Usia Baterai Mobil Listrik, Tahan Berapa Lama Sih?

4 min. membaca Oleh Maria Nofianti pada

Salah satu upaya mengurangi polusi udara, adalah berkendara dengan menggunakan motor atau mobil listrik. Tapi, berapa lama usia baterai mobil listrik atau sepeda motor listrik bertahan?

Teknologi sekarang sudah sampai dalam tahap yang berbeda. Bahkan untuk mobil kita bisa mendapatkan mobil listrik yang memakai sumber tenaga dari baterai yang terpasang.

Baterai mobil listrik ini, tentu saja berbeda dari baterai yang dipakai di smartphone atau laptop.

Dan, usia baterai mobil listrik atau masa pakai baterai adalah salah satu kekhawatiran terbesar calon pembeli saat mempertimbangkan mobil listrik.

Seiring dengan jangkauan dan ketakutan akan kehabisan daya di tengah perjalanan, yang dikenal sebagai kecemasan jangkauan.

Usia baterai mobil listrik yang bisa menurun seiring waktu, dianggap sebagai penghalang besar bagi kepemilikan kendaraan listrik.

(Baca Juga: Masalah Umum yang Dihadapi Mobil Matic)

Seperti baterai lainnya, termasuk yang ada di ponsel atau laptop kita, baterai di mobil listrik akan kehilangan sebagian kapasitasnya jika digunakan dalam waktu lama.

Di bawah ini, kita akan menjelaskan mengapa hal ini terjadi dan menawarkan saran tentang bagaimana kita bisa menjaga usia baterai mobil listrik dalam kondisi prima yang lebih lama. 

Usia Baterai Mobil Listrik

Usia baterai mobil listrik bisa berbeda-beda, antara mobil listrik yang satu dengan yang lainnya, tergantung pabrikannya.

Tapi rata-rata usia baterai mobil listrik ini bisa sampai 10-15 tahun, atau dalam km sebanyak 200 ribu kilometer.

Bahkan baterai mobil listrik Nissan bisa bertahan sampai 10-12 tahun. Ada banyak pabrikan mobil listrik yang terus mengembangkan teknologinya untuk bisa membuat baterai yang awet tapi memiliki performa yang lebih bagus dari sebelumnya.

Dikabarkan pabrikan mobil listrik Tesla akan meluncurkan mobil listrik,, dengan usia baterai mobil listrik itu sampai 1,6 juta kilometer.

Saat ini, Tesla juga telah meluncurkan mobil listrik dengan baterai yang bisa bekerja sampai 1500 siklus charge atau setara dengan 800 ribu kilometer di odometer.

Jenis dan Faktor Ini Pengaruhi Usia Baterai

Hampir semua baterai di mobil listrik adalah jenis lithium ion. Baterai ini mengalami ‘siklus’ pengosongan, saat kita mengendarai mobil dan mengisi daya saat kita mencolokkan mobil, dan seiring waktu siklus tersebut berdampak pada seberapa banyak daya yang dapat ditampung baterai.

Dan oleh karena itu, kita harus tahu seberapa jauh mobil listrik bisa melaju sebelum perlu diisi ulang kembali. Usia baterai listrik itu tergantung dari banyak faktor.

Ada faktor eksternal yang tidak bisa kita kontrol yaitu mengenai suhu. Suhu yang terlalu dingin atau terlalu panas akan berdampak negatif bagi usia baterai mobil listrik.

Dan itu juga akan berdampak seberapa jauh jarak yang bisa ditempuhnya. Jika suhu yang terlalu panas bisa membuat baterai lebih cepat berkurang masa pemakaiannya.

Sedangkan pada suhu yang dingin jarak yang bisa ditempuh oleh mobil listrik ternyata lebih pendek daripada jika pada suhu yang lebih panas. Berarti sepertinya sangat cocok mobil listrik digunakan di Indonesia.

Selain suhu, pengisian daya yang berlebihan juga bisa menyebabkan perubahan kimiawi di dalam baterai itu sendiri, yang sekali lagi bisa mempengaruhi efisiensi penyimpanan energi secara negatif. Selain itu, mengosongkan baterai mobil listrik juga bukan ide yang bagus.

Sebagian besar baterai lithium-ion bekerja paling baik saat kapasitasnya antara 50% dan 80%. Mengisi daya 20% terakhir baterai juga membutuhkan waktu lebih lama daripada 80% pertama.

Dan itulah mengapa saat kita membaca tentang pengisian cepat seperti yang mungkin dilakukan di bengkel jalan raya, kita akan secara teratur melihat angka-angka yang mengutip seberapa cepatnya diperlukan untuk mengisi daya mobil listrik hingga 80% dari kapasitasnya.

Istilah kilowatt-hour (atau kWh) sering digunakan saat membahas kapasitas baterai mobil listrik. Dalam hal kilowatt-hour, semakin banyak yang dimiliki maka itu akan semakin baik.

Membeli mobil dengan jumlah kilowatt-hour lebih tinggi, seperti membeli kendaraan dengan tangki bensin yang lebih besar.

Semakin besar kapasitas tangki atau kilowatt-hour, semakin jauh jarak yang bisa kita kendarai tanpa perlu berhenti.

Meskipun kilowatt-hour baterai membantu menentukan jarak yang bisa kita tempuh dengan satu kali pengisian daya, penting untuk diingat bahwa sistem manajemen mobil listrik mencegah kendaraan melakukan salah satu hal berikut, yaitu terisi penuh atau pengosongan penuh. Ini yang menentukan usia baterai mobil listrik bisa panjang atau pendek.

Harga baterai mobil listrik tergantung pada kapasitasnya. Tapi akhir-akhir ini harga baterai listrik ini menurun seiring muncul banyaknya tambang baru yang memenuhi kebutuhan material lithium yang menjadi bahan dasar baterai mobil listrik.

(Baca Juga: Pentingnya Service 1000 KM Pertama untuk Mobil Baru)

Hal ini yang membuat harga baterai mobil listrik menurun secara keseluruhan. 

Mobil listrik rata-rata memiliki baterai yang bisa bekerja sampai 1000 kali isi ulang penuh. Meski tiap tahunnya usia baterai mobil ini berkurang tapi pada kenyataannya baterai masih bisa dipakai sampai tahun-tahun berikutnya.

Usia baterai mobil listrik yang sudah mencapai lebih 1000 kali isi ulang penuh memang tidak begitu optimal tapi masih bisa digunakan dan hanya berkurang kemampuannya sebesar 40%.

Usia baterai mobil listrik yang ternyata berbeda-beda tergantung dari pemakaiannya membuat beberapa pabrikan menawarkan garansi penggantian baterai mobil listrik gratis. Tapi kita harus membayar biaya berlangganan tiap bulannya dulu untuk mendapatkannya.

Langkah ini cukup tepat untuk kita yang tidak mau repot mengganti baterai mobil listrik daripada hanya menunggunya rusak kan?

Tentu saja, memanfaatkan garansi akan lebih menguntungkan, terlebih jika memiliki asuransi yang pasti untuk mobilmu.

Asuransi ini akan bermanfaat untuk melindungi kondisi keuanganmu saat mobil membutuhkan perbaikan disaat yang bersamaan harus ganti baterai.

Lakukanlah pertimbangan, dengan membandingkan beberapa asuransi resmi untuk kendaraan di CekAja.com.

Karena melalui CekAja.com, kamu pun bisa langsung mengajukan asuransi kendaraan kesayanganmu.

Tentang kami

Maria Nofianti

Maria Nofianti