Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

by Estrin Vanadianti Lestari on 21 Februari, 2020

Dikenal sebagai negara yang kaya akan warisan budayanya, tahukah kamu bahwa ada beberapa warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO atau United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization?

warisan budaya asli indonesia

Ada 1.331 Suku, yang Tersebar di Indonesia

Jika dihitung, bisa kamu bayangkan sendiri betapa banyaknya warisan budaya Indonesia, yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Selain itu, untuk jumlah suku yang ada di Indonesia saja terhitung sebanyak 1.331 kelompok suku, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2010.

Siapa UNESCO?

Nah, dari banyaknya warisan yang dimiliki negara kita, setidaknya ada beberapa warisan budaya asli Indonesia diakui oleh UNESCO. Tapi sebelum mengetahui warisan apa saja, apakah kamu tahu siapa UNESCO?

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), dalam bahasa Indonesianya adalah Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Bukan tanpa alasan, organisasi atau badan khusus PBB yang didirikan pada 1945 ini, merupakan organisasi yang memiliki tujuan yang besar.

Tujuan UNESCO

Tujuannya adalah mendukung perdamaian, keamanan dengan mempromosikan kerjasama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki. (Pasal 1 Konstitusi UNESCO).

UNESCO sendiri memiliki anggota 191 negara, termasuk Indonesia. Nah, simpelnya, UNESCO ini merupakan organisasi yang memiliki program, dimana program tersebut berguna untuk mempromosikan keragaman budaya setiap negara, hingga kerjasama persetujuan internasional untuk mengamankan warisan budaya, dan alam, serta memelihara HAM.

Hal ini dilakukan, agar warisan budaya yang dimiliki suatu negara, tidak dicuri atau diakui oleh negara lain. Sehingga, banyak negara yang berlomba-lomba mendapatkan pengakuan dan penetapan resmi UNESCO, agar tidak menimbulkan perseteruan terkait perebutan kepemilikan warisan budaya.

Kisah Batik yang Pernah Diklaim Negara Lain, Patut Dijadikan Pembelajaran

Sebut saja, kisah batik Indonesia yang pernah mau diklaim Malaysia, sebagai warisan asli budayanya. Tentu saja, warga Indonesia tidak terima atas kepemilikan tersebut bukan?

Maka dari itu, beberapa warisan budaya asli Indonesia ini, wajib kita lestarikan dan dirawat. Memang apa saja sih warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO selain batik?

(Baca Juga: Mantap, Pencak Silat Dijadikan Warisan Budaya Dunia Oleh UNESCO!)
Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO

Sebagai warga Indonesia yang baik dan cinta akan Tanah Air, wajib banget tahu deretan warisan budaya asli Indonesia berikut ini:

1. Pencak Silat

Pencak Silat - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO yang baru saja dapat pengakuan adalah Pencak Silat. Warisan budaya tak benda ini, merupakan sebuah seni bela diri seperti halnya Taekwondo dan Karate dari Jepang.

  • Asal daerah: Suku Melayu, Semenanjung Malaka, Sumatera
  • Tahun ditetapkan: 2019
2. Perahu Pinisi (Seni Pembuatan Kapal)

Perahu Pinisi Seni Pembuatan Kapal - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Selanjutnya adalah Pinisi. Pinisi merupakan sebuah seni pembuatan kapal atau perahu, yang diwariskan tradisi maritim masyarakat Bugis. Kapal ini juga sering digunakan untuk berkeliling dunia oleh para taruna AL.

  • Asal daerah: Sulawesi Tengah
  • Tahun ditetapkan: 2017
3. Tari Bali

Tari Bali - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan tak benda berikutnya adalah tari tradisional Bali. Tidak hanya satu, ada banyak jenis tarian Bali, yakni sebagai berikut: Drama Tari Gambuh, Drama Tari Wayang Wong, Tari Baris, Tari Barong Ket, Tari Joget Bumbung, Tari Legong Keraton, Tari Rejang, Tari Sanghyang Dedari, Tari Topeng Sidakarya.

  • Asal daerah: Bali
  • Tahun ditetapkan: 2015
4. Sekaten

Sekaten - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Selanjutnya adalah Sekaten. Warisan budaya tak benda ini merupakan sebuah tradisi yang dilakukan setiap Isra’ Mi’raj, oleh warga Solo dan Yogyakarta.

Hal yang paling ditunggu-tunggu dari tradisi Sekaten ini adalah momen rebutan gunung-gunungan berisi hasil bumi.

  • Asal daerah: Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 2014
5. Lumpia

Lumpia - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang berupa makanan adalah Lumpia. Namun, sebenarnya Lumpia merupakan kuliner yang diadaptasi dari budaya Tionghoa.

Lalu dilakukan modifikasi resep yang menjadikannya sangat Indonesia. Hingga, saat ini, Lumpia menjadi jajanan tradisional yang digemari di Bandung, Semarang, Solo dan daerah sekitarnya.

  • Asal daerah: Semarang, Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 2014
6. Gamelan

Gamelan - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang berupa alat musik tradisional adalah Gamelan. Alat musik ini juga sudah sangat populer, hingga ke negara barat.

  • Asal daerah: Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 2014
7. Subak

Subak - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Berikutnya adalah Subak. Subak merupakan sebuah sistem perairan sawah atau irigasi yang dibuat agar, setiap pemilik sawah mendapatkan hasil yang adil.

Subak sendiri resmi diakui oleh UNESCO pada tahun 2012, meliputi empat kawasan sebagai satu kesatuan terdiri atas Catur Angga Batukaru di Kabupaten Tabanan, Pura Taman Ayun di Kabupaten Badung, Hulu Sungai Pakerisan, Kabupaten Gianyar, serta Pura Ulun Danu Batur dan Danau Batur di Kabupaten Bangli.

  • Asal daerah: Bali
  • Tahun ditetapkan: 2012
8. Noken

Noken - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan berbentuk benda ini adalah sebuah tas anyaman, buatan tangan yang berbahan serat kayu atau daun.

  • Asal daerah: Papua Barat
  • tahun ditetapkan: 2012
9. Tari Saman

Tari Saman - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Berikutnya ada warisan budaya dari seni Tari Saman. Warisan budaya tak benda ini merupakan tarian tradisi masyarakat Gayo, Aceh. Biasanya, tarian ini, dilakukan pada upacara keagamaan dan tak jarang tampil di berbagai acara kenegaraan, seperti pembukaan Asian Games 2018 lalu.

  • Asal daerah: Aceh
  • Tahun ditetapkan: 2011
10. Angklung

Angklung - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO berupa alat musik tradisional adalah Angklung. Terbuat dari bambu, alat musik ini berasal dari tanah Sunda. Cara memainkannya pun sangat mudah, yakni hanya digoyang-goyangkan saja.

  • Asal daerah: Jawa Barat
  • Tahun ditetapkan: 2010

11. Batik

Batik - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO, yang sempat direbut negara tetangga adalah Batik. Warisan budaya ini merupakan warisan budaya berbentuk seni lukis di atas kain.

  • Asal Daerah: Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 2009
12. Teater Wayang Kulit

Teater Wayang Kulit - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO, selanjutnya adalah teater Wayang Kulit. Sangat populer pada zamannya, teater Wayang Kulit, kini masih dilestarikan, sebagai warisan budaya khas Indonesia.

  • Asal Daerah: Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 2008
13. Keris

Keris - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO berbentuk senjata tradisional adalah Keris. Dari banyaknya senjata tradisional Indonesia, baru Keris yang mendapat pengakuan dari UNESCO.

  • Asal Daerah: Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 2005
14. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO selanjutnya adalah Taman Bukit Barisan Selatan.

  • Asal Daerah: Lampung, Sumatera Selatan
  • Tahun ditetapkan: 2004
15. Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung Leuser - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO selanjutnya adalah Taman Nasional Gunung Leuser.

  • Asal Daerah: Aceh, Sumatera Utara
  • Tahun ditetapkan: 2004
16. Taman Nasional Kerinci Seblat

Taman Nasional Kerinci Seblat - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO selanjutnya adalah Taman Nasional Kerinci Seblat.

  • Asal Daerah: Jambi, Sumatera Barat / Bengkulu, Sumatera Selatan
  • Tahun ditetapkan: 2004
17. Wayang Kulit

Wayang Kulit - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO selanjutnya adalah Wayang Kulit. Tanpa wayang kulit, pertunjukan, di teater wayang kulit tidak akan terselenggara.

Wayang yang dibuat dari kulit hewan ini, dibuat secara tradisional, menyerupai berbagai macam tokoh-tokoh terkenal di Jawa.

  • Asal Daerah: Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 2003
18. Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO selanjutnya adalah Taman Nasional Lorentz.

  • Asal Daerah: Papua
  • Tahun ditetapkan: 1999
19. Museum Fosil Sangiran

Museum Fosil Sangiran - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia selanjutnya adalah Museum Fosil Sangiran.

  • Asal Daerah: Sragen, Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 1996
20. Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya selanjutnya adalah Taman Nasional Ujung Kulon. Di taman ini juga digunakan sebagai tempat hidup dari 50 sampai 60 badak.

  • Asal Daerah: Banten, Jawa Barat
  • Tahun ditetapkan: 1991
21. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya asli Indonesia selanjutnya adalah Taman Nasional Komodo. Memiliki pemandangan yang sangat indah, tempat ini selalu menjadi tempat wisata favorit warga lokal maupun mancanegara.

  • Asal Daerah: Nusa Tenggara Timur
  • Tahun ditetapkan: 1991
22. Candi Prambanan

Candi Prambanan - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Selanjutnya adalah Candi Prambanan. Buat yang sering liburan ke Yogyakarta, tak puas rasanya jika tak mengunjungi salah satu warisan budaya yang satu ini.

  • Asal Daerah: Sleman, Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 1991
23. Candi Borobudur

Candi Borobudur - Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO Selain Borobudur

Warisan budaya selanjutnya adalah Candi Borobudur. Tidak kalah tenar dengan candi Prambanan, Candi Borobudur juga memiliki keindahan yang luar biasa, bahkan Borobudur juga masuk dalam daftar 7 keajaiban dunia.

  • Asal Daerah: Magelang, Jawa Tengah
  • Tahun ditetapkan: 1991
(Baca Juga: Tambang Batu Bara Ombilin, Situs Budaya Terbaru di Indonesia)
Warisan Budaya Asli Indonesia yang Akan Diajukan ke UNESCO 2020
  • Kain Ulos (Kain tenun tradisional Suku Batak)
  • Gamelan (Jawa Tengah dan Bali)
  • Situs Tambang Ombilin (Sumatera Barat)
  • Geopark (Banyuwangi, Jawa Timur)
  • Pantun Melayu (Riau)
  • Desa Bawomataluo (Di Kabupaten Nias Selatan)
Keuntungan Warisan yang Diakui UNESCO?

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO, tidak mudah direbut oleh pihak atau negara lain.

Namun, ternyata keuntungannya tidak hanya itu loh. Berikut keuntungan yang didapat jika warisan budaya suatu negara diakui UNESCO, seperti yang dilansir dari laman Liputan6.com, yang disampaikan oleh Kama Pradipta, selaku Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang Kemlu RI.

  • Sebagai Edukasi

Diakui oleh UNESCO, berarti diakui secara internasional. Sehingga, hal tersebut setidaknya bisa menjadikan masyarakat sadar akan budaya asli miliknya sendiri, terutama para generasi muda.

Tidak sulit untuk melestarikan dan merawat warisan budaya yang kita punya. Cara mudahnya, yakni dengan menjadikan warisan budaya (selain benda) sebagai salah satu mata pelajaran tambahan, ekskul, atau program kesenian wajib.

Sebut saja seperti ekskul pencak silat, gamelan, tari saman, dan kegiatan seni lainnya.

  • Mendapatkan Bantuan Biaya Pelestarian dari UNESCO

Banyak negara berlomba-lomba untuk mendapatkan pengakuan warisan budaya dari UNESCO. Hal tersebut dikarenakan, setiap warisan budaya yang diakui, berhak mengajukan diri untuk terkait perencanaan pembiayaan konservasi dari UNESCO.

Mulai dari pembiayaan perawatan hingga perawatan, bisa dibantu oleh UNESCO. Pembiayaan ini, biasanya digunakan untuk merawat cagar alam seperti taman nasional, tempat wisata, hingga pembangunan/perbaikan sanggar menari tarian tradisional.

  • Keuntungan Pendapatan Negara

Diakui UNESCO, berarti warisan budaya tersebut akan menjadi populer di lingkup internasional. Itu artinya, dari segi pendapatan negara bisa bertambah, yakni dengan dijadikannya warisan budaya sebagai ikon pariwisata.

Semakin banyak wisatawan yang datang, maka anggaran pemasukan negara semakin besar. Tidak hanya negara, kesejahteraan warga sekitar juga bisa terbantu. Seperti bisa membuka usaha di lokasi wisata, jasa tour guide, hingga menjual makanan dan cenderamata.

Bagaimana, habis baca artikel ini, kamu jadi kepengin datengin langsung warisan budaya asli Indonesia yang diakui UNESCO bukan? Yuk jangan jadikan impianmu sebagai angan-angan saja, karena kamu bisa jelajahi semua tempat wisata yang diakui UNESCO ini, dengan menggunakan kartu kredit khusus Traveling.

Kartu kredit untuk traveling, akan memudahkan mu melakukan liburan. Misalnya, pesan tiket pesawat, hingga hotel dengan mudah dan praktis. Ditambah, ada berbagai promo menarik dan keuntungan lainnya yang bisa kamu dapatkan.

Yuk, tunggu apa lagi? Segara ajukan kartu kredit untuk traveling pilihanmu, hanya di Cekaja.com!

Tentang Penulis

Estrin Vanadianti Lestari

Sisuka makan banyak, tapi enggak gemuk-gemuk