Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Waspadai Tiga Bahaya Akses Internet dengan Koneksi VPN

by Gentur Putro Jati on 23 Mei, 2019

Keputusan pemerintah membatasi akses ke media sosial (medsos) dan platform pesan elektronik WhatsApp (WA) untuk meredam gejolak di masyarakat sejak kemarin (22/5), ditanggapi beragam oleh masyarakat. Sebagian mengeluhkan terganggunya kegiatan berkomunikasi di medsos dan WA, namun yang lainnya mendukung kebijakan tersebut demi situasi keamanan yang kondusif di kota Jakarta.

internet rumah - CekAja.com

Seperti kita tahu, pembatasan akses media sosial dilakukan dengan mengurangi kecepatan pengguna dalam mengunggah dan mengunduh konten seperti foto dan video di medsos dan WA.

Untuk mengakali pembatasan ke medsos dan WA tersebut, warganet tidak kehabisan akal. Muncul banyak anjuran untuk mengakses internet melalui VPN (Virtual Private Network), atau koneksi antar jaringan yang sifatnya pribadi melalui jaringan internet publik.

(Baca juga: Facebook Down, Kerugiannya Ditaksir Mencapai 20,52 Juta Dolar AS)

Sayangnya belum banyak masyarakat yang memahami bahwa VPN itu pada prinsipnya sama dengan server proxy. Artinya pemilik server koneksi jaringan VPN gratisan, bisa memantau penggunaan trafik yang lewat ke server miliknya.

Menggunakan VPN untuk berselancar di dunia maya bisa diibaratkan menyaksikan pemandangan yang indah melalui jendela rumah orang lain. Dengan kondisi seperti ini, tentu pemilik rumah bisa melakukan hal apapun terhadap kamu bukan?

Makanya, sebelum mengikuti anjuran orang lain untuk berinternet via VPN, ketahui tiga jenis bahaya yang berpotensi mengancam berikut ini:

  1. Pencurian data

Mengakses internet melalui VPN dengan ponsel sama saja mempermudah penjahat siber mencuri data yang ada di ponsel pengguna.

Seperti dijelaskan sebelumnya, saat ponsel terhubung dengan server penyedia VPN, maka pemilik server bisa melihat seluruh isi lalu lintas data pada ponsel yang terhubung.

Data pribadi yang dicuri bisa berupa data yang ditransmisi selama ponsel terhubung, seperti mengekstrak komunikasi, mencuri data username, password, data finansial, dan data penting lainnya.

Kamu tentu tidak mau kan data penting seperti data kartu kredit dan login internet banking yang tidak dilindungi dengan baik, akan bocor ke tangan orang jahat.

  1. Disusupi malware

Ponsel yang terhubung ke sembarang VPN juga berisiko disuntikkan malware. Tahu sendiri kan kalau ponselmu sudah diselipkan malware, maka penjahat tersebut bisa melakukan apa saja yang menguntungkan buat mereka dan merugikanmu tentunya.

  1. Pemalsuan profil

Kasus Cambridge Analytica yang membuat profil pengguna dari data Facebook juga bermuara dari penggunaan VPN yang tidak aman.

Dengan membuat profil palsu orang tertentu di Facebook, penjahat siber bisa membuat peta kebiasaan kita dan dimanfaatkan untuk mengarahkan opini si pengguna.

Jadi dengan tiga risiko tersebut, kamu masih mau berselancar di dunia maya melalui VPN? Mengapa tidak mendukung upaya pemerintah menciptakan suasana yang kondusif dengan puasa medsos sementara waktu?

(Baca juga: Gara-gara Typo, Hacker Ketahuan Curi 81 Juta Dolar)

Lebih baik baca informasi-informasi yang bermanfaat di bidang keuangan, gaya hidup, dan lain sebagainya lewat CekAja.com. Tempat dimana kamu juga bisa mendapatkan berbagai produk keuangan terbaik sesuai kebutuhan seperti kartu kredit, asuransi, kredit tanpa agunan, dan lain sebagainya.

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami