Working Mom Juga Bisa ASI Eksklusif! Ini 7 Rahasianya

ASI merupakan nutrisi yang dibutuhkan bayi agar tumbuh optimal. Pasalnya, air susu ibu memiliki banyak nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil.

Mulai dari kolostrum, lemak, protein, karnitin, vitamin, dan mineral. Berbagai lembaga kesehatan dunia dan nasional pun merekomendasikan pemberian ASI eksklusif, yaitu 6 bulan pertama lalu dilanjutkan menyusui hingga anak berusia 2 tahun lebih.

 Rahasia ASI Eksklusif Ala Working Mom

Semua ibu tentunya ingin memberikan ASI ekslusif kepada sang buah hati. Namun, bagaimana dengan nasib para working mom alias ibu bekerja yang notabene tak mungkin berada 24 jam di rumah?

Beruntung jika selama pandemi Covid-19, perusahaan tempatmu bekerja masih memberlakukan sistem work from home.

Kalau sebaliknya, tentu hal ini menjadi dilema tersendiri bagi working mom yang sedang menikmati hari-hari sebagai busui (ibu menyusui).

Hak Menyusui Bagi Working Mom

Secara hukum, seorang ibu memiliki hak untuk menyusui (jika membawa bayi ke kantor) dan/atau memompa di tempat kerja.

Pekerja/buruh perempuan yang anaknya masih menyusui harus diberi kesempatan sepatutnya untuk menyusui anaknya jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja. (Pasal 83 UU No. 13/2003)

Tapi mungkin tidak semua perusahaan menyadari apa hak-hak karyawan yang sedang menyusui.

Untuk itu, sebaiknya bicarakan hal ini dengan atasan dari jauh-jauh hari sebelum kembali bekerja.

Sampaikan juga kalau kamu membutuhkan area privat dan bersih dengan pintu yang memiliki kunci di mana kamu dapat memompa ASI lebih nyaman.

Jangan lupa, tanyakan pula di mana kamu bisa menyimpan stok ASI perahan sementara.

(Baca Juga: Cara Menyusui Bayi yang Benar, Agar Ibu Nyaman Si Kecil Pun Senang)

Rahasia Sukses ASI Eksklusif Para Working Mom

Seperti yang tadi dikatakan, semua working mom sebenarnya bisa memberikan ASI eksklusif bahkan hingga si Kecil berusia 2 tahun.

Tentunya hal ini tak mungkin didapatkan tanpa usaha dan konsistensi. Dengan manajemen ASI yang tepat, bekerja dan memenuhi kebutuhan menyusui si Kecil tetap bisa dipenuhi setiap hari, kok. Apa saja rahasia sukses ASI eksklusif ala working mom?

1. Penuhi asupan nutrisi ibu

Hal pertama yang harus benar-benar diperhatikan pastinya asupan nutrisi busui. Ibu menyusui masih perlu memenuhi kebutuhan nutrisi harian agar bisa menghasilkan ASI yang berkualitas untuk Si Kecil.

Melansir American Pregnancy, ibu menyusui membutuhkan 2.500 – 2.700 kalori setiap hari. makanan bergizi yang tinggi protein seperti ikan salmon dan kacang-kacangan.

Perbanyak sayur dan buah-buahan juga, sebab kandungan airnya ampuh memperbanyak ASI. Selain itu, pastinya minum air putih minimal 1,5 liter per hari supaya air susu ibu selalu lancar.

2. Stok ASIP sebelum masuk kantor

Kunci untuk bisa menyusui eksklusif selama bekerja adalah melalui stok ASI perah (ASIP). Oleh karena itu, maksimal H-1 bulan masuk kantor kamu sudah menyetok ASIP dengan rajin memompa minimal 3x sehari.

Setidaknya, ada 20 sampai 30 kantong untuk memenuhi kebutuhan menyusu si Kecil saat kamu masuk kerja nanti. Dengan begitu, kamu tak perlu lagi khawatir tak bisa memberikannya ASI yang cukup.

3. Pelajari cara menyimpan ASI perah

Ketahui cara menyimpan ASI perah yang benar. Setelah dipompa, jangan mendiamkan ASIP pada suhu ruangan lebih dari 6 jam.

Letakkan di dalam cooler bag dengan ice gel atau chiller kulkas sebelum dibawa pulang. Di rumah, simpan persediaan ASI si Kecil pada freezer, tapi sebisa mungkin jangan disimpan dengan bahan makanan lain untuk mencegah kontaminasi bakteri.

Freezer dan lemari es/kulkas mempunyai pintu yang berbeda (-18 derajat Celsius) bisa menyimpan ASI selama 3-6 bulan.

4. Bawa Pompa ASI Kemanapun

Selama bekerja, kamu bisa menyisihkan waktu untuk memompa ASI pada jam menyusui si Kecil seperti biasanya.

Agar terjadwal dengan teratur, sebaiknya pompa setiap 2 – 3 jam sekali layaknya menyusui secara langsung.

Persiapkan dan kemas semua perlengkapan memompa ASI yang kamu butuhkan di malam sebelumnya: alat pompa bersih, cooler bag untuk menyimpan stok ASI perah, botol susu bersih, kantong ASI, tisu basah dan kering, dan suplemen menyusui (opsional).

5. Tetap berikan ASI secara langsung

Meskipun sudah bekerja lagi dengan segudang aktivitas, upayakan tetap memberikan ASI kepada si Kecil secara langsung (direct breastfeeding).

Luangkan waktu tiap sebelum berangkat dan setelah pulang bekerja untuk menyusui minimal 30 menit.

Saat weekend, usahakan juga full direct breastfeeding selagi bisa. Hal tersebut berguna untuk menjaga bonding atau ikatan batini dengan Si Kecil.

Selain itu, hisapan bayi sendiri ampuh menjaga supply ASI agar selalu lancar dan cukup.

6. Support dari orang terdekat

Keberhasilan ASI eksklusif juga dipengaruhi oleh support dari orang terdekat, tak lain adalah suami.

Dukungan suami sangat penting menjadi penyokong utama sukses menyusui. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Pediactrics (AAP), tingkat keberhasilan ASI eksklusif secara signifikan lebih tinggi pada kelompok ayah yang mempelajari manajemen laktasi dan mendukung serta membantu ibu dalam menyusui.

(Baca Juga: Bahaya MPASI Dini pada Bayi yang Wajib Diketahui Orangtua)

7. Afirmasi positif dan be happy

Kelancaran ASI dipengaruhi oleh dua hormon, yaitu prolaktin dan oksitosin. Nah, hormon oksitosin ini sangat dipengaruhi oleh suasana hati ibu.

Jika kamu bahagia, produksi oksitosin dalam menghasilkan ASI pun otomatis meningkat. Usahakan selalu mensugestikan diri “ASI ku cukup sampai 2 tahun”.

Ketika produksi ASI menurun, jangan stres. Lakukan apa yang kamu suka, cari hiburan, dan tetap berpikir positif. Dengan begitu, percaya deh produksi ASI akan lancar kembali.

Tanggal 1-7 Agustus merupakan Pekan ASI Sedunia yang digagaskan oleh World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) sejak tahun 1991.

Peringatan ini bertujuan untuk mendorong pemberian ASI, serta memberikan informasi tentang manfaat terbaiknya bagi sang buah hati.

Termasuk salah satunya mendukung para working mom agar bisa tetap memberikan ASI Eksklusif, meski disibukkan oleh beragam kegiatan.

Memberikan ASI eksklusif tentunya juga butuh amunisi. Dari mulai pompa ASI, botol susu, pakaian khusus menyusui, cooler bag, dan lain sebagainya.

Belanja semua kebutuhan tersebut sekarang tak perlu menunggu gajian. Gunakan kartu kredit CIMB Niaga Wave N Go yang memberi banyak keuntungan untuk mendukung peralatan ASI eksklusifmu. Keuntungannya antara lain sebagai berikut:

  • Cash back 10% untuk transaksi belanja online
  • Cicilan 0% untuk semua transaksi minimum Rp500 ribu untuk periode 3 bulan.
  • Bonus setiap hari dengan bertransaksi di beberapa merchant pilihan (coffee shop, groceries, mini market, dll).

Tunggu apa lagi? Yuk, ajukan kartu kredit CIMB Niaga Wave N Go sekarang juga melalui CekAja.com. Lebih mudah dan cepat!