Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Wisata Candi Borobudur, Salah Satu Warisan Dunia Kebanggaan Indonesia

by Ayunindya Annistri on 28 November, 2019

Siapa sih yang enggak tahu akan kemegahan wisata Candi Borobudur? Ya, salah satu situs warisan dunia yang diresmikan oleh UNESCO pada tahun 1991 ini juga sering kali digunakan oleh umat Budha untuk menjalankan ritual di Hari Raya Trisuci Waisak.

Singkat Cerita Tentang Wisata Candi Borobudur

Kawasan wisata Candi Borobudur dibangun pertama kali pada masa kejayaan Dinasti Sailendra diantara tahun 780 hingga 840 Masehi dengan sentuhan gaya Mandala. Nama Borobudur diambil dari bahasa Sansekerta yaitu Vihara Budha Uhr yang berarti tempat bernaungnya umat Budha di bukit.

Candi ini ditemukan kembali oleh Sir Thomas Stamford Raffles, seorang gubernur Inggris yang kala itu menduduki tanah Jawa pada tahun 1814.

Berbagai pemugaran dilakukan guna menyelamatkan warisan budaya Indonesia yang tertimbun abu vulkanik dan dipenuhi semak belukar tersebut.

Dengan bantuan para budayawan dari berbagai penjuru dunia dan UNESCO, akhirnya Candi Borobodur berhasil diperbaiki dan tampak berdiri kokoh nan mempesona hingga saat ini, setelah terbengkalai lebih dari sepuluh abad lamanya.

Luas kawasan wisata Candi Borobudur kira-kira 123 x 123 meter persegi, yang mana masing-masing tingkatannya terdapat patung Budha sebanyak 504 patung dengan bentuk seperti sedang bermeditasi serta 72 stupa.

Bila dilihat secara dekat, terdapat 2.672 panel relief yang ada di seluruh bagian dinding wisata Candi Borobodur. Konon relief-relief tersebut menceritakan tentang tingkatan alam yang dilalui oleh manusia.

Relief pertama disebut Kamadhatu atau alam dunia yang masih erat kaitannya dengan hukum sebab akibat (Karmawibhangga Sutra).

Pada alam ini, manusia digambarkan sebagai sosok yang sikapnya penuh dengan amarah dan nafsu, seperti merampok, membunuh, serta memfitnah.

Lalu pada relief bagian tengah atau tingkatan kedua disebut Rapadhatu atau alam peralihan, yang dimana manusia sudah terbebas dari segala urusan dunia, termasuk pula hawa nafsu.

Sedangkan di bagian puncak, terdapat relief Arupadhatu yang bercerita tentang rumah Tuhan, sekaligus menjadi alam tertinggi di jagat raya.

Kawasan wisata Candi Borobudur tidak hanya unggul dari bentuk bangunan saja, tetapi pemandangan alam di sekitarnya pun ramai diperbincangkan dan menjadi destinasi favorit yang siap memanjakan mata para wisatawan.

Mulai dari Gunung Merapi, Bukit Manoreh, Gunung Merbabu, hingga Gunung Sumbing mengelilingi bangunan bersejarah peninggalan Budha terbesar di dunia ini.

(Baca Juga: Lima Bali Baru Buat Rekomendasi Liburan Akhir Tahun)
Berbagai Aktivitas Seru di Kawasan Wisata Candi Borobudur

Nah, buat kamu yang tertarik berkunjung ke kawasan wisata Candi Borobudur, inilah beberapa rekomendasi aktivitas seru dan menyenangkan yang bisa kamu lakukan disana:

1. Berswafoto dengan kerabat terdekat

Keindahan wisata Candi Borobodur rasanya memang pantas diabadikan dengan kamera. Maka berkelilinglah kamu di sekitar kawasan wisata tersebut dan temukan angle yang bagus untuk menambah galeri foto di ponsel maupun media sosial seperti Instagram.

Konon kabarnya, waktu terbaik untuk berkunjung dan berswafoto di Candi Borobudur adalah saat matahari terbit maupun tenggelam. Jadi, tidak ada salahnya untuk datang di waktu tersebut dan abadikan setiap momen indahmu bersama kerabat terdekat di kawasan wisata Candi Borobudur.

2. Mencoba safari gajah

Kalau aktivitas yang satu ini sih memang wajib dicoba, khususnya bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke kawasan Candi Borobudur.

Untuk menikmati perjalanan safari gajah, memang kamu harus mengeluarkan uang jauh lebih banyak, yakni mulai dari Rp 250 ribu per orang.

Namun bila dirasa harga tersebut tidak sesuai dengan bujet yang dimiliki, kamu bisa mencoba alternatif lainnya seperti memberi makan gajah, berfoto, hingga menunggangi gajah dengan kisaran harga sekitar Rp 50 ribu per 10 menit.

3. Berburu kuliner lezat

Mengunjungi kawasan wisata Candi Borobudur belum lengkap rasanya bila tidak mencoba ragam kuliner lezat yang ada di sekitar Candi.

Apalagi harga yang ditawarkan masing-masing warung makan disana terbilang murah loh, kira-kira sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu saja.

Salah satu rekomendasinya adalah Saung Makan Bu Empat. Saung ini berada di Jalan Raya Borobudur nomor 4 dan menjual aneka olahan seafood, ayam, serta sayuran. Menu andalan di Saung Makan Bu Empat adalah udang galah dan ikan gurame yang dipadukan dengan sambal super pedas.

4. Datang di saat ritual Hari Raya Trisuci Waisak

Hari Raya Waisak selalu identik dengan berbagai ritual yang dilakukan oleh umat Budha di kawasan wisata Candi Borobudur dan Candi Mendut.

Oleh karenanya, pada hari itu, jumlah wisatawan yang berkunjung kesana meningkat pesat lantaran ingin mencoba berbagai kegiatan menarik berbau agama. Mulai dari mengambil air suci dan api abadi, memutari Candi Borobudur sebanyak tiga kali, hingga melepas lampion.

Cara Berkunjung ke Wisata Candi Borobudur

Untuk mengunjungi wisata Candi Borobudur, kamu bisa mencoba beberapa alternatif seperti berikut:

  • Dari Yogyakarta

Dari Yogyakarta, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke terminal bus Jombor untuk menaiki bus jurusan Borobudur selama kurang lebih 1 jam dengan tarif sekitar Rp 10 ribu per orang.

Sedangkan bila kamu berasal dari luar Yogyakarta dan menuju ke Bandara Adisutjipto, kamu bisa melanjutkan perjalanan setelahnya dengan menaiki bus Damri jurusan bandara – Borobudur.

  • Dari Semarang

Kalau dari kota Semarang, kamu bisa menuju ke terminal bus Semarang dan pilih jurusan keberangkatan Yogyakarta atau Magelang. Kemudian turun di persimpangan Blondo ataupun terminal bus Magelang.

Dari tempat pemberhentian itu, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke terminal Borobudur. Total waktu tempuh dari Semarang ke Borobudur adalah 3,5 jam dengan jarak sekitar 90 kilometer.

Jadi, tertarik berkunjung ke wisata Candi Borobudur saat liburan akhir tahun ini? Jika iya, sebelum bepergian, lindungi diri dan keluarga dengan menggunakan produk asuransi perjalanan yang telah disediakan oleh CekAja.com. Yuk, ajukan sekarang!

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau