Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

SBR007 Meluncur: Yuk Kenali Keunggulan Investasi SBR

by Tisyrin N. T on 12 Juli, 2019

Pemerintah meluncurkan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR007 pada Kamis (11/7/2019) lalu. SBR tersebut merupakan instrumen pembiayaan program pemerintah serta sarana memperluas basis investor domestik. Nah, apakah kamu sudah mengenal SBR?

SBR007

Pemerintah pertama kalinya menerbitkan secara perdana instrumen obligasi alias Surat Utang Negara (SUN) untuk ritel pada tahun 2014, yakni SBR001. Salah satu tujuan penerbitan SBR001 yaitu untuk memenuhi pembiayaan APBN 2014.

Melalui SBR001, masyarakat punya kesempatan untuk berperan dalam pembiayaan pembangunan. Masyarakat juga sekaligus dapat memperoleh pendapatan melalui kegiatan investasi pada instrumen yang aman.

Apa Itu SBR?

Kalau kamu masih asing sama istilah SBR, baiknya berkenalan dulu ya. Seperti telah disebutkan di atas, SBR ini tergolong SUN alias surat berharga yang diterbitkan pemerintah. SBR merupakan SUN yang dikhususkan untuk investor individu atau disebut juga investor ritel. Investor dapat membeli SBR melalui Mitra Distribusi.

SBR ini tidak dapat dijual di pasar sekunder. Artinya, investor hanya dapat membeli SBR ketika masa penawaran tengah berlangsung. Setelah itu, bisa disimpan hingga masanya jatuh tempo. Namun, sebagai pengecualian, ada pula fasilitas early redemption (pencairan awal).

(Baca juga: Investasi Tas Mewah? Perhatikan Dahulu Hal-hal Berikut Ini!)
Keunggulan dan Kelemahan SBR

Sebelum mengalokasikan uangmu ke suatu instrumen investasi, tentu kamu harus tahu apa keunggulan instrumen tersebut. Untuk SBR, keunggulannya adalah dijamin dan dikelola pemerintah sehingga risiko untuk terjadi gagal bayar sangat rendah.

Bukan cuma itu, bunga yang diberikan SBR juga terbilang lebih tinggi jika dibandingkan deposito. SBR juga menerapkan skema floating with floor atau mengambang dengan batas minimal untuk bunganya. Jadi, bunga bisa naik tetapi tidak bisa turun di bawah batas minimal.

Seperti telah disebutkan di atas, terdapat fasilitas early redemption. Fasilitas ini berguna untuk mencairkan dana lebih cepat sebelum jatuh tempo. Keunggulan lainnya, modalnya yang terbilang ringan yaitu mulai dari Rp1 juta.

Kelemahan SBR adalah dari segi likuiditas mengingat tidak dapat dijual di pasar sekunder dan hanya bisa dipegang pembeli pertama.

SBR007

Bicara SBR007, nantinya dana yang diperoleh dari hasil penerbitan SBR007 akan digunakan untuk pembiayaan APBN 2019. Salah satunya untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Nah, apakah kamu tertarik berinvestasi di SBR007 agar dapat sekaligus berkontribusi membangun negeri? Kamu dapat mengeluarkan modal mulai dari Rp1juta dan maksimal Rp3 miliar. Kupon SBR007 sifatnya mengambang (disesuaikan setiap 3 bulan) dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) sebesar 7,50 persen p.a.

Masa penawaran SBR007 adalah tanggal 11 – 25 Juli 2019. SBR007 memiliki tenor 22 tahun dan jatuh tempo pada 10 Juli 2021. Sementara periode early redemption mulai tanggal 27 Juli sampai 4 Agustus 2020.

Kalau kamu tertarik berinvestasi, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Registrasi

Kamu dapat melakukan pendaftaran sebagai Calon Investor lewat Sistem Elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis). Masukan dengan data-data antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat Berharga.

Kalau Calon Investor belum memiliki nomor SID, rekening dana, dan/atau rekening surat berharga, dapat menghubungi Midis. SID merupakan kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek lndonesia (KSEI) selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian.

  • Pemesanan

Lakukan pemesanan SBR007 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran SBR007.

(Baca juga: Jam Tangan Mewah Jadi Investasi, Cek 5 Artis yang Koleksi!)
  • Pembayaran

Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), kamu akan mendapatkan kode pembayaran (billing code) lewat email/sms sesuai kebijakan masing-masing Midis.

Kode pembayaran dipakai untuk menyetor dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking) sesuai batas waktu yang ditentukan.

  • Konfirmasi

Setelah pembayaran, kamu akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi SBR007 pada tanggal setelmen/penerbitan.

Itulah sekilas gambaran mengenai SBR dan bagaimana caranya berinvestasi melalui SBR. Kalau kamu ingin mengetahui informasi tentang pilihan instrumen investasi lainnya, CekAja.com siap membantu kamu! Cek ya!

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.