Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Menyerang di Musim Hujan

by Sindhi Aderianti on 5 November, 2018

Musim penghujan telah tiba. Berdasarkan data BMKG, sejumlah kota di Indonesia diperkiraan terus diguyur hujan hingga April 2019 nanti. Pergantian suhu menuju iklim yang lebih lembab ini sering kali mempengaruhi kesehatan. Alhasil, setiap orang dengan daya tahan tubuh yang menurun akan mudah terkena penyakit musim hujan. Simak lima penyakit yang sering menyerang di musim hujan.

5 Penyakit yang Sering Menyerang di Musim Hujan - CekAja.com

Ada beberapa penyakit yang patut diwaspadai saat musim hujan. Kelima penyakit ini bisa menyerang siapa saja mulai dari anak-anak sampai dewasa. Apa sajakah penyakit musim hujan yang dimaksud? Berikut ini lima daftarnya.

Pilek dan flu

Semua pasti setuju kalau penyakit musim hujan yang paling sering muncul adalah pilek dan flu. Apa bedanya? Gejala-gejala flu bisa dibilang lebih parah seperti demam tinggi, kedinginan, rasa nyeri pada otot, dan sakit kepala.

Sedangkan pilek hanya sebatas hidung berair serta bersin-bersin. Lebih dari 200 virus yang berbeda-beda dapat menyebabkan pilek dan flu, tapi rhinovirus adalah penyebab paling umum. Virusnya tersebar melalui batuk, bersin, atau dari menyentuh benda yang sudah terkontaminasi.

Umumnya pilek dan flu akan membaik tanpa pengobatan medis. Namun, temuilah dokter jika demam yang Anda rasakan tak kunjung reda. Hal tersebut perlu dilakukan sekalipun Anda sudah mengonsumsi obat pereda demam seperti ibuprofen.                 

(Baca juga: 7 Tips Liburan di Musim Hujan)          
Diare

Munculnya diare pada musim hujan acap kali disebabkan oleh penurunan kualitas kebersihan lingkungan. Terlebih seperti yang tadi sudah dikatakan, bakteri maupun mikroorganisme sedang gencar-gencarnya ‘beranak pinak’ dan mudah menyebar pada manusia di daerah yang mendekati basah. Adapun bakteri yang menyebabkan penyakit musim hujan ini adalah rotavirus, shigella, E. coli, atau cryptosporidium.

Diare menjadikan penderitanya mengalami mulas berlebih dan buang air besar dengan frekuensi sering. Kalau sudah sampai menghabiskan banyak cairan tubuh yang ditandai oleh rasa lemas, segeralah ke dokter.

Tifus

Tifus atau demam tifoid merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thyphi. Bakteri tersebut menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Oleh karena itu, hindari jajan sembrangan terutama di musim hujan seperti sekarang.

Selain lewat makanan dan minuman, penyakit tifus dapat terinfeksi lewat sentuhan dengan tangan penderita yang kotor. Beberapa tanda yang umum diderita adalah demam hingga 40°C, badan pegal, diare, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, dan radang tenggorokan.

(Baca juga: Cara Mengurus dan Mencairkan Uang Rekening Orang Meninggal Dunia)
Demam berdarah

Penyakit musim hujan yang patut diwaspadai juga ialah demam berdarah. Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang berasal dari nyamuk Aedes Aegypti. Ketika musim hujan, tempat yang bisa menampung air seperti kaleng dan botol bekas dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk nyamuk  tersebut. Gejala paling khas saat terkena demam berdarah adalah demam tinggi dan jumlah trombosit yang menurun drastis.

Untuk mencegah penyakit ini, ada baiknya melakuakn gerakan 3M yang terdiri dari menguras tempat-tempat penampungan air secara rutin, menutup tempat penampungan air dan mendaur ulang barang bekas yang masih bernilai ekonomis.

(Baca juga: Milenials Harus Tahu, Ini Pentingnya Miliki Asuransi Kesehatan)
Penyakit kulit

Beberapa penyakit kulit pun kerap muncul karena musim hujan. Contohnya jamur atau iritasi kulit. Hal ini lantaran jamur jenis ini banyak ditemukan di lingkungan yang lembap dan basah. Selain itu, pakaian yang basah karena terkena hujan dapat pula mengakibatkan iritasi kulit, apalagi jika bergesekan dengan kulit secara berlebih.

Iritasi ditandai dengan kulit yang ditumbuhi ruam merah, lama kelamaan lecet, dan akhirnya muncul rasa perih. Penyakit-penyakit kulit ini sebenarnya bisa dihindari. Salah satu cara yang mudah adalah dengan mengganti kaus atau pakaian yang sudah terkena hujan dalam waktu yang lama.

Banner KTA CekAja

Kiat Mencegah Penyakit di Musim Hujan

Mengenali berbagai penyakit umum yang biasa terjadi di musim hujan akan membuat Anda lebih waspada untuk mencegah penularannya. Faktor kebersihan menjadi jurus utama dalam mencegah infeksi kuman penyebab kelima penyakit di atas.

Upaya pencegahannya bisa dimulai dengan rajin mencuci tangan, karena aktivitasnya yang selalu bersentuhan dengan banyak hal. Dapat menularkan berbagai penyakit. Tak terkecuali penyakit musim hujan tersebut.

Di samping itu, rutin lah mengonsumsi vitamin C. Dengan pasokan yang sehat dari vitamin C dalam tubuh Anda, antibodi yang kuat secara otomatis akan menolak virus lebih cepat.

Tentang Penulis

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.