Waduh, Imbauan #DiRumahAja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

4 min. membaca Oleh CekAja on

Beberapa usaha atau bisnis tetap lancar bahkan lebih untung di tengah wabah Corona, sebut saja apotek tempat orang mencari masker, obat-obatan hingga vitamin untuk meningkatkan imun tubuh.

Peter Gonta Garuda Indonesia

Selain itu, ada pula jasa ekspedisi yang makin menggeliat karena banyak orang yang memutuskan untuk belanja online dan dikirim melalui layanan antar barang. Tukang sayur juga kebanjiran order di musim Corona dan physical distancing ini.

Sayur-sayuran kini juga makin diburu orang. Alasannya yakni, masyarakat kini banyak yang sudah mulai peduli terhadap kesehatan. Tidak ketinggalan ada rempah-rempah, yang tadinya dibeli hanya untuk bahan masakan kini diburu banyak orang demi meningkatkan imun tubuh sehingga harganya melambung tinggi.

Ada pula swalayan, tentu saja sangat diuntungkan, apalagi saat beberapa waktu lalu terjadi panic buying oleh segelintir orang.

Namun, banyak pula bisnis dan sektor usaha yang boncos dan merugi gara-gara sepi pembeli, seperti bisnis-bisnis berikut ini!

1. Perhotelan

Perhotelan - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Perhotelan menjadi sektor usaha pertama yang paling terpukul sejak Corona merebak, bahkan sebelum ada korban di Indonesia. Pasalnya, sejak Corona mewabah di Wuhan, pemerintah langsung membatasi wisatawan dari mancanegara, terutama China. Padahal selama ini wisatawan dari China menjadi yang paling banyak masuk ke Indonesia.

Daerah tujuan wisata, seperti Bali juga menjadi salah satu daerah yang paling terpuruk bersama dengan bisnis hotel yang melemah. Bahkan baru-baru ini, hotel di Bali memberikan harga bulanan yang sangat murah agar orang mau menginap. Selain hotel, Air BnB juga berdampak dan konon merugi hingga puluhan triliun sama dengan hotel.

2. Event Organizer

Event Organizer - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Permintaan jasa Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) jauh berkurang karena imbauan menjaga jarak sosial hingga bekerja dari rumah atau work from home. Banyak acara yang ditunda hingga dibatalkan.

(Baca juga: Asuransi yang Tepat Untuk Pekerja Medis di Kala Corona Merajarela)

Dari 112 perusahaan Event Organizer di Indonesia, kerugian tercatat hingga Rp2,6 triliun. Data itu hanya mewakili 10 persen dari total keseluruhan perusahaan. Telah terjadi 96,43 persen kasus penundaan dan 84,86 persen kasus pembatalan event di 17 provinsi pasca-pengumuman resmi pemerintah tanggal 2 Maret 2020 berdasarkan data Industri Event Indonesia (Ivendo).

3. Wisata

Wisata - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Sektor wisata juga menjadi salah satu yang tertekan dengan mewabahnya Corona. Tak ada lagi turis asing yang membanjiri tempat-tempat wisata di Indonesia. Kondisi tersebut dinilai akan berdampak pada anjloknya pendapatan devisa dari sektor pariwisata. Sementara itu, wisatawan lokal juga tidak bisa bepergian karena imbauan isolasi diri.

4. Maskapai Penerbangan

Maskapai Penerbangan - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Maskapai penerbangan juga dinilai sebagai salah satu industri yang paling merana akibat mewabahnya virus Corona, baik dari penerbangan domestik maupun internasional. Di Indonesia juga banyak maskapai yang merugi karena penerbangan umrah juga tidak bisa dilakukan.

5. Properti

Properti - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Bisnis properti juga mengalami boncos karena masalah Corona. Pasalnya imbauan jaga jarak membuat calon pembeli tidak bisa bertemu dengan calon penjual. Ataupun jika sudah cocok, banyak calon pembeli menunda transaksi karena dananya ingin disimpan sebagai dana darurat yang awalnya untuk uang muka atau down payment.

Selain itu, mal yang juga menjadi salah satu subsektor properti juga harus ikut kena imbasnya karena jam buka dikurangi ataupun ditutup sama sekali. Padahal, pengembang harus tetap membayar listrik dan pemeliharaan gedung.

Di Jakarta sendiri hampir semua mal besar mengurangi jam operasi dan hanya tenant tertentu yang buka. Di sisi lain, banyak pula mal yang tutup, seperti yang dilakukan oleh pengusaha mal di Bandung yang memutuskan tutup selama dua pekan.

6. Transportasi

Transportasi - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Transportasi umum, seperti kereta dan MRT juga harus ikut merana akibat Corona. Bahkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sudah mendapat laporan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan merugi pada tahun ini.

(Baca juga: Hindari Penularan Virus Corona di Dalam Mobil, Cek Tips Ini  )

Begitu pula usaha rintisan yang bergerak di bidang transportasi seperti Gojek dan Grab, yang usaha utamanya sebagai transportasi tidak mengangkut orang sebanyak biasanya. Untungnya, distabilkan dengan pengiriman barang dan makanan, yang tetap stabil karena imbauan di rumah aja.

7. Kafe dan Jajanan Kaki Lima

Kafe dan Jajanan Kaki Lima - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Karena imbauan di rumah aja, kafe yang menjadi tempat nongkrong anak muda harus terdampak. Pasalnya banyak orang yang tidak bisa nongkrong untuk ngopi-ngopi dan bercengkrama karena takut tertular Corona. Apalagi kalau kafe tersebut tidak memiliki Kerjasama layanan pesan antar, maka sangat mungkin kafe tersebut gulung tikar.

Hal yang sama juga terjadi dengan jajanan kaki lima, dengan berkurangnya orang yang ke kantor dan banyak orang yang memilih masak karena anggapan lebih bersih selama masa wabah ini, banyak pedagang kaki lima yang memilih untuk mudik lebih cepat, padahal mudik juga diimbau pemerintah untuk tidak dilakukan.

Dalam kondisi sulit seperti sekarang ini, kamu yang memiliki usaha sendiri tentu berpikir keras untuk tetap berdagang demi bisa membayar gaji para karyawan bukan? Semoga saja kondisi yang ada sekarang bisa cepat membaik ya, agar kamu tidak perlu mengurangi jumlah karyawan yang pastinya sangat membutuhkan uang untuk menafkahi keluarga mereka.

Jika kamu dalam kondisi terdesak karena harus segera memenuhi kewajiban membayar gaji karyawan, namun cashflow toko kamu sedikit tersendat, tidak ada salahnya mencari pinjaman online yang aman dan terpercaya.

JULO adalah salah satu layanan pinjaman online yang direkomendasikan oleh CekAja.com, karena telah terdaftar dan mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan pinjaman online JULO untuk menyelamatkan bisnis kamu lewat CekAja.com.

Tentang kami

CekAja

CekAja