Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Waspada Teror Ular Kobra di Sejumlah Daerah. Ini Cara Mengusirnya Dengan Aman!

by Gito on 10 Desember, 2019

Belum lama ini ramai diberitakan adanya teror ular kobra di sejumlah daerah. Mulai dari wilayah Jawa Timur, Gunung Kidul Jawa Tengah, Bogor Jawa Barat hingga Ciracas di Jakarta Timur di datangi oleh hewan melata berdarah panas tersebut. Jika itu terjadi di lingkungan kamu, jangan panik segera hubungi orang yang kompeten dalam penanganan reptil.

ular cobra

Mulai masuknya musim hujan di duga menjadi salah satu penyebab, bermunculannya hewan melata di wilayah pemukiman.

Ya, hewan-hewan berdarah panas tersebut biasanya akan mencari lingkungan yang hangat namun lembab sebagai tempat tinggalnya.

Maka tak aneh jika di wilayah Bogor misalnya, ditemukan puluhan anak ular kobra dan juga induknya di area perumahan warga. Wilayah Bogor juga dikenal memiliki suhu yang lebih rendah dibanding Jakarta dan itu cukup menarik bagi hewan

Letaknya yang berada di 190 meter diatas permukaan laut membuat suhu udara di wilayah tersebut menjadi lebih sejuk ketimbang Jakarta.

Selain itu tidak teraturnya sistem pembangunan dan tata kota juga disebut-sebut ikut menjadi penyebab sering ditemukannya ular di wiayah pemukiman.

Karena bisa jadi, wilayah yang sekarang disulap menjadi Kawasan perumahan itu dulunya merupakan habitat asli dari hewan-hewan tersebut.

Apalagi jika melihat tren pembangunan properti sekarang yang mulai menyasar wilayah selatan Jakarta yang dulunya dikenal sebagai wilayah tangkapan air.

Kalau kamu melihat ular kobra melintas di areal perumahan, jangan gegabah. Bisa (racun) ular kobra dikenal sangat berbahaya dan mematikan.

Berikut merupakan beberapa fakta tentang ular kobra yang bisa kamu waspadai.

(Baca juga: 5 Ritual Harian yang Bisa Kamu Contek dari Orang-orang Sukses, Biar Nular!)
1. Bisa ular kobra mampu membunuhmu dalam hitungan menit

Memiliki nama latin Naja, ular kobra dikenal sebagai ular yang cerdas. Bahkan untuk jenis King Cobra yang masuk sebagai ular berbisa terpanjang di dunia. 

Ular tersebut memiliki kemampuan untuk mengatur kapan untuk hanya sekedar menggigit dan kapan untuk menggigit dan sekaligus mengeluarkan racunnya.

Berasal dari Bahasa portugis, cobra de Capello atau ular bertudung dikenal juga di Indonesia sebagai ular sendok. Bisa ular kobra mampu membunuh manusia dalam hitungan menit.

2. Jangan banyak bergerak

Jika kamu terkena gigitan kobra jangan banyak bergerak. Karena hal itu malah akan membuat aliran darah mengalir deras. Dengan begitu, racun yang sudah ada di dalam darah juga akan ikut terdorong mengalir bersama aliran darah.

Kamu harus melakukan imobilisasi sambil berbaringatau tidak menggerakkan bagian yang terkena gigitan. Hal itu merupakan salah satu cara untuk menunda penyebaran racun sampai datang pihak yang kompeten.

3. Jangan menyedot bekas gigitan

Banyak pemahaman yang mengatakan bahwa racun yang ada didalam tubuh dalam dikeluarkan dengan cara dihisap melalui mulut.

Hal itu tidak disarankan untuk dilakukan, karena racun yang ada bisa berpotensi tertelan dan akhirnya malah memperburuk keadaan.

Didalam racun kobra terdapat zat mycrotoxin, cardiotoxin, hemotoxin dan neurotoxin. Nah zat yang paling banyak menyebabkan kematian di Indonesia adalah cardiotoxin dan neurotoxin.

4. Bertelur hingga 12 butir

Indukan ular kobra bisa bertelur sebanyak 10 hingga 12 butir telur. Berbeda dengan unggas yang menjaga telurnya hingga menetas, telur kobra akan ditinggalkan ditempat tersembunyi dan dibiarkan menetas dengan mandiri.

Bentuk telurnya agak lonjong dan berwarna putih. Biasanya telur-telur tersebut disembunyikan di dalam tanah ataupun di bawah tumpukan barang yang tidak terpakai. Jangka waktunya menetasnya mencapai 3 hingga 4 bulan.

Ular kobra memiliki habitat asli di wilayah Asia Selatan dan Tenggara. Umumnya ular ini ditemuan di wilayah Nepal, India, Cina, Filipina, Malaysia, Brunei. Indonesia hingga Malaysia

(Baca juga: 10 Hewan Terpintar di Dunia, Ada yang Pintar Mengingat hingga Meramal)

Cara Mengusir Ular di Rumah

Jika kamu menemukan ular di dalam rumah, jangan langsung dibunuh. Sadarilah bahwa ular tersebut terjebak didalam habitat manusia karena ulah manusia juga.

Diusir secara pelan-pelan atau memanggil komunitas reptil untuk diamankan bisa menjadi pilihan yang bijak. Nah untuk mencegah ular masuk didalam rumah, kamu wajib menjaga kebersihan rumah.

Selain itu kamu juga bisa menempatkan beberapa kapur barus disudut-sudut ruangan. Ular dan hewan reptil lainnya tidak suka dengan wewangian yang menyengat.

Adanya anggapan bahwa ular takut dengan garam tidak penuhnya bisa dibuktikan. Karena beberapa percobaan menunjukkan ular tetap melintas walaupun sudah ditaburi dengan garam.

Tetap hati-hati dan waspada ya. Kalau kamu membutuhkan dana untuk melakukan renovasi rumah kamu bisa memanfaatkan fasilitas pinjaman dari perbankan. Akses CekAja.com dan temukan ragam kebutuhan yang cocok untukmu.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit