Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Untung Rugi Belanja dengan Kartu Debit

by Ariesta on 11 Januari, 2017

belanja dengan kartu debit - CekAja.com

Saat ini kartu debit sudah menjadi alat transaksi utama saat belanja di supermarket, minimarket atau mal. Sudah menjadi hal biasa saat bertransaksi mengajukan kartu debit bukan uang tunai.

Sebenarnya apa saja keuntungan dan kekurangan bertransaksi dengan kartu debit? Simak selengkapnya di sini.

Keuntungan Menggunakan Kartu Debit
Bisa mengukur anggaran

Agar uang tidak cepat habis di akhir bulan, kamu perlu membuat anggaran. Caranya dengan memisahkan rekening tabungan, investasi, transportasi, kebutuhan sehari-hari, dan lain-lain. Supaya uang tidak terpakai, kamu bisa memusahkan uang belanja di satu rekening. Uang tersebut harus cukup dalam sebulan. Dan jika ingin melihat sisanya, kamu tinggal mengeceknya lewat m-banking.

Mudah dimiliki siapa saja selama punya rekening bank

Saat membuka rekening bank, setiap otomatis memperoleh kartu debit. Hal ini berbeda dengan kartu kredit di mana seseorang harus mengajukan dengan segala persyaratan seperti minium penghasilan, memiliki NPWP, dan lain-lain.

rp_CekAja-Daftar-Kartu-Kredit-belanja-online-harbolnas- CekAja.com

Lebih aman daripada uang tunai

Saat kehilangan uang tunai karena dompet jatuh atau kecopetan, kamu harus merelakan uang tersebut hilang. Tapi kalau kartu debit yang hilang, kamu bisa cepat-cepat memblokir dan uangmu aman di dalamnya.

Kerugian
Jarang menawarkan diskon

Jika dibandingkan dengan kartu kredit, kartu debit terbilang jarang menawarkan diskon. Selain itu kartu debit juga tidak punya program poin reward sehingga sebanyak dan sesering apapun pemakain, kamu tidak mendapatkan keuntungan.

Sebaliknya kartu kredit menawarkan banyak diskon dan cashback. Tidak hanya di supermarket, tapi jugal di mal, pembelian online, kafe, hingga pembelian tiket pesawat. Semakin sering dipakai, maka semakin besar juga peluang untuk mendapatkan voucher belanja dan hadiah lainnya.

Tidak bisa dipinjam

Pinjam meminjam kartu kredit misalnya anak meminjam ke ibu, atau teman meminjam untuk booking hotel, terbilang wajar. Tapi kartu debit bersifat sangat pribadi karena menyangkut keuangan personal. Pinjam meminjam kartu debit sangat tidak disarankan.

(Baca juga: Tahun Ayam Api, Ini 4 Hal yang Bikin Rezeki Lancar)

Jika disalahgunakan, uang tidak bisa dikembalikan

Jika kartu kredit disalahgunakan, misalnya terjadi transaksi namun kamu merasa tidak melakukannya, kamu bisa mengajukan keberatan. Jika dikabulkan, uangmu mungkin kembali. Tapi kalau kartu debitmu yang disalahgunakan orang tidak bertanggung jawab, kamu harus merelakan uang yang terkuras karena pembelian tersebut dianggap pembelian atas kesadaran pribadi.

Mengapa demikian? Hal ini karena dalam bertransaksi menggunakan kartu kredit, tanda tangan saja sudah cukup. Sehingga peluang untuk digunakan oleh orang lain juga besar. Namun penggunaan kartu debit harus dengan PIN dan ini sifatnya sangat pribadi. Sehingga bank berpikir keteledoran PIN yang diketahui orang lain merupakan tanggung jawab pribadi.

Tentang Penulis