Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Yuk, Prediksikan Biaya Ibadah Haji untuk 5, 10 hingga 15 Tahun Mendatang

by Arfan Wiraguna on 21 September, 2015

biaya haji _ investasi - CekAja.com

Dilandasi kemauan yang kuat untuk pergi ke Baitullah, banyak Muslim gigih menyiapkan dana ibadah haji selama lima, sepuluh, hingga 15 tahun mendatang. Dibanding biaya haji saat ini, berapa prediksi biaya tahun-tahun tersebut? Apakah peningkatannya cukup lumayan? Yuk, kita prediksikan.

Untuk merealisasikan niat yang tidak main-main ini, para Muslim biasanya bukan hanya sekedar menabung, tetapi juga berinvestasi untuk menambah modal naik haji mereka.

Kabar baiknya, seperti diberitakan di berbagai media massa, telah terjadi penurunan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2015 ini, yaitu sebesar US$ 2.717 (sekitar Rp 39 juta), dari tahun sebelumnya sebesar US$ 3.219 (sekitar Rp 46 juta).

Daftar Dulu

Untuk langkah awal dan sebagai biaya pendaftaran untuk biaya haji reguler, kita harus menyetor uang sebesar Rp 25 juta kepada lembaga yang ditunjuk oleh Kementerian Agama. Semakin cepat kita mendaftar, maka otomatis waktu antrian kita semakin pendek. (Baca juga: Jangan Ragu, Ini Beda Bank Syariah dan Konvensional)

Untuk memenuhi biaya pendaftaran ini, kita bisa mulai menyiapkannya dengan menabung seperti biasa. Misalnya, kita memiliki target untuk mendapatkan dana tersebut dalam waktu 2 tahun, maka kita perlu menabung sebesar Rp.1.042.000,- per bulan (25 juta/24 bulan).

Namun, kita bisa mempercepat hingga kurang dari 2 tahun dengan cara menambahkan jumlah tabungan bulanan kita ketika ada rezeki lebih—seperti dari bonus tahunan atau Tunjangan Hari Raya (THR).

Selain itu, beberapa bank juga menawarkan dana talangan haji dengan setoran awal 5 juta beserta tenor maksimal 3 tahun. Akan tetapi, kita harus membayar biaya ujrah (pengelolaan syariah) sebesar Rp 3 juta per tahun. Dengan begitu, kita bisa mempercepat mendapatkan nomor antrian keberangkatan.

Mau 5, 10 atau 15 Tahun Lagi?

Setelah melakukan pendaftaran, bagaimana dengan pelunasannya? Nah, apabila pelunasannya tinggal tiga tahun lagi, kita sebaiknya memang sudah memiliki dana yang cukup. Perlu dicatat, pelunasan Ongkos Naik Haji (ONH) reguler biasanya 2 bulan sebelum keberangkatan. (Baca juga: Enam Masjid Termegah di Dunia yang Wajib Dikunjungi)

Dengan kenaikan biaya haji sekitar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta per tahun, total dana yang kita butuhkan untuk biaya haji 5 tahun mendatang adalah sekitar Rp 65 juta. Dengan rincian, Rp 40 juta (biaya haji saat ini) ditambah Rp 25 juta (Rp 5 juta dikali 5 tahun).

Begitu pula dengan biaya haji 10 atau 15 tahun lagi. Biaya yang kita perlukan untuk 10 tahun lagi adalah sekitar Rp 90 juta, sedangkan untuk 15 tahun lagi adalah sekitar Rp 115 juta. Walaupun dana haji ini sudah mencakup biaya konsumsi dan transportasi, tapi sebagai tambahan, tak ada salahnya untuk menyiapkan pos lain-lain untuk cadangan selama 40 hari ibadah haji. Kelak jika dananya tidak terpakai pun, kita bisa memanfaatkannya sebagai biaya oleh-oleh.

Widget TRV Insurance

Alternatif Investasi dalam Bentuk Emas

Setelah memperhitungkan peningkatan biaya ONH di atas, ada baiknya kita turut menginvestasikan uang. Sebagai contoh, biaya haji reguler tahun 2014 adalah sebesar US$ 3.219 atau sekitar Rp 33,8 juta, sedangkan untuk ONH Plus ada yang sampai US$ 12 ribu atau sekitar Rp 150 juta. (Baca juga: Investasi yang Bisa Kamu Lakukan Saat Dolar Terus Naik)

Berdasarkan data yang diperoleh cekaja.com, baik dalam bentuk USD maupun rupiah, biaya haji trennya selalu meningkat dari tahun 1997 sampai tahun 2014. Pada tahun 1997, biaya haji reguler masih sebesar US$ 2.500 atau sekitar Rp 7,5 juta.

Di sisi lain, tren itu berbanding terbalik dengan bentuk emas. Untuk biaya haji reguler yang sama pada tahun 1997, kita perlu mengeluarkan dana yang setara dengan 310 gram emas. Tapi pada tahun 2014, kita cukup mengeluarkan dana yang setara dengan 75 gram emas.

Bagi yang ingin berinvestasi dengan menggunakan emas, sebaiknya kamu menggunakan bentuk batangan. Kita bisa membelinya mulai dari pecahan 1, 5, 10, 25, 50 gram, dan seterusnya. Harga jual atau beli yang dimiliki emas batangan ini juga relatif stabil.

Mulai investasi emas yang menguntungkan untuk biaya naik haji di sini.

 

Tentang Penulis

Writer & Coffe Lover - Finansial dan ekonomi adalah makanan sehari-hari.