Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Waspada Jual Beli Data Nasabah, Cek Kiat untuk Lebih Hati-hati!

by Tisyrin N. T on 20 April, 2018

beda hemat dan pelit _ kartu kredit - CekAja.com

Baru-baru ini terbongkar bisnis jual beli data nasabah bank melalui sebuah situs. Mendengar hal semacam itu, tentu Anda merasa waswas akan keamanan data pribadi Anda yang tersimpan di bank. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda bisa melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir risiko.

Adanya praktik jual beli data tentu sangat merugikan nasabah. Data yang jatuh ke tangan yang tidak tepat maka bisa disalahgunakan, misalnya untuk membobol kartu kredit. Ketika hal itu terjadi, selanjutnya nasabah bisa mendapatkan kejutan berupa tagihan yang tiba-tiba membengkak.

Apa penyebabnya data nasabah bisa bocor dan kemudian berujung pada praktik jual beli data nasabah? Ada berbagai faktor yang menyebabkan hal ini. Salah satunya adalah karena menggesek dua kali atau double swipe kartu kredit atau debit saat transaksi pembayaran di merchant. Seharusnya kartu kredit atau debit hanya digesek satu kali di mesin Electronic Data Capture (EDC), tidak perlu digesek lagi pada mesin kasir.

Penyebab lain kebocoran data nasabah misalnya  perdagangan online di situs yang tidak terpercaya. Menggunakan kartu kredit untuk belanja online memang terbilang praktis, tetapi jika tak hati-hati, Anda bisa mengalami kerugian di lain hari.

Agar tetap merasa tenang ketika melakukan berbagai aktivitas finansial, simak beberapa tips berikut ini.

1. Belanja online di situs terpercaya

Belanja online memang memiliki berbagai keunggulan dibandingkan cara belanja konvensional. Apalagi bagi Anda yang punya segudang kesibukan, membeli sesuatu lewat internet menjadi solusi untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Sayangnya, belanja online juga punya kelemahan, termasuk rentan terhadap kebocoran data.

Jika Anda sering menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi di situs belanja online, Anda harus lebih berhati-hati. Bukan berarti Anda harus berhenti berbelanja online dengan kartu kredit, Anda hanya perlu lebih selektif dalam memilih situs belanja online.

Pastikan situs tempat Anda belanja memilik reputasi yang baik. Salah satu caranya dengan mencari icon gembok kecil yang menjadi tanda bahwa situs tersebut aman. Selain itu, amati apakah terdapat tambahan huruf S di alamat URL, karena situs yang kurang terjamin keamanannya berawalan http://, bukan https://.

Tanda keamanan lainnya adalah adanya penerapan 3D Secure yang merupakan sistem keamanan untuk kartu kredit dalam bertransaksi online. Dengan adanya sistem ini, nasabah akan kartu kredit akan menerima password untuk keperluan verifikasi.

(Baca juga: Cek 6 Cara Dapatkan Modal untuk Bisnis Musiman Ramadan)

2. Segera hubungi call center bank jika mendapat laporan yang mencurigakan

Salah satu tanda bahwa kartu kredit atau debit Anda telah disalahgunakan adalah dengan adanya catatan transaksi yang tidak Anda lakukan. Oleh karena itu, telitilah ketika melihat notifikasi transaksi maupun tagihan perbankan.

Ada baiknya Anda menyimpan atau mencatat bukti transaksi kartu kredit atau kartu debit, tujuannya sebagai pengingat. Dengan begitu, Anda bisa langsung bertindak  ketika mendapatkan notifikasi atau laporan transaksi yang mencurigakan.  Segera hubungi call center bank agar bisa dilakukan penelusuran lebih lanjut.

3. Hati-hati atas permintaan informasi pribadi

Hati-hati apabila ada seseorang yang menghubungi Anda dan mengaku dari pihak bank lalu meminta informasi pribadi Anda. Anda perlu menaruh kecurigaan jika orang tersebut menanyakan sesuatu yang sifatnya rahasia.

Ingat, jangan memberitahukan nomor rekening atau bahkan Personal Identification Number (PIN) kartu kredit dan ATM Anda kepada orang tersebut. Apalagi, jika nomor telepon yang digunakan terlihat tidak meyakinkan, misalnya dengan memakai nomor pribadi.

4. Awasi transaksi di merchant

Peraturan Bank Indonesia (BI) No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran menjelaskan tentang larangan pengambilan data melalui mesin kasir di pedagang. Jadi, ketika Anda melakukan pembayaran di merchant dengan kartu debit atau kredit, perhatikan aktivitas tersebut. Jangan lengah dan menyerahkan kartu begitu saja kepada pelayan.

Perhatikan baik-baik prosesnya agar tidak terjadi penggesekan kartu sebanyak dua kali. Pastikan penggesekan kartu hanya dilakukan pada mesin EDC. Jangan sampai pelayan melakukan penggesekan kedua di mesin kasir.

Bayangkan jika Anda tidak mengawasi proses tersebut. Dengan mudahnya orang lain bisa memanfaatkan kartu Anda untuk hal-hal yang buruk. Jadi, lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebisa mungkin, saksikan proses pembayaran agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

5. Jaga baik-baik ponsel pintar dan laptop yang digunakan untuk transaksi perbankan

Jika Anda sering menggunakan ponsel pintar dan laptop untuk melakukan transaksi perbankan, mulailah untuk lebih berhati-hati. Ubah pengaturan pada akun bank Anda yang tersimpan di ponsel agar tidak ada otorisasi PIN. Untuk laptop, pastikan juga Anda menggunakan pengamanan berupa password agar tidak sembarang orang bisa mengakses data Anda.

Hal-hal semacam itu juga akan membantu mengamankan data Anda ketika Anda  jadi korban pencurian ponsel pintar atau laptop. Bayangkan akibatnya apabila Anda sembarangan alias tidak melindungi data-data Anda dengan baik?

(Baca juga: Hari Kartini, Cek Daftar Promo Diskon Belanja Hingga Spa Yuk!)

6. Perhatikan baik-baik keamanan PIN

Jangan sepelekan masalah PIN kartu kredit atau kartu ATM. Demi keamanan jangka panjang, hindari menggunakan PIN yang berasal dari tanggal lahir Anda, karena akan sangat mudah sekali terlacak oleh pihak-pihak yang berniat jahat kepada Anda.

Apakah Anda pernah mengganti PIN kartu kredit atau kartu ATM? Jika belum, usahakan untuk selalu mengganti PIN dalam jangka waktu tertentu. Dan, jangan mencatat PIN kartu kredit atau ATM di ponsel Anda, karena akan mudah diketahui oleh orang lain.

Nah, jika Anda mencari toko finansial online yang aman, Anda bisa memilih CekAja.com. Sebagai situs marketplace produk keuangan No. 1 di Indonesia, CekAja.com akan membantu Anda mencari berbagai produk finansial dari lembaga keuangan terpercaya.

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami