Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

2 menit waktu bacaan

Wajib Stok, Harga Barang Ini Akan Naik Mendekati Imlek

by Surtan Siahaan on 3 Februari, 2016

Bagi orang Tionghoa, Imlek identik dengan melaksanakan sejumlah tradisi. Beberapa di antara tradisi tersebut seperti sembahyang membutuhkan beberapa produk makanan.

Akibat kebutuhan yang melonjak, harga pun ikut meroket. Nah, agar bisa menghemat lebih banyak uang selama Imlek, tidak ada salahnya menyimpan sejumlah barang yang harganya semakin mahal saat mendekati Imlek.

Apa saja barang tersebut, berikut ini daftarnya:

Kim Kit

Buah satu ini mudah dikenali lantaran warna kuning keemasan yang mencolok dan ukuran yang mini jika dibandingkan jeruk lokal. Jeruk Imlek yang sering disebut masyarakat Tionghoa dengan nama Kim Kit biasanya memiliki permintaan tinggi jelang Imlek.

Tak heran jika harga jeruk satu ini bisa melonjak tinggi. Permintaan yang tinggi dikarenakan buah satu ini identik dengan tradisi persembahan.

Jika pada hari biasa jeruk ini dibanderol Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram (kg), mendekati Imlek harganya bisa melonjak jadi Rp 33 ribu per kg.

(Baca juga: Trik Memaksimalkan Diskon Belanja Online di Momen Imlek)

Buah Naga

Buah berkulit merah ini juga sangat indentik dengan perayaan Imlek. Tidak heran, harganya akan melejit mendekati perayaan Sin Tjia tersebut.

Di Ibu Kota, buah bersisik yang memiliki rasa manis dan asam tersebut sudah mengalami kenaikan harga hingga Rp 3 ribu per kg. Biasanya, warga Tionghoa yang pergi bersembahyang ke kelenteng akan membawa buah tersebut sebagai persembahan.

Telur Ayam

Meski biasanya harga sembako stabil, telur ayam justru mengalami kenaikan harga menjelang imlek. Harga telur pun akan semakin mahal jika dibeli 1 atau 2 hari sebelum perayaan Sin Tjia tersebut.

Karena kebutuhan rumah tangga satu ini biasanya melonjak jelang imlek, sebaiknya kamu menyimpan kebutuhan dalam jumlah yang cukup selama sepekan ke depan.

Teripang

Bagi sebagian warga Tionghoa, hewan laut satu ini dinilai dapat membawa keberuntungan jika disantap saat Imlek. Biasanya, teripang akan disajikan saat makan malam tahun baru.

Tidak heran, permintaan teripang biasanya melejit mendekati Imlek. Secara otomatis harganya pun semakin mahal. Saat permintaan sedang tinggi, teripang yang punya tekstur kenyal seperti lemak sapi ini punya harga yang fantastis.

Satu kilogram teripang bisa dibanderol hingga Rp 2 juta per kg.

(Baca juga: 5 Cara Mencegah Kantong Jebol Selama Imlek)

Ikan Bandeng

Ikan bandeng juga jadi komoditas yang harganya mahal mendekati Imlek. Di Jakarta, kebutuhan terbesar ikan ini tidak hanya datang dari warga Tionghoa namun juga dari masyarakat Betawi.

Menariknya, ikan yang dicari bukan sekadar bandeng biasa melainkan bandeng jumbo yang beratnya bisa mencapai 10 kilogram per ekor. Harga bandeng ini juga bisanya naik hingga 50% menjelang Imlek.

Tentang Penulis