Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

9 Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona, Wajib Tahu!

by Vera Khairifah on 14 Mei, 2020

Merebaknya virus corona sebagai virus berbahaya dari hewan semakin memberi dampak buruk untuk warga dunia. Tak heran jika World Health Organization (WHO) menganggapnya sebagai pandemi karena berdampak secara global.

9 Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona

Sebenarnya, sebagian besar virus dan bakteri tidak berbahaya bagi makhluk hidup. Tapi, sebagian lainnya juga menimbulkan penyakit berbahaya.

Virus berbahaya dari hewan yang baru ini bisa mengancam nyawa manusia, jika imunitas belum terbentuk dengan baik untuk menghadapi.

Secara historis, ada beberapa virus berbahaya dari hewan yang telah merenggut nyawa manusia, ini di antaranya!

1. RABV

RABV - 9 Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Anjing sebagai hewan yang lucu dan menggemaskan ini ternyata juga membawa virus yang berbahaya! Penyakit yang penyebab utamanya anjing adalah rabies atau anjing gila. Virus RABV lah dalang di balik penyakit tersebut.

Penyaluran infeksi ini terjadi jika hewan dengan virus RABV menggigit hewan lain atau manusia. WHO menyebutkan, lebih dari 59.000 orang harus meregang nyawa tiap tahunnya di lebih dari 100 negara.

Kasus penyakit rabies akibat virus RABV kebanyakan ditemukan di Afrika dan Asia. Untungnya, virus berbahaya dari hewan ini dapat secara efektif dicegah menggunakan vaksin.

2. Toxoplasma gondii

Toxoplasma gondii - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Virus berbahaya dari hewan selanjutnya adalah Toxoplasma atau dikenal juga dengan nama Toxoplasma gondii yang dibawa oleh kucing. Virus ini menyebabkan penyakit toksoplasmosis. Virus ini akan menyerang mata, paru-paru, jantung, bahkan sistem saraf.

Yang membuat virus Toxoplasma gondii menyebar adalah kotoran kucing dan yang paling rentan terpapar adalah ibu hamil. Maka dari itu, wanita hamil tidak diperbolehkan dengan dengan hewan menggemaskan ini.

Penyakit lain yang ditularkan melalui hewan yang imut ini adalah pes bubo, penyakit infeksi bakteri berbahaya yang membuat 75 juta jiwa melayang. Kasus terparah terjadi pada abad ke-14 di seluruh penjuru Eropa, Asia, dan Mesir.

3. Hantavirus

Hantavirus - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Setelah terjadi pandemi Covid-19 yang menyebabkan krisis kesehatan global, muncul pula sebuah penyakit yang disebabkan Hantavirus yang dibawa oleh tikus. Virus ini viral setelah seorang pria dari Provinsi Shandong, Cina, meninggal di bus.

Seseorang bisa terkena virus berbahaya dari hewan ini ketika terekspos dengan kotoran, air liur, atau urine tikus. Penyebarannya bisa lewat udara, lho!

Mereka yang menderita penyakit ini akan mengalami kelelahan, nyeri otot, serta demam. Beberapa bahkan ada yang mengalami sakit kepala, muntah, dan diare.

(Baca Juga: 7 Pengorbanan Perawat Selama Corona, Bikin Kagum!)
4. H1N1

H1N1 - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Swine flu atau yang dikenal dengan flu babi terjadi karena strain baru dari virus H1N1. Jenis virus ini sebelumnya pernah menjadi pandemi sekitar tahun 1918-an yang dikenal dengan nama flu Spanyol. Indonesia bahkan harus merelakan 1,5 juta jiwa melayang dan kesengsaraan terjadi dimana-mana.

Sebelum adanya kasus virus corona, flu babi telah menjadi pandemi. Hal ini disebabkan flu babi menyerang lebih dari 1,4 miliar manusia dan menyebabkan kematian bagi 575.400 orang secara global pada tahun 2009 sampai 2010.

Mirip seperti kasus Covid-19, virus berbahaya dari hewan ini juga ditularkan melalui cairan seperti batuk dan bersin. Pasien yang terinfeksi memiliki gejala seperti flu pada umumnya seperti sakit kepala, batuk dan pilek, demam, menggigil, serta sakit tenggorokan.

5. H5N1

H5N1 - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Kalau flu babi disebabkan oleh virus H1N1, ayam atau unggas jenis lain membawa virus berbahaya dari hewan yang disebut virus H5N1 atau disebut juga Avian Influenza yang mengakibatkan flu burung.

Penularan flu ini seringkali terjadi melalui kontak dengan unggas yang sakit, serta dari manusia ke manusia yang lain. Jadi, pastikan daging unggas yang akan kamu konsumsi sudah matang sempurna, ya!

Gejalanya muncul dalam 2 sampai 8 hari dan terlihat sama halnya dengan flu biasa seperti batuk, demam, tenggorokan sakit, pusing, nyeri otot serta nafas pendek. Jika pengobatan berjalan dengan lancar, flu ini dapat disembuhkan hanya dengan waktu sebentar saja kok, bisa dalam hitungan hari atau minggu.

6. SIV dan MPXV

SIV dan MPXV - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Apakah kamu menyadari bahwa penyakit HIV/AIDS dikategorikan sebagai penyakit zoonotik? Ya, penyakit itu berasal dari virus bernama Simian Immunodeficiency Virus atau SIV saat masih ada di simpanse yang diduga berasal dari Afrika Tengah.

SIV yang ditularkan kemudian bermutasi menjadi HIV yang menyebabkan AIDS.

Perpindahan virus berbahaya dari hewan ini terjadi ketika manusia memakan daging simpanse yang telah terkena virus. Beberapa studi membuktikan kalau transmisi virus ini terjadi sejak tahun 1800-an.

Selain penyebab HIV/AIDS, monyet juga membawa virus bernama Monkeypox virus (MPXV) yang mengakibatkan penyakit cacar monyet. Penyakit ini menyerang penduduk Afrika pada 2019 lalu. Sebagian penularan virus ini terjadi antara hewan dan manusia, dan jarang terjadi antar manusia. Tidak hanya monyet, kelinci, tikus liar, dan tupai juga andil dalam penyebaran MPXV.

(Baca Juga: Ini Solusi Keuangan Selama Masa Pandemik Corona)
7. Dengue Virus

Dengue Virus - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Mungkin kamu sudah familiar dengan penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh Dengue Virus (DENV). Virus ini tumbuh subur terutama di wilayah tropis dan subtropis. Kasus infeksi demam berdarah telah terjadi sebanyak hampir 390 juta per tahun. Tapi, itu hanyalah satu di antara puluhan virus yang dibawa oleh hewan mungil nan mematikan ini.

Terdapat Zika virus (ZKV) yang menyebabkan bayi menjadi terlahir cacat. Ada juga virus west nile yang menjadi penyebab meninggalnya penyanyi legendaris Indonesia, Glenn Fredly, yaitu meningitis. Virus chikungunya yang disebarkan oleh nyamuk juga bisa menyebabkan sakit sendi dan demam.

8. MERS

MERS - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Virus berbahaya dari hewan berikutnya disebarkan oleh unta. Virus yang dikenal dengan nama MERS (Middle East Respiratory Syndrome) ini menjadi wabah pada tahun 2012 di Arab Saudi dan pada tahun 2015 di Korea Selatan. Masih dalam keluarga virus corona, efek yang ditimbulkan pun juga mirip seperti gangguan pernapasan.

Meskipun tingkat transmisi antar manusia pada virus ini cukup rendah, tingkat kematiannya tinggi dengan 30 sampai 40 persen. Mereka yang terinfeksi virus adalah orang-orang yang mengonsumsi daging dan susu unta atau yang melakukan kontak langsung dengan hewan tersebut.

Sebanyak 2,494 orang telah terinfeksi dan 858 diantaranya meninggal dunia. Sampai saat ini pun, vaksin terhadap virus ini belum ditemukan.

9. Marburg Virus dan Ebola

Marburg Virus dan Ebola - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Kelelawar memboyong banyak sekali virus berbahaya dari hewan. Hewan ini menyebabkan berbagai wabah terjadi. Pada tahun 1967, 478 orang dari 590 kasus harus meregang nyawa karena virus Marburg karena tingkat kematiannya 2 kali lipat virus MERS yakni 88 persen.

Selanjutnya, ada virus Ebola yang mengakibatkan 50 persen penderitanya meninggal. Simpanse dan Gorila dari Afrika Tengah yang sebenarnya paling terancam dengan penyakir ini, namun manusia juga bisa tertular melalui landak dan kelelawar. Virus mematikan ini tersebar lewat kontak cairan tubuh atau darah dari binatang yang terinfeksi.

Ditambah, penularan virus Covid-19 atau SARS-CoV-2 yang pertama kali dikenali di kota Wuhan, China pada Desember 2019 lalu. Setelah menginfeksi ribuan penduduk China, virus ini merambat ke lebih dari 190 negara.

Daftar virus berbahaya dari hewan di atas harus kita hindari dengan konsumsi makanan sehat dan berolahraga. Selain itu, lindungi dirimu dengan produk asuransi untuk mengantisipasi hal buruk terjadi.

Kini, kamu bisa membandingkan terlebih dulu produk asuransi mana yang cocok dengan kebutuhan. Premi bulanan yang ringan dijamin nggak bikin kantong bolong. Ajukan asuransi pilihan lewat CekAja.com sekarang juga!

Tentang Penulis

Vera Khairifah

A content writer and socmed enthusiast