Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Walau Gratis, 6 Hal Ini Justru Menyengsarakan

by Ariesta on 8 Januari, 2016

tips belanja_kartu kredit - CekAja.com

Siapa yang tidak suka gratisan? Ada kesenangan tersendiri saat mendapatkan barang gratis, bahkan jika sebenarnya kamu tidak terlalu memerlukannya.

Contohnya adalah sampel makanan di super market atau hadiah piring saat belanja bulanan. Barang gratisan selalu dilihat sebagai sesuatu yang menyenangkan, meski kegunaannya kadang tidak terlalu penting. Beberapa barang gratis bahkan sebenarnya tidak benar-benar gratis. Demi mendapatkan barang gratis, tak jarang kamu pun harus mengeluarkan sejumlah uang yang tidak terlalu mendesak sehingga jadi pemborosan.

Sulit untuk menilai apakah sesuatu yang gratis memang menguntungkan atau malah sebaliknya. Berikut adalah enam situasi di mana gratis justru merugikan dan malah membuatmu mengeluarkan uang.

Ketika mendapatkan makanan gratis saat sedang diet

Makanan gratis apalagi yang lezat memang menggoda. Tapi keberuntungan ini jadi tidak menguntungkan saat kamu sedang diet ketat. Makanan gratis di acara pesta pernikahan atau pesta akhir tahun malah menghancurkan pola dietmu.

(Baca juga: Kenapa dengan Hidup Lebih Sehat, Kamu Bisa Lebih Kaya?)

Ketika mendapatkan traktiran gratis yang bisa membuatmu gagal mencapai tujuan

Katakanlah kamu sudah berlatih keras demi maksimal mengikuti kompetisi maraton. Entah itu untuk menjadi juara pertama atau sekedar sampai ke garis finish, traktiran teman justru bisa menggagalkanmu dari tujuan. Traktiran makan malam yang tidak sehat bisa menyabotase pertandinganmu keesokan harinya.

Berdasarkan RunnersConnect, kamu dilarang mencoba menu baru atau makan dengan porsi di luar kebiasaan semalam sebelumnya. Makan malam berporsi besar harus dilahap dua hari sebelum maraton.

Ketika kamu mendapat gratisan tapi tidak akan menggunakannya

Lemari plastik hadiah dooprize dari super market memang membuatmu merasa beruntung. Tapi kalau hanya akan menjadi rongsokan di garasi rumah karena tidak ada lagi ruang kosong untuk menyimpannya, kamu harus berpikir ulang untuk menerimanya. Begitu juga dengan barang gratis lain yang ditawarkan lewat email atau oleh toko. Sulit menolak barang gratisan, tapi kalau kamu tidak menyukainya, sebaiknya katakan tidak atau berikan pada orang lain.

(Baca juga: Beli Bekas di Tahun 2016, Barang-barang Ini Malah Lebih Murah)

Shampo, sabun, dan lotion hotel

Banyak barang gratisan di luar sana, tapi membawanya pulang hanya akan menghabiskan tempat. Contohnya adalah shampo, sabun, dan lotion hotel. Apakah kamu akan menggunakannya lagi setelah sampai di rumah? Jika tidak, lebih baik jangan diambil.

Ketika ada syarat untuk mendapatkannya

Gratis biaya tiga bulan pertama jika langsung membayar tunai biaya berlangganan selama setahun. Keuntungan ini biasanya ditawarkan oleh tv kabel, internet, majalah, atau koran. Ini merupaka strategi penjualan untuk menarik pelanggan jangka panjang. Kalau untuk mendapatkan gratisan tersebut kamu sampai merogoh uang di pos emergensi lebih baik jangan lakukan. Risiko lainnya dengan membayar biaya setahun penuh adalah ketika ada gangguan atau kamu memutuskan berhenti berlangganan di tengah jalan, kamu tidak bisa mendapatkan uangmu kembali.

(Baca juga: Enam Cara Hasilkan Uang Tambahan Tanpa Bersusah Payah)

Ketika mendapatkan barang berbahaya

Bagaimana jika tiba-tiba ada orang yang tak dikenal memberikanmu mobil atau sejumlah uang? Pasti kamu senang bukan? Tapi kamu harus curiga dengan barang gratisan bernilai tinggi. Bisa saja barang tersebut merupakan money laundry atau hasil korupsi. Kalau sudah begini, kamu yang asalnya tidak tahu apa-apa bisa terseret ke ranah hukum.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami