Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Viral Tolak Gaji Rp8 Juta, Simak Faktor Penentu Besar Kecilnya Upah

by Tisyrin N. T on 26 Juli, 2019

Sebuah unggahan di Instagram Story perihal gaji fresh graduate viral. Pengunggahnya mengaku lulusan Universitas Indonesia (UI) dan baru saja melakukan interview kerja. Dia kemudian mendapatkan tawaran gaji sebesar Rp8 juta tetapi merespons dengan nada protes.

gaji fresh graduate

Inilah kata-kata yang dia unggah:

Jadi tadi gue diundang interview kerja perusahaan lokal. Dan nawarin gaji kisaran 8 juta doang. Hellooo meskipun gue fresh graduate gue lulusan UI Pak!! Universitas Indonesia.

Jangan disamain ama fresh graduate kampus lain dong ah…. Level UI mah udah perusahaan LN, kalo lokal mah oke aja asal harga cucok

Unggahan tersebut tentunya mencuri perhatian banyak orang mengingat angka Rp8 juta tergolong besar untuk gaji fresh graduate. Berapa sesungguhnya besaran gaji rata-rata yang diterima seorang fresh graduate? Faktor apa saja yang mempengaruhi besar kecilnya gaji yang diterima seseorang? Lalu bagaimana caranya untuk melakukan nego gaji bagi fresh graduate?

Rata-rata Gaji Fresh Graduate

Tak heran apabila unggahan tentang gaji fresh graduate Rp8 juta tersebut viral, mengingat faktanya hanya bidang-bidang tertentu saja yang memberikan gaji dengan nominal mencapai Rp8 juta atau lebih bagi fresh graduate.

Berdasarkan survei Kelly Service tahun 2019 seperti dilansir inews.id, inilah rata-rata gaji fresh graduate untuk berbagai bidang pekerjaan:

  1. Asuransi (Rp4,5-6 juta)
  2. Bank (Rp5 juta)
  3. E-commerce (Rp4,5-7 juta)
  4. Consumer Goods (Rp4,5-5,5 juta)
  5. Logistik & Warehouse (Rp4,5-7 juta)
  6. Konstruksi (Rp4,5-7 juta)
  7. Farmasi (Rp4,5-7 juta)
  8. Otomotif (Rp4,5-10 juta)
  9. Migas & Tambang (Rp4-15 juta)
  10. IT (Rp4,5-7 juta)

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) juga pernah merilis hasil survei berisi rata-rata gaji bersih karyawan seperti dilansir di media. Survei tersusun berdasarkan kategori kelompok umur dan jenis pekerjaan utama, tidak berdasarkan tingkat pendidikan karyawan.

Pada survei yang di-update Maret 2019 tersebut, terlihat bahwa rata-rata gaji bersih karyawan untuk kelompok umur 20 tahun hingga 24 tahun adalah Rp 2.240.116 per bulan. Angka gaji tertinggi bagi fresh graduate terdapat pada jenis pekerjaan tenaga kepemimpinan dan ketatalaksanaan dengan gaji bersih rata-rata Rp 3.327.742 per bulan. Untuk gaji paling rendah adalah yang bekerja sebagai tenaga profesional, teknisi, dan yang sejenis yaitu Rp 1.701.183 per bulan.

(Baca juga: Gaji Kamu Cepat Habis? Coba Lakukan Ini!)
Faktor Penentu Besar Kecilnya Gaji

Besar kecilnya gaji yang diterima oleh seseorang tergantung dari beberapa faktor, salah satunya adalah pengalaman kerja. Maka, wajar apabila seorang fresh graduate yang baru pertama kali bekerja mendapatkan nominal gaji jauh lebih sedikit dari seniornya yang sudah bekerja bertahun-tahun.

Menilik Pasal 1 ayat 30 Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pengertian upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.

Kemudian, sesuai Pasal 90 ayat 1 UU No. 13/ 2003, ketika menentukan besarnya upah, pengusaha dilarang untuk memberikan upah dalam jumlah yang lebih rendah dari aturan tentang upah minimum. Sementara untuk komponen upah berdasarkan Pasal 94 UU No. 13/2003 yaitu terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap.

Faktor yang menentukan besar kecilnya upah dijelaskan dalam Pasal 2 ayat 1 Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 1 Tahun 2017, yang berbunyi: “Struktur dan skala upah wajib disusun oleh pengusaha dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi.”. Berdasarkan aturan tersebut, yang dimaksud golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi yaitu:

  • Golongan adalah pengelompokan jabatan berdasarkan nilai atau bobot jabatan.
  • Jabatan adalah sekelompok tugas atau pekerjaan dalam organisasi perusahaan.
  • Masa Kerja adalah lamanya pengalaman melaksanakan pekerjaan tertentu yang dinyatakan dalam satuan tahun yang dipersyaratkan dalam suatu jabatan.
  • Pendidikan adalah tingkat pengetahuan yang diperoleh dari jenjang pendidikan formal sesuai dengan sistem pendidikan nasional yang dipersyaratkan dalam suatu jabatan.
  • Kompetensi adalah kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dipersyaratkan dalam suatu jabatan.
Cara Nego Gaji Fresh Graduate

Sebelum melakukan negosiasi gaji, jika kamu seorang fresh graduate, lakukan hal-hal berikut ini agar tidak salah ketika mengambil keputusan:

1. Hitung jumlah kebutuhan

Hitung jumlah kebutuhanmu dalam sebulan agar bisa mendapatkan gambaran berapa kira-kira besaran gaji yang mencukupi. Ingat, selain memenuhi kebutuhan utama, kamu juga harus memikirkan hal-hal lain yang tak kalah penting seperti menabung. Jadi, apabila gaji yang ditawarkan oleh perusahaan terlalu kecil, gak ada salahnya kalau kamu tidak mengambil tawaran kerja tersebut.

Kalau gaji yang kamu terima cuma habis untuk kebutuhan makan serta ongkos pulang pergi kerja, sama saja bohong kan? Maka, kamu harus melakukan perhitungan yang matang sebelum mengiyakan tawaran gaji dari sebuah perusahaan ya!

2. Lakukan riset tentang gaji

Kamu harus melakukan riset terlebih dahulu tentang gaji. Pertama, cari tahu tentang besaran Upah Minimum Regional (UMR) terbaru. Tentunya, cari tahu UMR di daerah tempatmu melamar kerja ya.

Selanjutnya, kamu bisa meriset berapa rata-rata gaji untuk posisi yang kamu incar di dunia kerja. Manfaatkan situs-situs tertentu yang memberikan informasi tentang gaji. Dengan begitu, kamu sudah punya gambaran berapa besaran gaji yang pantas untuk kamu terima.

3. Perhatikan benefit lain di luar gaji

Meski perusahaan menawarkan gaji dengan nominal yang kecil di bawah standar yang sudah kamu tetapkan, jangan langsung kecewa. Tanyakan apa saja benefit lain di luar gaji yang bisa kamu dapatkan.

Misalkan saja, perusahaan memberikan asuransi kesehatan swasta dengan kualitas yang baik. Selain itu, terdapat fasilitas makan siang dan makan malam gratis. Tentu, kalau dihitung-hitung lumayan sekali bukan, kamu akan menghemat uang makan?

4. Sadar diri dengan kemampuan yang dimiliki

Saat interview kerja, perusahaan biasanya akan menjelaskan tanggung jawab apa saja yang kamu emban nantinya. Tentunya, perlu skill tertentu untuk menjalankan tugas di suatu perusahaan. Kamu harus sadar diri dan menerima ketika ada perusahaan yang menolak lamaran kerjamu karena skill yang kamu miliki kurang sesuai dengan yang mereka cari.

Nah, kalau sudah menerima gaji nanti, jangan lupa untuk mengelolanya dengan baik. Selain menabung, jangan lupa untuk berinvestasi demi masa depan yang lebih baik. Selain itu, sisihkan pula gaji untuk membayar premi asuransi. Asuransi penting untuk mengantisipasi berbagai risiko yang mengintai sehari-hari. Salah satu jenis asuransi terpenting yang harus kamu miliki adalah asuransi kesehatan. Cek pilihannya di CekAja.com!

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.