan di Cina terhadap obat remdesivir Gilead Sciences, tidak memperbaiki kondisi pasien atau mengurangi patogen virus korona dalam aliran darah pasien.

Namun pihak Gilead mengatakan penelitian tersebut dihentikan lebih awal akibat rendahnya pendaftar, sehingga kurang kuat untuk membuat kesimpulan secara yang signifikan secara statistik.

Dengan demikian hasil penelitian tersebut tidak dapat disimpulkan. Padahal sebelumnya muncul publikasi bahwa obat Remdesivir Gilead Sciences menyembuhkan infeksi covid-19.

Hal itu terjadi di rumah sakit Chicago yang merawat pasien Covid-19 yang parah. Alhasil banyak negara yang akhirnya menyiapkan kebijakan lainnya untuk bisa menghadang imbas penyebaran covid-19.

Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee mengatakan pemimpin Uni Eropa dalam video conference berencana membentuk joint fund untuk mencegah kehancuran ekonomi kawasan tersebut.

Kanselir Jerman Angela Merkel memberi isyarat untuk mendukung paket pemulihan senilai 2 triliun euro, tetapi ingin melihat rencana penggunaannya.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Eropa perlu merespon gejolak ekonomi karena krisis virus korona dengan melakukan transfer dana ke daerah yang paling parah terkena dampaknya dan bukan hanya pinjaman.

Namun ketidaksepakatan mengenai ukuran dan bentuk paket tersebut. Selain itu pelaku pasar juga kecewa dengan kurangnya detil dana darurat triliunan euro seiring kerusakan ekonomi yang ditimbulkan oleh virus corona.

Akhirnya pemimpin Uni Eropa menyetujui dana penyelamatan langsung senilai 500 miliar euro. Komisi Eropa ditugaskan menyajikan proposal rinci pada 6 Mei.

(Baca juga: Untung Rugi Bisnis Perbankan Kartu Kredit Saat Corona)

Pasar saham dalam negeri sempat menguat

Pasar saham dalam negeri sempat menguat seiring katalis positif dari bidang perpajakan. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyatakan akan memberi tarif PPh 17% pajak badan bagi perusahaan yang go public.

Regulasi yang ada saat ini tarif PPh Badan sebesar 25%. Tarif PPh Badan kepada perusahaan secara keseluruhan akan diturunkan menjadi 22% pada tahun 2020 dan 2021. Selanjutnya pada tahun 2022 tarif PPh Badan akan turun menjadi 20%.

Insentif pajak tersebut mengacu ke Perppu No 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Hans menambahkan, mulai naiknya kembali harga minyak dan rencana pembukaan ekonomi Amerika secara bertahap menjadi sentimen positif pasar.

Tetapi ada hal yang mengecewakan, yakni joint fund Uni Eropa yang hanya 500 miliar Euro dan gagal dalam uji klinis obat covid 19 Gilead Sciences membuat sentiment negatif pasar.

“Pekan depan pasar masih akan mencerna harga minyak dan perkembangan pandemi Covid 19. IHSG berpeluang konsolidasi menguat dengan support di level 4441 sampai 4317 dan resistance di level 4669 sampai 4975, lakukan pembelian ketika pasar mengalami koreksi,” tukasnya.

(Baca  juga: Lakukan 6 Hal Repot Ini Kalau Nekat Open House Saat Pandemi Corona)

Harga minyak negatif

Fokus pasar minggu ini ada pada harga minyak dunia. Harga minyak mentah West Texas Intermediate – WTI untuk kontrak pengiriman Mei mengalami harga negative di USD 37.63 per barel.

Hans menambahkan, hal tersebut pertama kali dalam sejarah. Hal ini terjadi karena karena ruang penyimpanan di Cushing, Oklahoma, sudah terisi dengan cepat dan turunnya deman akibat pendemi Covid 19.

“Minyak mentah Bren juga mengalami penurunan, tetapi tidak terlalu parah karena masih tersedia tempat penyimpanan di seluruh dunia,” tambahnya.

Pedagang menyewa kapal hanya untuk berlabuh dan mengisinya dengan kelebihan minyak dan menimbulkan rekor 160 juta barel di tanker di seluruh dunia. Pada Rabu harga minyak WTI untuk kontrak Juni masih mengalami penurunan 43,4% menjadi USD11,57 per barel, karena tangki hampir penuh.

Permintaan bahan bakar turun sekitar 30% di seluruh dunia pada April dan persediaan diperkirakan akan melebihi permintaan selama beberapa bulan mendatang akibat pandemi virus korona.

Arab Saudi dan Rusia mengatakan siap untuk mengambil langkah tambahan guna menstabilkan pasar minyak. Rusia sedang mencari opsi untuk mengurangi produksinya dan mungkin akan membakar minyaknya sendiri.

Sementara itu, Kuwait mengatakan sudah mulai memotong pasokan minyak untuk pasar internasional menjelang 1 Mei ketika kesepakatan pemotongan produksi OPEC plus diberlakukan.

Tetapi produksinya tidak banyak berubah dari Maret hingga sekarang. Tetapi Texas Railroad Commission yang merupakan regulator minyak dan gas di Texas menolak memaksa produsen mengurangi produksi.

Pasar bergulat

Pasar minyak mentah mengalami penguatan di akhir pekan setelah Presiden AS Donald Trump menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk menembak dan menghancurkan semua kapal perang Iran yang melakukan gangguan di Teluk.

Komandan Pengawal Revolusi Iran mengatakan Teheran akan menghancurkan kapal perang AS jika keamanannya terancam di Teluk. Penurunan harga minyak yang dalam menjadi indikasi penurunan ekonomi dan ancaman resesi global. “Hal ini mendorong penurunan aset berisiko termasuk saham,” jelas Hans.

Mesmi  begitu sentimen positif di pasar datang dari rencana Presiden Donald Trump membuka kembali perekonomian Amerika Serikat. Trump telah menyusun pedoman untuk membuka kembali negara bagian AS dalam tiga tahap, tetapi rencana detail tergantung pada masing-masing negara bagian.

Nah mumpung ada sentimen positif, coba deh gali lagi ide kamu untuk bisa mendulang keuntungan dalam berbagai kondisi. Aplikasikan ide bisnis kamu segera. Manfaatkan fasilita Kredit Tanpa Agunan dari Bank Permata untuk memenuhi ide bisnis kamu, Ajukan sekarang

Tentang kami

CekAja

CekAja