9 Warisan Genetik Ibu yang Diturunkan Ke Anak

Beberapa warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak ternyata sangat menarik untuk dibahas. Sebagian di antaranya adalah hal-hal penting yang harus kamu tahu. Berikut penjelasan lengkapnya.

9 Warisan Genetik Ibu yang Diturunkan Ke Anak

Sebagian dari kita mungkin kerap bertanya-tanya soal kemiripan anak dengan orang tuanya, baik secara fisik maupun watak dan sifat yang diturunkan.

Dalam ilmu sains, anak memang lahir dengan kondisi genetik yang diwariskan oleh kedua orang tuanya, yakni ayah dan ibu.

Warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak berbeda dengan yang diturunkan oleh ayah. Maka dari itu, bentuk fisik dan kebiasaan tertentu merupakan campuran antar keduanya.

Pada artikel ini, CekAja akan membahas soal beberapa warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak. Simak penjelasannya berikut ini.

(Baca Juga: 12 Penyakit yang Diwariskan Orang Tua ke Anak)

Warisan Genetik Ibu yang Diturunkan Ke Anak

1. Kecerdasan

Warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak adalah kecerdasan. Anak ternyata memiliki kemampuan untuk memahami suatu pengajaran karena warisan dari sang ibu.

Setengah dari kecerdasan anak berasal dari turunan DNA ibu, dan separuhnya lagi dipengaruhi oleh faktor lainnya. seperti lingkungan belajar, metode pengajaran, dan lain-lain.

2. Ingatan Hal Menyenangkan dan Trauma

Sejak mengandung, para ibu sangat disarankan untuk menjaga suasana hati alias mood dalam keadaan baik, senang, dan bahagia.

Rupanya, saran ini bukan tanpa alasan. Sebab ingatan akan hal menyenangkan maupun trauma juga merupakan warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak.

Jika ibu memiliki trauma yang parah, maka bisa jadi ketakutan akan hal yang sama dimiliki oleh sang anak.

3. Rambut

Gen pada ibu juga memiliki peran dalam pembentukan warna rambut anak, dan tingkat kekuatan rambut.

Ada sekitar 20 gen ibu yang mengendalikan protein pembentukan rambut anak sejak di dalam kandungan.

Nah, jika rambut ibu rentan botak, maka hal yang sama juga bisa terjadi pada rambut anaknya. Meskipun memang ada faktor eksternal lain yang mempengaruhi tingkat kekuatan rambut seseorang.

4. Penggunaan Tangan yang Dominan

Sebagian besar orang di dunia menggunakan tangan kanannya untuk lebih banyak kegiatan. Hanya ada 12 persen orang yang menggunakan tangan kiri sebagai tangan dominannya, alias kidal.

Ternyata, penggunaan tangan yang dominan ini adalah warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak.

Jika sang ibu menggunakan tangan kanan, maka kecil kemungkinan anak akan kidal. Begitu juga sebaliknya.

5. Kebiasaan Makan

Warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak selanjutnya adalah kebiasaan makan. Hal ini mulai berpengaruh sejak anak berada di dalam kandungan.

Selera makan ibu selama masa kehamilan akan menurun ke anak. Maka dari itu, para ibu harus menjaga asupan makanan bergizi, agar kelak sang anak juga memiliki selera makan makanan sehat.

6. Keaktifan Berbicara

Gen dari ibu juga berperan dalam tingkat keaktifan bicara anak nantinya.

Tidak hanya soal kecakapan dalam mengucap kata maupun kalimat lengkap, warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak ini juga akan mempengaruhi cara bergaul anak.

Jika ibu cenderung memiliki kepribadian ekstrovert, maka sang anak pun akan menjadi pribadi yang mudah dan nyaman bergaul serta berada di sekitar orang banyak.

(Baca Juga: 10 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Kecerdasan Otak Anak)

7. Kemampuan Bermusik

Jika membicarakan soal bakat anak, memang ada banyak hal yang mempengaruhinya. Namun, ada pula peran warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak dalam kemampuan bermusik.

Mulai dari minat terhadap seni musik, kemampuan memainkan alat musik, hingga pemahaman tentang pengenalan nada, dan lain sebagainya.

Jika ibu memiliki darah seni yang tinggi, bisa jadi anaknya juga akan memiliki kemampuan musikalitas yang tinggi pula.

8. Gaya dan Pola Tidur

Selain soal makanan, gaya dan ppola tidur anak dapat terbentuk sejak dirinya di dalam kandungan, lho.

Warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak ini akan membentuk kemiripan pada beberapa hal.

Di antaranya posisi tidur favorit anak (telentang, tengkurap, menghadap samping kanan/kiri), kebiasaan tidur siang, kebiasaan jam tidur di malam hari, dan potensi gangguan tidur atau insomnia.

9. Buta Warna

Warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak yang terakhir adalah soal kemampuan membedakan warna.

FYI, kasus buta warna lebih banyak diderita oleh anak laki-laki yang diwarisi dari gen ibu.

Jika ibu mengidap buta warna, maka disarankan agar nantinya pemberian stimulasi dan pelatihan penglihatan anak ditingkatkan. Agar buta warna tidak diwarisi oleh anak tersebut.

Jaminkan Kesehatan Keluarga dengan Asuransi

Itu dia penjelasan mengenai beberapa warisan genetik ibu yang diturunkan ke anak.

Jaga selalu kondisi kesehatan ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya agar dapat senantiasa menjalani aktifitas normal.

Di masa pandemi ini, akan lebih baik jika kamu dan keluarga memiliki perlindungan ekstra pada jaminan layanan kesehatan dari asuransi.

Tak usah bingung memilih produk asuransi terpercaya. Sebab di CekAja.com, kamu bisa membandingkan berbagai produk asuransi dari bermacam merk ternama yang aman karena sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Besaran premi dan uang pertanggungan bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan profil finansialmu. Proses pengajuan juga mudah karena melalui sistem online.

Kamu hanya perlu mengisi formulir pengajuan, dan membayar premi bulan pertama saja. Selanjutnya, kartu asuransi kesehatan siap pakai akan langsung dikirimkan ke alamat tempat tinggalmu.

Ini saatnya merasakan ketenangan lebih karena terhindar dari risiko kesulitan finansial untuk biaya kesehatan di masa depan.

Bandingkan dan ajukan asuransi hanya melalui CekAja.com!