Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

4 menit waktu bacaan

Yuk, Pilih Instrumen Pasar Modal yang Cocok untuk Kamu

by lhmdi on 26 May, 2016

investasi sektor finansial_investasi - CekAja.com

Secara sederhana, pasar modal merupakan transaksi jual beli barang untuk memenuhi kebutuhan modal perusahaan.

Sederhananya, dibutuhkan instrumen pasar modal agar semua proses pemenuhan kebutuhan sebuah perusahaan dapat tercapai.

Sementara itu, secara teknis pasar modal merupakan sebuah tempat bagi seseorang atau sekelompok orang berinvestasi menggunakan instrumen keuangan jangka panjang. Jenis “barang” yang diperjual belikan  secara beragam, mulai dari surat utang, saham, hingga  bentuk modal lainnya.

Pasar modal sendiri memiliki dua fungsi sebagai mekanisme transaksi untuk fungsi ekonomi serta keuangan. Pada kegiatan ekonomi maka pasar modal berperan sebagai tempat untuk mempertemukan dua orang, yaitu pihak investor yang memiliki dana lebih serta pihak perusahaan yang memerlukan dana untuk menjalankan roda perusahaan mereka.

Sementara itu, jika dilihat dari fungsi keuangan, maka pasar modal merupakan tempat yang tepat agar mendapatkan imbalan yang menarik bagi pemilik dana atau modal.

Bagi pelaku pasar modal, model investasi ini merupakan tempat yang tepat untuk melakukan diversifikasi sebuah bisnis. Bagi perusahaan, tentu saja ini membuka keuntungan untuk mendapatkan modal usaha dan menjaga stabilitas hingga perkembangan usaha atau bisnis yang mereka lakukan.

Selain itu, pasar modal juga akan mampu meningkatkan keterbukaan dan profesionalisme sebuah perusahaan hingga mampu menciptakan iklim usaha yang sehat, baik di dalam internal perusahaan hingga para kompetitor sebuah perusahaan tersebut.

Bahkan, pasar modal mampu membuka lapangan kerja bagi dan menekan angka pengangguran dengan sumber keuntungan yang mampu dinikmati oleh banyak masyarakat. Namun, dalam model ekonomi seperti ini terdapat beberapa instrumen pasar modal yang biasanya dilakukan antara pemilik modal dengan perusahaan yang membutuhkan modal. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Saham

Saham adalah sebuah surat yang menyatakan seseorang terlibat dalam penyertaan atas kepemilikan yang bersifat perorangan juga perusahaan. Di dunia maupun Indonesia, saham merupakan instrumen yang banyak dipilih investor.

Saham sendiri terjadi atas dua bagian, yaitu, saham biasa dan juga saham preferen. Saham biasa merupakan bagian ketika perusahaan menerbitkan surat berharga yang dikenal dengan emiten, serta dapat menarik dana dari masyarakat.

Sementara itu saham Preferen merupakan gabungan dari saham biasa dan obligasi. Dalam pengertiannya, saham ini tidak selamanya memberikan dividen. Sebagai contoh, ketika sebuah perusahaan mengalami kerugian, maka pemegang saham tidak akan mendapatkan dividen sesuai dengan kesepakatan antara pemilik modal dan perusahaan diawal kerjasama.

  1. Obligasi

Instrumen berikutnya adalah obligasi yang hadir dalam bentuk sertifikat. Sertifikat ini akan menjelaskan isi kesepakatan antara pemberi pinjaman dengan yang menerika pinjaman.

Salah satu hal yang membuat obligasi dipilih sebagai instrumen untuk pasar modal di adalah karena kehadiran bunga obligasi yang dikenal dengan istilah kupon. Kupon ini nantinya berbentuk bunga yang harus dibayarkan oleh penerbit kepada pemegang obligasi.

Selain itu, obligasi dapat diperdagangkan di bursa efek Indonesia dan biasanya akan dipengaruhi oleh kehadiran suku bunga.

  1. Derivatif

Instrumen berikutnya adalah surat berharga yang bernama derivatif. Ada tiga jenis dari derivatif yang perlu kamu ketahui:

Pertama, opsi yang merupakan surat pernyataan yang dikeluarkan seseorang atau lembaga yang memberikan hak kepada pemegang surat untuk membeli atau menjual saham dengan harga yang telah disepakati sebelumnya.

Kedua, right, merupakan hak memegang saham baru yang diterbitkan oleh emiten. Namun, emiten harus menawarkannya kepada pemilik saham yang lama terlebih

Ketiga, Warrant atau waran adalah jenis surat berharga yang dikeluarkan perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham perusahaan dengan syarat tertentu yaitu tentang harga, jumlah hingga masa berlaku.

Sementara itu, tujuan dari diterbitkannya warrant adalah adalah investor atau pemilik modal tertarik untuk membeli saham atau obligasi yang ditawarkan emiten.

  1. Reksa Dana

Instrumen pasar modal yang kini mulai dilirik adalah reksa dana. Apalagi jika kamu tertarik untuk mengetahui seluk beluk pasar modal untuk pertama kali. Reksa dana diminati karena risiko yang kecil, dan skill yang dibutuhkan tidak terlalu besar, namun kamu tetap bisa belajar bagaimana mengelola instrumen investasi.

Reksa Dana sendiri merupakan sebuah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana masyarakat pemodal. Setelah modal terkumpul, maka selanjutnya akan diinvestasikan melalui portofolio investasi yang telah mendapatkan ijin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Lalu, seperti apa portofolio yang dimaksud? Nah! Beberapa diantaranya adalah saham, obligasi, hingga instrumen pasar yang terkait dengan surat berharga. Secara sederhana, reksa dana hampir sama dengan menabung, namun dapat diperjual belikan kembali sehingga meraih keuntungan.

Setelah empat instrumen tersebut, mana yang paling cocok untuk kamu?

 

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami