Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Waspada Saat Makan di Restoran, 5 Hal Ini Merupakan Sarang Kuman

by Ariesta on 10 Maret, 2017

Sebagai tempat yang menyajikan makanan, restoran pastinya harus memperhatikan standar kebersihan. Kebersihan turut menciptakan citra dan kualitas sebuah restoran.

Mungkin kamu masih ingat dengan kasus beberapa waktu lalu di mana seorang konsumen menemukan ulat dan kecoak di piring steak miliknya. Padahal konsumen tersebut makan di restoran ternama dan harus mengeluarkan ratusan ribu untuk sekali makan.

Pihak restoran berdalih bahwa bahan yang digunakan merupakan bahan makanan organik sehingga wajar jika ditemukan ulat. Apapun alasannya, kamu harus tahu kalau restoran memang tidak sebersih kelihatannya. Karena kuman-kuman paling sering ditemukan di tempat-tempat berikut ini.

Menu yang tidak pernah dilap

Ketika menu terasa lengket di tangan, ini tandanya pelayan tidak pernah mengelapnya. Menu makananan selalu berpindah dari tangan pelanggan satu ke pelanggan lain. Ini artinya, kamu berisiko menyentuh ribuan bakteri atau virus dari pelanggan yang sakit misalnya.

Sejumlah peneliti di Amerika pernah meneliti benda-benda yang ada di meja restoran, termasuk menu. Mereka menemukan bahwa bakteri paling banyak ada di menu dengan jumlah rata-rata 185.000 bakteri. Jumlah ini hampir 16 kali dari yang ada di botol merica. Lain kali kalau berkunjung ke restoran, jangan lupa mencuci tangan setelah memesan makanan.

Buffet yang selalu terbuka

Beberapa restoran terutama all-you-can-eat menyajikan makanan dengan meja prasmanan. Jika dalam penyajian tersebut tidak ditutup, bakteri bisa tumbuh subur. Belum lagi meja yang mungkin hanya dibongkar pasang tanpa pernah dilap.

Kamar mandi tidak pernah dibersihkan

Jika kamar mandi yang jelas-jelas bisa dilihat oleh pelanggan saja kotor, terbayang bagaimana dapur yang tidak bisa dilihat oleh pelanggan? Berdasarkan survei USA Today, 3 dari 10 pelanggan berpendapat kamar mandi restoran yang kotor membuat mereka tidak mau kembali ke restoran tersebut. Pastinya kamu tidak mau kembali ke meja makan dengan membawa lebih banyak bakteri dari kamar kecil.

Koki sakit

Makanan yang tersaji di piring mungkin tampak lezat. Tapi kamu tidak tahu kalau sebelumnya koki bersin atau batuk saat memasak. Ada sekitar 200 jenis virus yang bisa menyebabkan pilek, hampir semuanya ditularkan melalui udara dan hanya bisa dicegah dengan menjaga kebersihan termasuk mengenakan masker.

Saat hanya batuk-batuk sedikit, koki mungkin tidak diliburkan karena sakit tersebut dianggap sepele. Padahal ini merupakan risiko kesehatan karena dia berpotensi menulari sakitnya pada pelanggan.

Potongan buah

Potongan buah di bibir gelas memang membuat sajian minuman tampak lebih cantik. Namun mungkin saja buah tersebut telah dipotong dan disimpan lama. Bakteri lebih cepat tumbuh pada buah yang tidak disimpan dalam sukses.

Sebuah studi pernah membuktikan sejumlah besar bakteri berbahaya di restoran banyak ditemukan di potongan buah. Ketika banyak lalat mencoba hinggap di gelasmu, kamu harus curiga.

 

Tentang Penulis