Urutan Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia, Nakes yang Pertama!

4 min. membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Dilakukan secara bertahap, dengan membaginya dalam kelompok, berikut informasi urutan prioritas penerima vaksin Covid-19 di Indonesia! Kira-kira kamu masuk kelompok dan urutan ke berapa?

Namun, sebelum mengetahui urutan prioritas penerima vaksin Covid-19 di Indonesia, yuk ketahui dulu fakta-fakta tentang vaksin Covid-19 berikut ini.

Fakta Vaksin Covid-19 di Indonesia

Indonesia termasuk salah satu negara, yang cukup terdampak virus Covid-19. Sehingga, pemerintah Indonesia, memiliki rencana untuk memulai program vaksin Covid-19 secepat mungkin.

Bulan November 2020 ini, merupakan awal program vaksin Covid-19 akan dimulai. Untuk jenis vaksinnya sendiri, Indonesia memiliki tiga kandidat yang akan datang, totalnya sebanyak 6,6 juta dosis..

Tiga vaksin Covid-19 tersebut, diantaranya adalah Cansino, Snovac, dan G42/Sinopharm. Masing-masing dari vaksin Covid-19 ini, memiliki jumlah dosis yang beragam. berikut rinciannya:

  • Cansino

Vaksin Covid-19 yang pertama adalah Cansino. Adapun Cansino menyanggupi 100.000 dosis vaksin (single dose), pada bulan November 2020, dan sekitar 15-20 juta untuk tahun 2021.

  • Sinovac

Untuk vaksin selanjutnya adalah Sinovac, yang menyanggupi 3 juta dosis vaksin, hingga akhir Desember 2020.

Pengirimannya sendiri, dibagi dua tahap yakni 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials), pada minggu pertama November dan 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) lagi, pada minggu pertama Desember 2020.

  • G42/Sinopharm

Yang terakhir adalah vaksin G42/Sinopharm, yang menyanggupi 15 juta dosis vaksin (dual dose) tahun ini.

Untuk 5 juta dosis diantaranya akan tiba di bulan November 2020.

Selain itu, hingga saat ini kehalalan vaksin juga masih dipastikan. Bahkan, MUI sampai ada yang berangkat ke China untuk memastikannya, terutama pada produk vaksin Cansino dan Sinovac.

Sedangkan untuk vaksin G42/Sinopharm di UAE, sudah dikabarkan bahwa tidak ada masalah dengan kehalalan vaksin.

(Baca Juga: 6 Institusi yang Membuat Vaksin Covid-19 di Indonesia)

Namun, meskipun kehalalan dari vaksin belum sempat terbukti, MUI tetap memberikan pernyataan, bahwa vaksin boleh digunakan karena, kondisinya sedang pandemi (darurat).

Ada 6 Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Dari seluruh penduduk Indonesia, yang akan diberikan vaksin Covid-19, akan dibentuk kelompok yang dibagi, menjadi enam kelompok.

Adapun enam kelompok ini, akan diprioritaskan, dan akan menerima vaksin di akhir 2020 hingga tahun 2021, mulai dari nakes, anggota Polri, TNI, petugas pelayanan, masyarakat, tenaga pendidikan, dan seterusnya.

Urutan Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia

Nah, dari penerima yang sudah dikelompokkan, berikut juga akan diurutkan berdasarkan kelompok yang paling membutuhkan vaksin Covid-19.

1. Kelompok 1

Urutan prioritas penerima vaksin Covid-19 di Indonesia yang pertama adalah kelompok 1 yang terdiri dari nakes (tenaga kesehatan), paramedis contact tracing, dan pelayan publik mencakup TNI, Polri, dan aparat hukum lainnya

2. Kelompok 2

Urutan prioritas penerima vaksin Covid-19 di Indonesia, yang kedua adalah kelompok 2 yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, daerah, kecamatan, dan RT/RW.

3. Kelompok 3

Di kelompok 3 ada tenaga pendidik mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi, yang menjadi penerima vaksin Covid-19 berikutnya.

4. Kelompok 4

Selanjutnya ada kelompok empat, yang menjadi penerima vaksin Covid-19 berikutnya. Adapun kelompok ini terdiri dari aparatur pemerintahan, baik pusat maupun daerah serta legislatif.

5. Kelompok 5

Urutan prioritas penerima vaksin Covid-19 di Indonesia, yang kelima adalah peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).

6. Kelompok 6

Urutan prioritas penerima vaksin Covid-19 di Indonesia, yang terakhir adalah masyarakat berusia 19-59 tahun.

Nakes Masuk Kelompok 1 dan jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 Pertama

Tidak hanya di Indonesia, WHO, para ahli dan beberapa negara lainnya, yang sudah melakukan vaksinasi pun, juga menjadikan nakes sebagai kelompok penerima vaksin, yang paling diprioritaskan.

Pasalnya, mereka adalah kelompok yang paling berisiko, bahkan sangat berisiko tertular Covid-19.

Adapun, dari kelompok pertama ini, akan dirincikan petugas-petugas yang akan menerima vaksin pertama kali di akhir 2020 ini.

Urutan Prioritas Vaksin Covid-19 Kelompok 1

  • Nakes yang bertugas di rumah sakit rujukan

Nakes atau tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit rujukan, menjadi kelompok yang langsung melayani pasien Covid-19.

Selanjutnya adalah nakes laboratorium, yang bertugas di tempat pemeriksaan spesimen Covid-19. Bukan lagi dengan pasien, nakes ini berhadapan langsung dengan virus.

  • Petugas yang melakukan tracing pasien Covid-19

Petugas kesehatan yang juga mendapat prioritas utama adalah nakes yang melakukan kontak tracing.

Adapun, petugas tracing ini adalah orang yang mencari kasus-kasus baru.

  • Anggota Polri, TNI, dan Satpol PP

Selain nakes, anggota Polri, TNI, dan Satpol PP juga masuk menjadi kelompok prioritas utama penerima vaksin.

Hal tersebut dikarenakan, kelompok public service ini, bertugas melakukan operasi yustisi, terhadap protokol kesehatan, di lingkungan masyarakat.

  • Petugas pelayanan umum, seperti di bandara dan stasiun

Petugas yang bekerja di bidang jasa pelayanan umum, seperti di bandara, stasiun, pelabuhan, dan lainnya.

Hal tersebut dikarenakan, pekerjaan mereka yang disebut paling sering bertemu dengan banyak orang, yang mungkin terpapar Covid-19, setiap harinya.

Nah, itu dia beberapa informasi terkait urutan prioritas penerima vaksin Covid-19 di Indonesia, yang akan dimulai disuntikan pada akhir 2020 ini. Sudah siap dapatkan vaksinnya?

Namun, meskipun sudah divaksin atau belum, bukan berarti kamu akan kebal terhadap Covid-19, tanpa memperhatikan protokol kesehatan lagi.

Kamu tetap harus mematuhi protokol kesehatan, sebagaimana mestinya. Mulai dari rajin mencuci tangan, pakai masker, dan menjaga jarak.

Agar lebih terlindungi lagi, ada baiknya daftarkan diri asuransi kesehatan. Dengan asuransi kesehatan, kamu bisa meminimalisasi risiko terkena penyakit dan risiko kerugian finansial.

(Baca Juga: Daftar Calon Vaksin Covid-19 dari Berbagai Negara)

Sudah tahu bukan, bahwa biaya tes Covid-19 saja, biayanya sampai jutaan. Apalagi biaya berobatnya?

Yuk, sayangi dirimu, dan juga keluargamu di rumah, dengan miliki asuransi kesehatan!

Meminimalisir Risiko Terserang Penyakit dengan Asuransi Kesehatan Cigna

Asuransi kesehatan Cigna ini merupakan anak perusahaan Cigna Corporation di Amerika Serikat.

Ada beberapa produk asuransi kesehatan dari CIGNA, seperti Family EaziCare, Cigna Premium Health Protection, hingga Cigna Proteksi Sehat..

Untuk premi asuransi ini, relative murah jika dibandingkan dengan asuransi kesehatan lainnya. Adapun, berikut keuntungan pengajuan yang bisa kamu dapatkan:

  • Kesempatan pengembalian Premi setiap 5 tahun
  • Diskon di berbagai restaurant kerjasama dengan Cigna
  • Discount di beberapa bengkel kendaraan bermotor rekanan Cigna
  • Nonton sekeluarga (4 orang) gratis, setiap bulan

Yuk, Ajukan Asuransi Kesehatan Cigna di CekAja.com!

Mau mengajukan asuransi kesehatan pribadi maupun keluarga, seperti Cigna tanpa ribet? Ajukan saja lewat CekAja.com!

Di CekAja.com, Anda bisa memilih, membandingkan, dan mengajukan kapan saja dan di mana saja, asuransi kesehatan pilihan secara online.

Tidak hanya Cigna, ada banyak pilihan produk asuransi kesehatan, yang ditawarkan CekAja.com, seperti Ciputra Life, hingga PFI Mega Life.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com!