Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

Wisata Religi di Masjid Terbesar dan Terkecil di Dunia

by lhmdi on 9 October, 2017

idul adha _ CekAja.com

Mengunjungi rumah ibadah yang tersebar di berbagai tempat adalah salah satu pilihan kita yang sedang ingin berwisata religi dan sarat dengan nilai-nilai sejarah. Inilah deretan masjid terbesar dan terkecil di dunia yang bisa dikunjungi.

Selama ini, kita mungkin telah mengenal salah satu masjid terbesar di dunia yang berada  Al-Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Di musim ibadah haji dan umroh, masjid tersebut tidak luput untuk dikunjungi sebagai bagian dari rentetan ibadah yang dijalankan.

Masjid Al-Nabawi merupakan masjid terbesar yang berada di tanah Arab. Di dalamnya terdapat makam Nabi Muhammad SAW, dan pemimpin umat Islam lainnya seperti Abu Bakar dan Umar bin Khatab.

Namun, sebenarnya masih terdapat berbagai macam masjid yang tidak kalah besar dibandingkan dengan masjid Al-Nabawi. Bahkan, masjid-masjid yang sarat akan sejarah dan pengetahuan ini berada di luar kawasan Timur Tengah dan bisa menjadi tujuan perjalanan liburan sambil beribadah.

Nah, penasaran seperti apa saja masjid terbesar di dunia yang bisa dikunjungi, berikut adalah daftarnya:

Widget TRV Insurance

1. Mesjid Schwetzingen, Jerman

Bagi umat muslim yang ingin melihat salah satu masjid terbesar di Eropa bisa mengunjungi Masjid Schwetzingen yang terletak di Frankfurt, Jerman.

Masjid ini menjadi salah satu yang terbesar di Eropa yang dibangun pada tahun 1779 oleh seorang arsitek bernama Nicolas de Pigage. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini memiliki keunikan dan selalu menjadi tujuan wisata religi yang selalu dikunjungi.

Selain berada di dalam sebuah kompleks kastil terbesar di Jerman, bangunannya dirancang dengan tampilan aristektur oriental, gaya aristek Islam Moor dan kisah-kisah dari dongeng 1.001 malam.

(Baca: Manfaatkan 5 Promo Kartu Kredit Ini untuk Traveling Hemat)

2. Masjid Agung Moskow, Rusia

Negara Eropa berikutnya yang memiliki masjid yang wajib dikunjungi untuk berwisata religi adalah Masjid Agung Moskow.

Masjid yang didirikan sejak 1904 ini baru saja direstorasi pada tahun 2015 yang lalu. Saat ini diklaim mampu menampung 10.000 ribu jamaah yang akan beribadah.

Tidak hanya luas, masjid ini memiliki kearifan lokal ala Rusia karena dua menara masjid ini dibuat menyerupai menara Spasskaya Kremlin Moskow, dan menara Syuyumbik Kremlin Kazan.

Nah, bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Masjid Agung di Moskow juga dapat melihat kain kiswah. Kiswah bukan hanya pernak-pernik penghias masjid, karena kain ini merupakan sutra hitam yang menutupi dinding Ka’bah di Mekah.

Setiap satu kali dalam satu tahun, kain ini akan dilepas dan dipotong, dan kemudian disulam menjadi ayat-ayat dari Al-Quran dengan benang emas dan perak dari Raja Arab Saudi kepada umat muslim Rusia saat berkunjung ke Moskow.

3. Masjid Hassan II, Maroko

Beralih ke Afrika, lebih tepatnya di Maroko, terdapat satu Masjid terbesar yang bisa kita kunjungi untuk berwisata religi.

Masjid Hassan II yang terletak di kota Kasablanka ini dibangun di sebuah komplek dengan luas sebesar 80.000 meter persegi dan mampu menampung hingga lebih dari 25.000 jamaah.

Salah satu keindahan yang ditawarkan Masjid ini untuk berwisata religi adalah gaya arsitektur dengan gaya “Moorish” sebagai lambang kemegahan Alhambra dan Mezquita, sebagai dua peninggalan kebudayaan Islam di daratan Spanyol.

Bahkan bangunan ini diklaim mampu menghadapai goncangan gempa bumi. Satu lagi, bangunan ini dibuat sangat dekat dengan Samudera Atlantik. Jadi, bagi wisatawan yang menjelajahi menara dapat melihat pemandangan Samudera Atlantik dengan luas.

4. King Fahd Islamic Cultural Centre, Argentina

Masjid besar lainnya yang berada di luar Arab Saudi adalah King Fahd Islamic Cultural Centre yang berada di Argentina, Amerika Selatan.

Masjid yang diresmikan pada tahun 2000 ini dibuat dengan gaya yang menarik, seperti kehadiran kotak dan kaca pada bagian eksterior.

King Fahd Islamic Cultural Centre sendiri dibuat dengan memadukan dua gaya yaitu, Timur Tengah dan gaya arsitektur modern masa kini dan terlihat minimalis.  Masjid yang dibangun di tanah seluas 34 hektar ini mampu menampung sekitar 2000 jamaah.

Pengunjung yang ingin berwisata religi di masjid ini tidak hanya dapat melihat keindahan dari rumah ibadah. Karena di tempat ini dikelilingi dengan fasilitas pendukung, seperti perpusatakaan, pusat budaya, taman, hingga sekolah.

Widget TRV Insurance

Ada masjid terbesar, ada juga masjid terkecil

Jika sebelumnnya kita sudah mengenal beberapa masjid terbesar di dunia, sekarang saatnya menjelajahi masjid-masjid terkecil di dunia. Penasaran? Berikut deretan masjid yang memiliki ukuran kecil di dunia.

1. Masjid Al-Badiya di Uni Emirat Arab

Negara-negara di kawasan Arab dikenal memiliki banyak Masjid megah dan terbesar di dunia. Namun di satu negara, yaitu Uni Emirat Arab (UAE) terdapat satu masjid dengan ukuran sangat kecil.

Masjid yang bernama Al-Badiya ini memiliki kapasitas yang hanya dapat digunakan hingga 70 orang. Bahkan, tinggi dari bangunan Masjid ini sendiri cukup pendek. Jika ada jamaah atau wisatawan yang memiliki tinggi di atas 160 cm dipastikan tidak bisa memasuki Masjid ini.

Bertempat bukit Fujairah, Masjid Al-Badiya dibangun sejak tahun 1446. Penelitian yang dilakukan oleh Departemen Warisan dan Purbakala Fujairah bersama Universitas Sydney, Australia, Masjid mengungkapkan Masjid ini dibangun dengan menggunakan material batu besar dan kecil yang berada di sekitar desa Al-Badiya.

Selain karena bentuknya yang sangat kecil, lokasi Masjid Al-Badiya yang terletak di daerah perbukitan memberikan kepuasan tersendiri karena di sekitarnya terdapat banyak peternakan kecil dan rerumputan hijau milik warga sekitar. Tertarik mengunjunginya?

2. Masjid Dhai Seedhi Ki, di India

Bhopal, sebuah kota di India memang salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Di tempat ini terdapat salah satu danau buatan terbesar di Asia.

Nah, bagi yang ingin menikmati wisata religi, terdapat satu tempat yang wajib untuk dikunjungi. Namanya adalah Masjid Dhai Seedhi Ki, salah satu rumah ibadah terkecil bagi umat muslim.

Catatan sejarah mengungkapkan bahwa Masjid Dhai Seedhi Ki pada awalanya dibangun sebagai rumah ibadah darurat bagi tentara muslim yang sedang berperang.

Namun, setelah perang selesai, Masjid ini tetap dibiarkan berdiri kokoh, sebagai simbol sejarah dari masa lalu.

Nama Dhai Seedhi Kimasjid sendiri berarti “masjid dengan dua setengah langkah”, yang dibangun pada masa Sardar Dost Mohammad Khan pada masa pemerintahannya Bhopal pada tahun 1708-1726.

Secara arsitektur masjid kecil ini cukup sederhana karena terdapat dua pilar yang sengaja dibentuk dengan angka delapan karena dibuat untuk melindungi Masjid dari serangan musuh saat perang.

3. Masjid Larabanga, Ghana, Afrika

Di Afrika, Maroko sudah punya Masjid terbesar di dunia. Namun jika ingin menemukan Masjid terkecil, berkunjunglah ke Ghana.

Tepatnya di sebuah kampung bernama Larabanga, Masjid ini tergolong sebagai salah satu Masjid dengan ukuran yagn kecil di dunia.

Masjid Larabarana sendiri diklaim sebagai salah tempat Ibadah tertua di kawasan Afrika Barat, dan masuk ke dalam daftar 100 situs dunia yagn wajib untuk diselamatkan versi   The World Monuments Fund’s.

Pada saat dibangun, Masjid Larabangan dibuat seperti halnya Masjid kuno dari daerah Sudan. Ciri khas dari Masjid kuno ini adalah bentuk segi empat dan dilengkapi dengan kerangka atau pilar-pilar kecil sebagai penopang atap.

Di dalamnya juga terdapat kitab suci Al-Qur;an kuno yang hanya dibaca dalam upacara-upacara tertentu.

Beberapa ahli sejarah mengungkapkan bahwa Masjid ini dibangun tahun 1421 M oleh seorang saudagar Muslim bernama Ayuba.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami